
🌹🌹🌹
#part 119#
kantor Albert.group
"Alvaro..!!!" pekik seorang pria tampan di kursi kebesarannya membuat alavri yang berjaga di depan pintu terkejut dan langsung masuk kedalam.
"ada apa tuan"
"mengapa kamera cctv di dalam kamarku mati"
"kameranya mengalami kerusakan tuan, dan masih dalam tahap perbaikan"
"baik, perbaiki dengan segera aku tidak bisa memantau pergerakan istriku jika begini" ucapnya kesal lantaran asisten nya itu tidak memberitahunya.
karna penasaran apa yang di lakukan istrinya, Alberto pun memilih untuk melakukan vidio call agar bisa menatap wajah manis istrinya.
"hai sayang" ujarnya saat kini ia terhubung dengan istirnya, ia melihat Ariana sedang duduk di meja makan memakan strawberry.
"Dedy mengapa menghubungiku"
"aku merindukan mu"
"cihh dasar tuan lebay"
"ihh masa aku dibilang lebay sih sayang, wajar kalau suaminya menghubungi istrinya karna merindukan istrinya" goda alberto membuat Ariana merona.
"isss ga usah lebay gitu Alberto, itu menggelikan" kesal Ariana membuat Alberto tertawa lepas.
__ADS_1
"i love you dear, nanti malam jangan tidur malam² yah, karna aku memiliki urusan dengan seseorang okey"
"yes dedy"
setalah puas menghubungi istrinya, Alberto pun mematikan sambungan Vidio call nya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
hari sudah sore.
para pengawal itu memberi hormat pada Alberto, dan mempersilahkan Alberto masuk kedalam.
disana seorang pria tua itu dengan seorang gadis cantik menunggunya. "selamat datang tuan Alberto" ujarnya memberi hormat dan di ikuti oleh putrinya.
Alberto duduk di hadapan dua orang yang memiliki sifat begitu licik, namun Alberto berusaha untuk berpura pura tak mengenal mereka.
"mungkin tuan alberto tidak tau maksud saya mengundang anda ke sini"
"katakan"
"saya berniat untuk menjodohkan anda dengan putri saya, lihatlah dia begitu cantik bukan" ujar Mr. jonson dengan bangga memperkenalkan putrinya.
"Jesslyn cepat perkenalkan dirimu" ujarnya pada putrinya.
__ADS_1
"halo tuan alberto perkenalkan saya jesslyn Amalia"
"Alberto" ucap Alberto singkat enggan menerima uluran tangan jesslyn membuat wanita itu sedikit malu.
"tidak apa apa, mungkin tuan Alberto tidak mengenal putri saya, dan saya disini melakukan kencan buta untuk putri ku dan anda tuan Alberto"
Alberto hanya menganggukkan kepalanya, ia akan mengikuti permainan dua orang licik dihadapannya.
"jesslyn perlakukan calon suami mu dengan baik"
"baik ayah"
jesslyn tentu saja merasa senang, ia akan menikah dengan orang yang berpengaruh di dunia, dan menjadi nyonya Alberto.
jesslyn berdiri dari tempat duduk nya dan beralih duduk di pangkuan Alberto, Alberto sudah tau, hal ini akan terjadi, maka dari itu ia bersikap biasa saja mengikuti permainan mereka.
"tuan, karna aku tau kau akan menikahiku, bagaimana kalau kita bersenang senang"
"apa yang kau inginkan" tanya alberto dengan wajah datarnya.
"aku ingin memuaskan mu" bisik jesslyn dengan senyuman menggoda
jesslyn seorang model yang mampu mengalah kan kecantikan semua model di negara, ia terkenal dengan kecantikannya yang begitu menggoda dan ia juga terkenal sering Gonta ganti kekasihnya.
kau ingin memuaskan ku" bisik Alberto tersenyum menggoda.
Alberto memang sangat pandai memikat para kaum wanita, seperti jesslyn wanita itu tidak akan pernah bisa tergoda dengan rayuan para pria, namun menatap senyuman Alberto saja mampu membuatnya bergetar dan terbuai dalam permainan nya sendiri.
"ya tuan, bukan kah aku calon istrimu"
__ADS_1