ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 78


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 78#


Alberto tak menggubrisnya, ia terus melangkahkan kakinya menuju ruang ganti tak mempedulikan Elina yang kini terjatuh karnanya.


Elina yang sudah sangat marah langsung mengejar Alberto dan memegang lengan pria itu.


"sebenarnya apa yang kau inginkan!!! aku sudah berusaha menjadi istri yang baik tetapi mengapa kau memperlakukanku seperti ini hah..!!!" teriaknya marah Lantaran kesal dengan sikap suaminya.


"urusi saja dirimu mengapa belum bisa hamil saat ini" ujar Alberto dengan tatapan tajam nya dan menusuk hati.


"jika kau menginginkan seorang keturunan bukankah kau bisa mengadopsinya" ujar Elina tanpa memikirkan perasaan Alberto.


"cihh, kau tidak seperti Ariana dia lebih baik dari kau, meski aku telah menyakitinya berkali kali dia tetap sabar mengahadapi ku"


"kau membandingkan diriku dengannya? tentu saja berbeda, aku lebih cantik darinya dan aku lebih kaya, dia hanya gadis miskin" ujarnya merendahkan Ariana.


"cihh apa gunanya cantik jika tidak bisa melayani suami dengan baik" alberto kemudian segera meninggalkan Elina yang marah di dalam kamar.


Elina yang kesal itu menghancurkan benda benda di sekitarnya.


"AWAS SAJA KAU WANITA JAL*NG!!!" teriaknya


__ADS_1


MANISHA ELINA VALENTINA


di ruang kerja.


Alberto sedang menunggu kedatangan asistennya itu.


tak lama, Alvaro melangkahkan kakinya menuju kursi kebesaran alberto dan duduk berhadapan dengan tuannya.


"ini laporan yang anda minta tuan, seperti permintaan tuan, nona Ariana berada di negara Amerika tinggal bersama bibi nona Lisa sahabatnya"


"kerja bagus Alvaro kita akan kesana sekarang juga"


"tapi, sebelum itu saya ingin memberikan berkas ini kepada anda, nona Lisa mengembalikan restoran yang anda belikan untuknya"


tampak Alberto tersenyum memandangi foto Ariana. wanita cantik dengan polesan mek up tipis yang tersenyum untuk menutupi kesedihannya.


"sayang, maafkan aku" lirihnya pelan hampir tak ada yang mendengar.


"anda baru menyesalinya sekarang tuan, dan kali ini anda yang akan mengemis cinta pada nya" batin Alvaro menatap Alberto yang masih memandangi foto Ariana.



hotel bintang 5.


tampak pria tampan menyunggingkan sebuah senyuman di wajahnya.

__ADS_1


meminum wine di tangannya dengan menyilangkan kedua kakinya. menatap bangunan kota dari jendela kaca besar.


tak lama terdengar suara high heels mendekat kearahnya membuat ia menoleh ke arah sumber suara tersebut.


"kau sudah datang" ujarnya namun tak mendapat jawaban dari seseorang itu.


"sekarang katakan, apa yang kau inginkan" ucapnya dengan dingin membuat Javier tertawa sinis.


"Elina sayang, aku hanya ingin bersama mu, kau lupa? Jika aku yang mengambil kesucian mu, maka dari itu kau milikku, milik tuan Javier" ujarnya tertawa keras


"jangan membahas hal lain, yang aku tanyakan apa yang ingin kau katakan, apa kau menginginkan harta, warisan, atau ada lagi"


Javier yang mendengarnya tertawa sinis, ia merasa Elina merendahkan dirinya, ia merasa Elina memandangnya rendah.


"aku Tidak membutuhkan semua itu, yang aku inginkan hanyalah hatimu"


"maaf Javier, hatiku hanya untuk alberto dan kau, sama sekali tidak ada tempat dalam hatiku"


Javier kembali meminum minumannya, ia meneguknya sampai habis, lu ia membuang sembarangan dan alhasil gelas itu pecah.


Elina yang melihat kemarahan yang terpancar sangat jelas di wajah pria itu membuatnya sedikit takut.


Javier berdiri mendekatinya dan Elina memundurkan tubuhnya membuat Javier menyunggingkan senyuman iblisnya.


"nice game dear" bisiknya dan menarik pergelangan Elina hingga kini ia menindihnya di ranjang.

__ADS_1


__ADS_2