ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 6


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 6#


Alberto menatap benci kearah Ariana. Ariana hanya diam menunduk hingga kini ia berada di hadapan suaminya.


Pendeta itu pun memulai acaranya sehingga semua nya menjadi diam dan menyimak acara tersebut.


"Selamat, kini kalian sah menjadi sepasang suami istri di hadapan tuhan"


"Dan mempelai pria boleh mencium mempelai wanitanya" ujar pendeta itu membuat Ariana terkejut.


Alberto mendekati Ariana terbesit ingatan istrinya yg baru saja ia nikahi,istri tercintanya meninggalkannya setelah acara pernikahan selesai.


Alberto mencium bibir ranum itu sembari mencengkram tengkuk Ariana tanpa sepengetahuan pendeta.


Ariana berusaha menahan sakit di tengkuknya karna cengkraman pria itu cukup kuat.


Apakah seperti ini nasib wanita yang hidupnya sebatang kara, tidak mendapatkan kasih sayang orang tua,atau hanya di manfaatkan teman teman. Gumamnya dalam hati.


"Kehidupan neraka akan segera di mulai" bisiknya dan kemudian mundur perlahan menjauhi Ariana.


Ariana menatap sendu ke arah suaminya apalagi kini Alberto menyeringai tajam ke arahnya.


"๐™Š๐™ ๐™—๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™ช ๐™–๐™ ๐™ช ๐™ฎ๐™– ๐™๐™ช๐™๐™–๐™ฃ" Batinnya merasa ketakutan.


Setelah acara nya selesai, kini alberto membawa ariana kembali ke kediamannya. Hanya ada keheningan di sepanjang jalan.


Hingga mobil itu memasuki gerbang mension yg menjulang tinggi, memasuki pekarangan mension yang luasnya seperti samudra.


"Turun..!!! " Bentak pria itu membuat ariana terkejut.


Ariana segera turun dari mobil dan menundukkan kepalanya. Tiba tiba tangannya di tarik oleh suaminya dengan paksa. Ia meringis menahan sakit di tangannya.


"Tu-tuan.. Ku mohon lepaskan ini sakit"

__ADS_1


Alberto tak mendengarkan perkataan istrinya, ia mendorong ariana hingga tersungkur ke lantai tersebut.


Ariana menatap seluruh ruangan yang tampaknya itu adalah kamar suaminya.


Bernuansa abu abu itu.


Alberto menarik kasar rambut ariana hingga gadis itu mendongak keatas.


Ariana dapat melihat dengan jelas rahang suaminya mengeras, dan mata suaminya yang memerah karna terbawa api amarah yang membludak.


"Kau harus menuruti semua perintahku, dan kau! Kau hanyalah budakku disini yang boleh menjadi ratu hanyalah istriku...!!! Ingat! Istriku!! " Teriaknya marah dan mendorong kepala ariana hampir menabrak lantai nya.


Ariana menangis merasakan sakit di kepalanya, terasa nyeri seperti ingin pecah saja, namun ia tetap diam.


Alberto menatap jijik ke arahnya, "kau tau? Kau menghilangkan permata terindah di kehidupanku dan kini aku malah mendapatkan baru krikil tak berguna, dan mungkin saja tubuhmu sudha banyak di jamah oleh pria hidung belang di club" Alberto mengira ariana menabrak istrinya dalam ke adaan mabuk jadi, ia mengira ariana dari club malam.


Sebuah kata hina yang di lontarkan suaminya di malam pengantinnya. Suaminya begitu kejam ia juga tidak yakin ia masih hidup kedepannya.


Saat melamun memikirkan nasib, lagi lagi Alberto menarik rambutnya dan kini menyeretnya menuju kolam renang.


Byur...


Alberto mendorong Ariana hingga tercebur kedalam kolam, Ariana berusaha naik ke permukaan. Ia berteriak meminta pertolongan namun tidak ada yang menghiraukannya.


Semua hanya menatapnya seakan akan tidak terjadi apa apa.


Alberto pun hanya diam menatapnya sinis.


"Apa kau pikir aku akan menyelamatkanmu seperti di film film drama romantis?"


Alberto meninggalkan kolam renang membiarkan Ariana tersiksa dengan sendirinya. "Jangan ada yang selamatkan dia, biar dia selamatkan diri sendiri jika ads yang menyelamatkan maka siap siap kalian jadi santapan Lusi, paham!!!"


"Paham tuan"


Setelah kepergian Alberto.

__ADS_1


Tubuh mungil Ariana perlahan mulai tak terlihat.


"Yah, biarkan saja seperti ini lebih baik aku mati dari pada aku harus bertahan hidup dengan penuh penyiksaan. Ayah tidak membutuhkan aku lagi aku hanya wanita pembawa sial. Ibu...maaf..aku tidak bisa menepati janjiku untuk menjaga rumah sepeninggalan ibu" batin Ariana yg kini mulai ke pedalaman kolam.


Ariana mulai menutupkan matanya, samar samar telinganya mendengar suara seorang pria yg meneriaki para pengawal nya.


Hingga matanya pun tertutup sempurna.


*


*


*


Ariana terbangun melihat seorang pria duduk di sofa dengan membawa buku, pria itu menyilang kan kakinya dengan coklat panas di sampingnya.


"Mengapa pria monster itu ada di sini, apa dia ikut mati bersama ku?" Batin nya merasa bingung.


Ariana menepuk nepuk pipinya namun, ia merasakan sakit i membulatkan matanya dan ternyata ia belum mati.


Flashback off


"Selamat tinggal semuanya" perlahan gadis itu menutup matanya.


Sementara Alberto yg kembali lagi kini tak menemukan keberadaan istrinya. "Dimana dia? Siapa yang berani menyelamatkannya hah!!!"


"Maafkan kami tuan, tapi kami tidak menyelamatkan nona muda melainkan dia telah tenggelam" ujar pengawal itu berhasil membuat Alberto syok


"Dasar bodoh!!! Mengapa kau membiarkan nya tenggelam, apa kau ingin dia mati hah!" Teriaknya menggelegar.


Alberto masuk kedalam kolam hendak mencari Ariana. Benar saja, ia melihat Ariana mengambang di tengah tengah pedalaman kolam. Alberto pun segera membawa gadis itu keluar.


Alberto membawa Ariana ke permukaan dan menyuruh para pelayan mengganti pakaian Ariana yang kini tengah basah kuyup.


Tubuh Ariana ke dinginan, hingga ia pingsan semalaman.

__ADS_1


__ADS_2