ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 19


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 19#


bela menatap kagum kearah Alberto diam diam ia mengambil potret tanpa sepengetahuan tunangannya.


"jika dia melamarku, aku tidak perduli meski aku sudah memiliki tunangan sekali pun" batin bela tersenyum girang karna berhasil memotret Alberto.


"kita pergi sekarang" Alvaro menunduk, kemudian ia menyodorkan black card miliknya pada pelayan restauran membuat pelayan itu sedikit terkejut.


"terimakasih tuan, silahkan datang kembali" ujar pelayan itu menunduk


Alberto tak menghiraukan, ia segera keluar dari restauran itu diikuti asisten Alvaro di belakang.


sementara kini Ariana dapat bernafas dengan lega.


ia menatap pergelangan tangannya yang masih di balut dengan perban, ia menatap sakit kearahnya.


"meskipun kau melukaiku, aku akan menerimanya karna disini aku yang bersalah karna telah memisahkan kalian, andai Alberto tau aku gadis cupu itu" Ariana menatap nanar kepergian Lamborgini mewah itu.


"Ariana mengapa kau melamun disini, tuan arka memanggilmu keruangan" ujar Lisa menepuk bahu Ariana membuat wanita itu terkejut.


"benarkah, baiklah kalau begitu aku akan segera kesana"


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


di ruangan arka.


tampak pria itu tersenyum manis dengan memegang kue di tangannya, entah ia suka melihat senyuman manis Ariana.


"apa dia akan menerimanya"


tok


tok


tok


terdengar jelas ketukan pintu membuyarkan lamunannya, ia pun kembali menaruh kotak kue itu di atas meja. "masuk"


"permisi tuan, ada apa kau memanggil ku" ujar Ariana


"tidak usah memanggilku tuan Ariana, mau boleh menyebut namaku ketika kita sedang berdua"


"baiklah arka, mengapa kau memanggilku"


"kemarilah, dan duduk disini"


Ariana menurut, ia duduk di depan arka dan tersenyum manis, senyuman yang selalu membuat arka meleleh melihatnya.


"kau sangat cantik dan kau pantas menjadi ibu dari anak anakku" ujar arka membuat Ariana bungkam seketika.

__ADS_1


"hah? tidak mungkin aku ini hanya gadis biasa biasa saja apa kau mau gadis miskin seperti ku" ujar Ariana terkekeh pelan.


"tentu saja mau asalkan kau setia kepadaku aku akan mencukupi kebutuhanmu" ujar arka mulai menatap serius kearahnya, membuat Ariana sedikit salah tingkah.


"sudahlah, mengapa kita menjadi bahas ini sih apa yang ingin kau katakan"


"bisakah nanti malam ikut denganku, aku ingin mengajak mu jalan jalan"


Ariana tampak berfikir sejenak, ingin rasanya ia menemani arka namun nanti malam ia harus ikut bersama suaminya.


"aku tidak bisa arka, aku harus pergi ke acara keluarga nanti malam" ujar Ariana beralasan.


"baiklah aku tidak akan memaksa, dan..ohh iya aku memesan kue ini untukmu sebagai hadiah karna kau rajin bekerja" ujar arka tersenyum


pria tampan itu diam diam menaruh hati padanya, Ariana gadis cantik yang manis dan lemah lembut selalu membuat siapapun yang melihatnya akan jatuh hati kepadanya.


"terimakasih arka, aku sangat menyukai kue rasa strawberry ini" ujar Ariana tersenyum menunjukkan gigi gigi putihnya.


"syukurlah kalau kau suka, aku sengaja memesankannya sekarang agar tidak terlalu lama menunggumu dan kue itu masih hangat"


"jika tidak ada apa apa lagi, bolehkan aku kembali bekerja" ujar Aria hati hati.


"baiklah, yg rajin kerjanya agar aku menambahkan bonus gajianmu" ujar arka terkekeh lucu


"benar ya, baiklah aku akan semangat...!!!" ujar ariana sembari mengepalkan tangannya keatas membuat arka tertawa melihat tingkah konyol Ariana.


sungguh ia merasa sangat terhibur dengan kehadiran Ariana.

__ADS_1


__ADS_2