JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS . Bagian 23 . Shopping


__ADS_3

Ray yang notaben nya lembut dan penyabar kini terlihat sangat mengerikan. Kevin yang mengenal, Ray bukan setahun dua tahun merasa heran dan melongo dengan apa yang barusan Ray katakan.


Laras pun berdiri, dan menyusul Kirana yang kini sudah menghilang di balik pintu Kantin.


"Bisa - bisa nya Dia bilang begitu didepan banyak orang." ujar Kirana menggerutu dalam hati sambil tetap terus melangkah pergi.


********


Kini Ara dan Fhani sudah tiba di tempat tujuan. Pusat perbelanjaan menjadi sasaran empuk mereka saat ini.


Mereka pun segera memarkir mobilnya di tempat parkir yang sudah tersedia. Mereka pun segera masuk kedalam. Mata mereka seakan - akan meleleh di saat melihat tulisan diskon up to, diskon ganda, diskon limit waktu. Bagi kaum hawa siapa yang tidak tergiur apa lagi bagi yang doyan mengoleksi barang - barang mewah, ngoleksi tas, sepatu dan barang - barang yang lainnya.

__ADS_1


Mereka pun berpencar sama - sama mencari barang kebutuhan mereka masing - masing. Setelah semua di rasa cukup mereka pun bertemu dikasir, "Ra, kamu tidak belanja." tanya Fhani ketika kembali dengan, tangan kanan dan kiri penuh dengan barang lalu menghampiri kasir buat melakukan pembayaran.


"Melihaht kamu, yang berbalanja saja sudah cukup membuat hati ku bahagia." jawab Ara asal bicara.


Kini mereka sudah menyelesaikan aktiftas belanjanya, dan segera keluar dan menuju mobil untuk segera meletakkan barang belanjaannya ke dalam mobil. Perlahan - lahan mobil bergerak, kemudian menjauh lalu menghilang dibalik keramaian mobil dan motor yang sedang berlalu lalang.


"Ra, sebelum kita pulang kita makan yuk aku haus dan lapar nih." kata Fhani yang duduk di jok depan.


"Ra, kita berhenti di perempatan jalan sana dekat gedung bioskop di sana ada Restoran cepat saji." kata Fhani sesekali menoleh ke Ara kemudian kembali sibuk dengan handphone di tangan nya.


Beberapa menit kemudian, kini mereka sudah belok masuk ke halaman Restoran yang dimaksud. Arapun segera memarkir mobilnya. Setelah terparkir Ara dan Fhani pun melangkah masuk bersama. Ketika berada di dalam, "Fhan, kamu mau pesan apa biar aku yang pesan kan, kamu duduk saja." ujar Ara kepada Fhani.

__ADS_1


"Samain punya mu aja, trus minumnya kalau bisa yang dingin - dingin saja cuaca lagi panas enak nya minum yang adem - adem." ujar Fhani menimpali seraya berlalu pergi kemeja kemudian duduk di pojokan dekat Ac hari ini cuaca sangat panas dan menyengat.


Aku pun segera melangkahkan kaki ku ke kasir, untuk pesan makanan tapi langkah aku terhenti ketika melihat seseorang lewat di hadapan ku dengan satu buah plastik di tangan kiri dan kanan sedang berjalan tanpa menolehku sedikit pun. Lelaki yang sudah dua tahun pergi meninggalkan aku untuk selama - lamanya. Lelaki yang dulu selalu berusaha memberikan aku kejutan demi kejutan yang indah. Lelaki yang selalu ada untuk aku di kala aku sedih dan bahagia.


Aku pun terpana akan rupa nya. Ketika aku sibuk di buai angan aku pun segera ingin mengejarnya tapi. Langkahkah ku terhenti dengan tepukan lembut di bahuku.


"Ra, kata nya mau pesan makanan kok malah bengong disini." tanya Fhani mengagetkan ku yang sudah berdiri tepat di belakang ku.


💖💖💖


Silahkan tinggalkan jejak like , vote , comment dan beri bintang lima pada karya aku ya . dan follow my profil . Terima kasih ....

__ADS_1


💖💖💖


__ADS_2