
๐น๐น๐น
#part 54#
Alberto menatap jendela kaca besar itu. "maafkan aku sayang, seandainya kita menginap di hotel saja malam itu"
tiba tiba pikirannya tertuju pada istri kecilnya di rumah. pikiran mesumnya terus terngiang ngiang di kepalanya.
bayangan Ariana tanpa busana membuatnya hilang akal.
"ouh..****..Bernai sekali ia memenuhi pikiran ku" geramnya mengepalkan tangannya.
"ingat Alberto...dia hanya pemuas nafsumu dan setelah itu kau bisa membuangnya"
Alberto melangkahkan kakinya menuju ruang meeting. ia lupa jika hari ini ia akan ada meeting dengan para klien.
tiba tiba matanya tertuju pada sebuah wanita cantik yang sedang berjalan ke arahnya.
"hai kak Alberto"
"Alexa, apa yang kau lakukan disini"
"aku mencari kak Alvaro, mom Luna menyuruhku untuk memberikan ini kepadanya"
"Alvaro berada di ruangannya dan apa kabar aunty Luna"
"mom Luna baik baik saja"
Alberto hanya menganggukkan kepalanya dan kemudian ia kembali menuju ruangannya.
sementara kini Alexa menuju ruang kakaknya.
"kak"
"Alexa!"
__ADS_1
"apa yang kau lakukan disini?"
"mom Luna memberikan ini kepadamu, katanya itu bisa membuat mu menjadi segar"
"baiklah"
"dan juga, mom Luna mengatakan aku boleh kuliah disini"
"no, kakak tidak mengizinkanmu tinggal disini, disini banyak pria diluaran sana yang memanfaatkan wanita"
"ck, apa hubungannya dengan itu? aku tidak percaya dengan yang namanya cinta aku kemari hanya untuk mengejar cita cita" ujar nya dengan semangat.
"baiklah jika tujuanmu kemari hanya untuk itu, aku akan mengizinkan mu"
Alexa tersenyum senang, sebenarnya ia ke Indonesia untuk menemui kekasihnya dan satu sekolah dengan kekasih nya.
"baiklah kalau begitu kau pulang lah ke apartemen kakak, ini pin nya"
"baik kak"
ia menelusuri seluruh cctv jalanan kota.
menampilkan kembali mobil mewah Alberto yang melewati jalan tol.
"ini kemurnian asli, akan tetapi jika dilihat dari mobil tuan Alberto tampaknya supir yg menyetir mobil tuan Alberto kehilangan kendali"
kurang puas dengan jawabannya Alvaro memutuskan untuk menyuruh anggota black Devils nya untuk membantu mencari kendala pada mobil Alberto.
ia yakin, disini bukan hanya Ariana yang salah, pasti ada sesuatu yang mengganjal" Alvaro menghubungi markas black Devils untuk membantunya mencari kendala kecelakaan Alberto.
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
hari sudah sore.
Alberto kembali ke kediamannya.
pikiran dan hatinya kini berhasil di obrak Abrik istri kecilnya, namun gengsi membuatnya untuk membela dirinya bahwa dia tidak merindukan gadis itu, hanya untuk memuaskan nafsunya.
ia masuk kedalam kamar.
ia melihat Ariana sedang bermain ponsel di sofa.
"tuan anda sudah pulang" ujar Ariana langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri suaminya.
"apa yang sedang kau lakukan"
"aku?" ujarnya sembari menunjuk dirinya sendiri.
"tentu saja kamu, emang siapa lagi yang ada di kamar ini" ketus alberto menatap kesal istrinya yg bodoh itu
"aku hanya bermain ponsel tuan, sedari tadi aku merasa bosan maka dari itu aku bermain ponsel"
"baguslah, dari pada kau harus keluar"
"tapi aku harus bekerja tuan, jika tidak aku nanti bisa di pecat"
"apa peduli ku?"
"jika aku berhenti bekerja siapa yang akan memenuhi kebutuhanku" ucap Ariana dengan kesal dengan suaminya itu.
"apa uang ku tidak cukup untuk memenuhi kebutuhanmu"
"tapi, bukan kah tuan yang-"
belum sempat melanjutkan pembicaraannya tiba tiba Alberto membungkam mulutnya dengan sebuah ciuman.
ciuman panas yang membuat Ariana kesulitan bernafas.
__ADS_1