
๐น๐น๐น
#part 56#
setelah makan malam usai.
Alberto dan ariana kini kembali masuk kedalam kamar untuk beristirahat, namun tiba tiba Alvaro datang dengan membawa berkas di tangannya, mau tidak mau mereka harus ke ruang kerja meninggalkan Ariana sendirian di dalam kamar.
"huft..bosan, aku akan menghubungi Lisa saja kalau begitu"
Ariana menghubungi sahabatnya itu, ia sangat merindukan nya padahal baru satu hari tidak masuk kerja.
"halo Ariana"
"hai lisa, bagaimana dengan kabarmu"
"kabarku baik baik saja, kau sendiri bagaimana? mengapa tadi tidak masuk bekerja" tanyanya dari sebrang telfon.
"aku tadi tidak di izinkan suamiku keluar mension" ujarnya berterus terang.
"tuan alberto ternyata sangat posesif meskipun terbilang dingin dan kejam"
"kau ini, sudahlah apa aku tidak di pecat eh tuan arka"
"tidak, akan tetapi ia terus menerus mencarimu tadi katanya ia ingin mengatakan sesuatu, ia ingin menghubungimu namun nomormu tidak aktif"
"nomorku telah berganti ke nomor baru, karna tuan Alberto melarangku untuk menyimpan nomor orang lain"
__ADS_1
"baiklah, apa kau tau? besok kita akan cuti sebab tuan arka akan pergi ke luar kota sebab keluarganya ada yang memiliki acara"
"baguslah, kan kita bisa istirahat"
"tapi aku ingin jalan jalan denganmu, apa kau mau?"
"nanti aku akan mencoba meminta izin Padanya"
"baiklah"
setelah puas berbincang bincang, Ariana mematikan ponselnya bersamaan dengan Alberto yang baru saja masuk.
"kenapa belum tidur?"
"maaf tuan..tadi saya menelfon lisa"
Alberto menarik pergelangan Ariana hingga kini wanita itu terbaring di atas ranjang bersamanya, Alberto menarik tubuhnya hingga kini masuk kedalam pelukannya. "biarkan seperti ini atau kau akan ku habisi malam ini"
Ariana hanya diam dan menurut, dari pada ia terkena masalah lagi nanti. sementara, kini Alberto memejamkan matanya namun pikirannya larut dalam kesedihan.
tadi saat di ruang kerja, Alvaro mengatakan jika kecelakaan itu ada yang janggal.
saat dilihat kembali melalui jalanan cctv Alberto merasa jika mobil pengantin yang ia kendarai itu lepas kendali.
dan Alberto memutuskan untuk mencari keberadaan istrinya, ia yakin ada sesuatu yang di sembunyikan oleh ibu mertuanya.
sementara Ariana, tampak wanita itu sulit untuk tidur, ia bergerak kesana kemari sebab merasa kurang nyaman.
__ADS_1
membuat Alberto menjadi kesal sendiri dan kini beralih menindih tubuh kecilnya. "tu-tuan...apa yang ingin anda lakukan" ujar Ariana terkejut saat melihat suaminya menindihnya.
"jika kau terus bergerak maka aku akan menghabisi mu malam ini" bisiknya di telinga gadis itu.
"baiklah tuan aku tidak akan bergerak" ujar Ariana dengan tatapan memohon, dan Alberto Oun langsung turun dari tubuh istrinya.
"ck, dia sangat menyebalkan! aku merasa tidak nyaman dalam pelukannya apa itu salah?" batin nya sembari memejamkan matanya.
*
*
*
*
keesokan harinya.
setalah keberangkatan alberto, Ariana kini kembali masuk berkerja seperti biasa. dan saat itu pula sahabatnya akan heboh dan memberikan pertanyaan beruntun padahal semalam baru saja mereka saling menghubungi.
"aaaa Ariana gue kangen lo" ucapnya sembari memeluk wanita itu.
"baru juga semalam kita berbicara lewat ponsel"
Ariana menggelengkan kepalanya dan kemudian mereka pun masuk kedalam untuk kembali mengerjakan tugas tugas mereka.
Ariana juga ingin cepat pulang karna ia harus mengantar makan siang suaminya, pria itu yang meminta nya tadi pagi
__ADS_1