
Keesokan harinya.
Kini Antony sudah bangun dan sudah siapa untuk pergi bekerja. Sang Mami sudah menunggunya di ruang makan.
"Pagi Mi?" seraya berjalan dan duduk di kursi yang ada di hadapan sang Mami.
"Pagi sayang."
"Sudah buruan sarapan ntar terlambat."
"Iya Mi."
Sesaat kemudian kini Antony sudah menyelelsaikan sarapan paginya.
"Mi Antony berangkat kerja dulu. Assalamualaikum," seraya berdiri dan berjakan ke arah sang Mami lalu meraih punggung tangannya lalu menciumnya.
"Waalaikumsalam. Hati - hati di jalan," ujar sang Mami mengingatkan Antony.
Kini Antony sudah di dalam mobil dan siap untuk berangkat kerestoran.
Selepas Antony kerja, Mami Yoel langsung masuk kamar dan segera bersiap - siap. Dia hari ini ingin menemui Ara.
...***********...
Di tempat yang lain, Ara pun juga sudah berada di daman mobil dan siap untuk melajukan mobilnya ke jalan raya.
Tidak butuh waktu lama kini Ara dan Antony sudah tiba di halaman restoran hampir bersamaan.
Setelah turun dari mobil.
"Pagi Ara," ujar Antony seraya berjalan ke arah di mana Ara berdiri saat ini.
Ara pun tersenyum, "Selamat pagi."
"Mari kita masuk," ajak Antony dan mereka pun berjalan beriringan masuk ke restoran.
Fhani yang melihat mereka datang bersama, "Cie... cie.... ada yang sedang CLBK nih," ujar Fhani menggoda.
Dengan tersenyum, "Apaan sih kamu, tuh Kevin di urusi," ujar Ara seraya tersenyum.
"Yeeee ... apa hubungannya aku degan Kevin?"
"Aku senang jika kalian berdua kembali bersama. Mungkin ini lah yang di katakan dengan cinta sejati. Dan aku juga yakin, jika dua orang sudah di takdirkan bersama, maka dari sudut bumi mana pun mereka berasal pasti lah mereka akan bertemu."
Ara dan Antony hanya bisa saling berpandangan dan setelah itu membung muka.
"Kerja yang benar," ujar Ara seraya berlalu pergi dari hadapan Antony dan Fhani.
__ADS_1
Reza sedari tadi berdiri di ambang pintu restoran, kini dia masuk dan mengahmpiri di mana Antony berdiri, setelah sampai di sana Reza pun merangkul pundak Antony. Sontak Antony menoleh kekanan, "Seperti nya aku harus siap - siap mundur nih," ucapnya seraya menatap wajah Antony.
"Maksud mu?"
Reza pun berkata dengan masih merangkul pundak Anyony, "Aku juga menyukai Ara sejak pandangan pertama waktu mall dulu. Tapi, ya sudah lah mungkin Ara tidak berjodoh dengan ku. Bahagiakan Ara awas kalau kamu buat dia sedih, kamu berhadapan dengaku dan akan ku buat perhitungan denganmu. Dan ...." stop Antony menyela, "Biar aku tebak, pasti kamu akan bilang dan akan mengambilnya dariku kapan pun kamu mau."
Reza pun melepaskan rangkulannya, "Kok kamu tau?"
"Sudah - sudah silahkan balik bekerja, ini sudah jam berapa gosip mulu dari tadi. kayak mulut mak - mak kaga bisa berhenti nyerocos." ujar Fhani menyela pembicaraan mereka dan meyuruh agar mereka bubar dan kembi bekerja.
Mereka pun bubar dan kembali ketugas mereka masing - masing.
Ting ... ting ... ( Notivikasi pesan )
"Siapa sih yang kirim pesan, ganggu orang saja?" gumam Fhani dan Reza bersamaan mereka dapat pesan secara bersamaan.
"No baru," mengirim pesan.
Fhani dan Reza pun membuka pesan itu.
"Susun saja kejutannya aku mengandalkan kalian bertiga."
Kevin yang saat ini sedang sibuk mengurus usaha bakery sang Mama hanya bisa mengerutkan kening setelah membaca pesan itu. Dia juga mendapat pesan singkat itu.
Kavin hanya bisa bertanya - tanya dalam hati, "Siapa yang kirim pesan, pake nomor dan tanpa nama pengirim." Tapi dia cuek saja dan tetap melanjutkan aktivitas menyusun aneka kue dan roti kedalam etalase kaca.
Di tempat yang lain Fhani juga mengalami kebingungan membaca pesan singkat itu, "Siapa yang kirim pesan pake nomor baru dan tanpa nama pengirim," gumam Fhani dalam hati.
Fhani pun memberikan ponselnya pada Reza, "Baca pesan itu!"
Reza pun menerima ponsel Fhani dan membuka pesan itu, "Oh ... ini. Jadi bagaimana menurutmu?" tanya Reza seraya mengembalikan ponsel Fhani.
"Aku tidak mengerti apa maksudmu? Aku juga tidak tau itu pesan dari siapa?" ujar Fhani beralasan karena benar - benar dia tidak tau siapa pengirim pesan itu.
"Kalau aku kasih tau kamu, apa kamu akan melakukan apa perintah dari pesan itu?"
"Pasti, aku akan melakukannya selagi mengarah untuk kebaikan kenapa tidak."
Reza hanya mangguk - mangguk mendengar jawaban Fhani.
"Assalamualaikum," suara salam dari wanita paruh bayah yang sudah berdiri dan tak jauh dari mereka. Mereka pun sontak menoleh keasal datangnya suara.
"Waalaikumsalam," jawab mereka serempak.
"Mami," ujar Fhani seraya berjalan ke arah Mami Yoel dan meraih tangan Mami Yoel lalu mencium punggung tangan Mami Yoel.
"Tumben Mami kesini, mau ketemu Antony ya Mi?" tanya Fhani.
__ADS_1
Mami Yoel pun tersenyum, "Mami kesini mau bertemu dengan Ara. Ara ada di ruangannya?"
"Ada Mi, ada."
"Ya sudah kalau begitu Mami langsung temui Ara ya keruangannya."
"Silahkan Mi."
Mami Yoel pun segera melangkah pergi dan sempat melirik ke Reza. "Kalau tidak salah dia laki - laki yang ada di rumah Mama Inggit tempo lalu, ngapain dia disini?" tanya Mami Yoel dalam hati dan tetap terus melangkah kedepan.
Fhani pun berjalan kembali ke arah Reza, "Jadi, bagaimana apa kamu mau melakukan sesuai pesan dari orang yang tak kamu kenal itu? karena aku pun juga mendapatkan pesan sama kayak kamu dari nomor yang sama." ujar Reza menjelaskan.
Fhani pun terkejut, "Apa? Kamu juga dapat pesan dari nomor yang sama dengan ku." tanya Fhani tak percara.
Reza hanya mengangguk sebagai jawabannya.
Fhani pun balik tanya, "Kalau kamu apa yang akan kamu lakukan?"
"Aku akan melakukan sesuai pesan di sms itu."
"Ya sudah deh aku ngikut aja."
"Apa yang akan kita lakukan?" tanya Fhani tak mengerti.
"Kamu tinggal ikuti apa kata - kataku. Tapi tenang kamu tidak akan sendirian kita akan melakukannya sama - sama."
"Ok aku tunggu saja. Mari kita kembali bekerja!"
Mereka pun kembali bekerja tanpa ada yang berisik lagi.
...***********...
Tok ... tok ....
"Masuk."
"Ceklek," suara pintu di buka.
Ara pun mengangkat wajah nya dan melihat di sana wanita paruh baya yang di kenalnya sedang berjalan ke arahnya.
Ara pun berdiri dari duduknya, "Mami ngapain kesini?" tanya Ara seraya mencium punggung tangan Mami Yoel.
...💖💖💖...
...Mari saling mendukung...
__ADS_1
...Terima kasih...
...💖💖💖...