
๐น๐น๐น
#part 4#
"Ayah, Ariana izin ke toilet sebentar" ujar Ariana segera meninggalkan tempat itu. Mati Matian ia menahan air mata agar tidak jatuh.
Ia menuju mobilnya meninggalkan restoran tersebut.
Ariana menangis sembari menyetir mobil. "Hiks...kalian semua jahat...apa salahku....padahal aku selalu melakukan apa yang mereka katakan" ujar Ariana menangis pilu.
Hingga tak sadar ia melajukan mobilnya dan tak melihat jika ada mobil lain di depannya. Hingga membuatnya bertabrakan dengan mobil tersebut.
"akhh....!!!" teriaknya
kecelakaan maut pun terjadi hingga mobil mewah yg di tabrak nya mengguling guling.
Ariana merasa takut, ia segera meninggalkan tempat itu dengan terburu buru.
Ariana merasa ketakutan ia langsung menuju rumahnya.
sesampainya di rumah ia langsung masuk, namun tiba tiba ibu tirinya menghadangnya di pintu membuat ia terkejut dan langsung terjatuh.
"dari mana kau hah...!!! jam segini baru pulang"
__ADS_1
"maaf Bu, aku tadi sibuk"
"alasan aja, mau jadi apa kau pulang tengah malam" ujar ibu tirinya marah padanya
Ariana merasa sedih dengan kehidupannya yg begitu menyedihkan. kekasih yg ia cintai berkhianat padanya. berselingkuh dengan kakak tirinya
Ariana juga ingin diperhatikan oleh ayah nya, namun ayahnya malah ikut membencinya karena ia di anggap pembawa sial.
saat ia hendak masuk, tiba tiba beberapa pengawal berjas hitam menghampirinya.
"maaf apa ini dengan nona Ariana" ujar pengawal tersebut dan di balas anggukan oleh ibunya.
"apa jangan jangan ini para pengawal mobil yang aku tabrak tadi" batin Ariana mulai ketakutan.
PLAK
"dasar anak tidak tau di untung, sudha di besarkan malah tidak tau terimakasih" uajr elena dengan emosi.
"maaf nyonya jangan menyakitinya karna dia akan kami bawa ke tuan kami"
"tidak...!!! aku tidak mau ikut dengan kalian" ujar Ariana ketakutan.
namun para pengawal itu langsung membawa paksa Ariana ke dalam mobil dan membawanya ke sebuah mension mewah yg jauh dari perkotaan.
__ADS_1
para pengawal itu menarik paksa Ariana masuk kedalam kamar besar sang mafia.
ia melihat seorang pria tampan duduk sembari meminum wine nya dengan ranjang yg di hiasi dengan bunga bunga mawar.
"mengapa ka-kau membawaku kesini?" tanya Ariana pada pria itu.
pria itu menatap tajam mata Ariana yg berbeda dengan matanya dan juga mata milik istri nya yg kini sudah tidak ada.
Ariana menatap mata biru itu dengan ketakutan. apalagi kini pria itu mendekatinya.
"kau harus bertanggung jawab" ujar pria itu mengeraskan rahangnya sembari mencengkram leher mulus gadis itu.
"akh...le-lepaskan..." Ariana berusaha melepaskan tangan kekar itu dari lehernya, namun tangan itu sangat kuat.
ia mulai kehabisan nafas sementara pria itu hanya biasa saja menatapnya seperti itu.
"karna kau, istriku meninggalkan ku di dunia ini sebagai gantinya kau harus menjadi istriku dan menerima pembalasan istriku" ujar pria itu melepaskan cengkeramannya hingga Ariana kini tersungkur di lantai dan menghirup nafas dalam dalam
"Mohon maafkan saya tuan, saya tidak sengaja" ujar Ariana ketakutan setengah mati.
"Heh! Maaf? APA KATA MAAFMU BISA MEMBUAT ISTRIKU KEMBALI HAH!!!" Teriaknya sembari menarik rambut Ariana dengan keras.
"Akhhh...!!!" Teriak Ariana merasa rambutnya rontok semua.
__ADS_1
"Besok hari pernikahan kita, jadi kau jangan coba coba kabur dariku" ujar Alberto dengan tatapan tajamnya mendorong Ariana hingga jatuh tersungkur