ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 15


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 15#


Alberto kini kembali ke kediamannya dengan asistennya.


Ia masuk kedalam dengan tatapan dingin membuat semua pelayan yang menyambutnya menunduk ketakutan.


"Dimana wanita itu....!!!" Ucapnya dengan keras membuat semua orang terkejut dan gemetar.


"No-nona muda berada di kamar tuan menyiapkan air mandi anda" ujar pak Wisnu


Alberto tak menjawab, ia melangkahkan kakinya menuju kamar pribadinya. Kaki panjangnya itu melangkah dengan cepat dan kepalan tangan yang diiringi nafas tak beraturan.


Amarah di hatinya kembali menimbulkan rasa dendam yang tak akan pernah ia lupakan selamanya.


BRAK!!!


suara tendangan pintu yang begitu keras membuat Ariana yang sedang mengisi bet up itu terkejut.


Sabun botol di tangannya terjatuh hingga berceceran di lantai kamar mandi besar itu.

__ADS_1


Alberto menatapnya dengan nyalang dan mendekatinya. Ariana berjalan mundur perlahan tubuhnya gemetar ketakutan, ia memejamkan matanya menerima rasa sakit itu lagi.


"Akh..tuan apa yang kau lakukan" ujar ariana memegang tangan keras yang kini mencengkram kuat lehernya.


Nafas pria itu memburu dada bidangnya naik turun, cengkraman di lehernya semakin kuat hingga membuat Ariana tidak bisa bernafas.


Alberto mendorong tubuh mungil Ariana masuk kedalam bet up yang seperti kolam renang, hingga kini Ariana tercebur dan pakaiannya basah semua.


Alberto ikut masuk kedalam dan menarik paksa rambut hitam yang tergerai indah.


Alberto mencengkram lehernya dan mencium paksa bibir wanita itu, satu tangannya ia gunakan untuk mencekal kedua pergelangan tangan Ariana agar wanita itu tak bisa bergerak.


"Shhh...sakit tuan, ku mohon lepaskan aku hiks..hiks.." Ariana menangis karna kini Alberto mengecupi lehernya dan meninggalkan bekas kemerahan di leher Ariana.


"Ouh...shitt sial...bagaimana bisa dia terbangun hanya karna wanita murahan itu" Alberto menuju kamar nya yang kedua untuk membersihkan tubuhnya, sementara Ariana kini tampak menangis di dalam bet up dan menutup kedua wajahnya.


Ia di anggap sebagai wanita jal*ng oleh suaminya sendiri, dan di permainkan begitu saja seperti sampah tak berguna di dunia


Ariana kemudian keluar dari bet up dan mengambil handuk, ia ingin mengganti pakaiannya yang sudah basah kuyup itu.


Ia berjalan pelan ke ruang ganti dengan handuk yang melilit di tubuhnya.

__ADS_1


*


*


*


Seperti biasa, Ariana tetap menyiapkan makan malam suaminya. Ia menaruh nasi itu kedalam piring dan menghiasinya dengan salmon.


Alberto memakan makanannya sementara Ariana berdiri di sampingnya dengan menunduk.


"Besok kau ikut dengan ku, jika kau membuat ku malu maka aku akan menghancurkan mu dan ingat! Kau harus mendengarkan apa yang harus kau lakukan" ancam Alberto padanya.


"Saya akan menuruti perintah anda tuan" ucap Ariana menundukkan kepalanya.


Ariana hanya bisa menurut dan menurut ia tak bisa membantah sedikitpun karna ia tidak memiliki kekuasaan apapun.


Ariana menatap suaminya yg memakan makanannya


sesaat Ariana terpana melihat ketampanan suaminya namun segera ia tepiskan apalagi mengingat perbuatan kejam suaminya.


saat Ariana kembali menatap wajah suaminya, tanpa sengaja tatapan mereka bertemu membuat Ariana segera menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"cihh aku tau kau terpesona padaku, kau memang tak jauh beda dari wanita di luaran sana, sama sama murah di mataku" ujar Alberto dengan sinis.


"cihh dasar manusia aneh, lagian aku menatapmu karna aku bingung mengapa hatimu tidak setampan wajahmu dan mulut tajam mu itu" batin Ariana menunduk


__ADS_2