ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 3


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 3#


"Sudah, jangan bersedih aku tidak ingin kau kenapa napa" ujar Alfian yang berhasil meluluhkan Ariana.


Ariana tersenyum dan menganggukkan kepalanya, meski tidak terlihat oleh Alfian di sebrang sana.


"Nanti malam kita makan malam di luar yah, aku sangat merindukanmu" uajr Alfian yang tentu saja membuat Ariana tersipu malu.


"Baiklah, aku akan menemui mu nanti" ujar Ariana tak sabar.


Ariana mematikan ponselnya dan kembali melanjutkan pekerjaannya.


Tanpa sepengetahuan mereka.


Ariana tersenyum sendiri hingga rekan kerja nya mengira Ariana sedang ke masukan.


Ariana seolah olah melupakan kejadian yang tadi malam terjadi, ia merasa tidak memiliki masalah apapun saat sudah berurusan dengan Alfian.


"Dia sangat tampan,pakaian apa yang akan aku kenakan untuk nanti malam?"


Ariana memikirkan bagaimana romantisnya kebersamaanya dengan Alfian. Gadis itu tersipu malu,wajahnya memerah seperti tomat.

__ADS_1


Membuat ia terlihat menggemaskan.


Hari sudah malam.


Ariana berdandan di salon dan memakai dress berwarna pink membuatnya terlihat sangat cantik untuk di pandang.



Ariana melesatkan mobilnya, menuju restoran yang di tunjukan kekasihnya. Ia dengan langkah semangat memasuki restoran Itu.


Namun senyumannya menghilang saat melihat Alfian duduk di antara keluarganya dan orang tua Alfian.


"Ariana , mengapa kau berdiri disitu? Cepat kemari" celetuk bela tak sabar melihat penderitaan Ariana.


Ariana melangkah pelan ke arah mereka. Dengan gugup ia mendekati meja tersebut dan menunduk takut.


Hati Ariana teriris ribuan pisau. Ia tak mampu mengeluarkan kata kata, lidahnya terasa keluh, tubuhnya terasa kaku dan diam membeku.


Seolah olah hidupnya bagaikan neraka yang tak kunjung mendapatkan kebahagiaan.


"Ta-tapi ...Alfian bukankah-"


"Sudah tidak usah banyak bicara...!!! Alfian milik bela dan untuk itu kalian harus memutuskan hubungan kalian" ujar Laura tanpa beban.

__ADS_1


Ariana benar benar terpukul mendengarnya. Ia merasa sangat sedih. Hatinya seperti ditusuk tusuk.


Ariana melihat wajah Alfian yang terlihat tidak bersedih sama sekali. Malah mengeluarkan senyuman yang pertanda jika ia sangat senang.


"Maaf ariana, aku dan bela memiliki hubungan dibelakang mu, maka dari itu kita akhiri hubungan kita sampai di sini" perkataan Alfian mampu membuat Ariana terpukul.


Namun, ia tetap berusaha tersenyum meski hatinya kini bagaikan pecahan kaca. Bela yang melihatnya tersenyum puas. Dengan menatap benci dan sinis pada adiknya.


"Kalau begitu mari kita lanjutkan acaranya"


Kini Alfian dan bela saling menatap dan tersenyum mengembang. Hati bela terasa berbunga bunga, sementara Billi tidak merasa kasihan sedikit pun pada Ariana.


Ia menatap sinis kakak tirinya.


Setelah Alfian memasangkan cincin itu di jemari manis bela, kini wanita itu bergantian memasangkan cincin itu di jemari manis Alfian.


Dengan hati yg serasa di remas, ia membenci kekasihnya yang selama ini ia cintai. Yang tidak ada kabar beberapa hari ini dan ternyata ingin menikah dengan kakak nya sendiri.


Tanpa Ariana sadari, Herman menatap Ariana dengan perasaan kagum.


Alfian sebenarnya masih mencintai Ariana, namun karna harta ia seolah olah melupakan cintanya pada Ariana.


Namun, ada rasa tak suka saat melihat ayahnya menatap lekat gadis itu.

__ADS_1


Ariana berusaha menahan rasa sakit di hatinya, ia mengepalkan tangannya ingin sekali ia memukul wajah Alfian yg ia anggap pengecut.


ia pun berniat untuk pergi dengan mencari alasan


__ADS_2