JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS . Bagian 21 . Jalan - jalan


__ADS_3

Kini kirana dan Ray sudah di dalam mobil Kirana.


"Kamu ngapain sih duduk di situ. Memang nya aku ini supir mu." kata Kirana membuka pembicaraan sambil sesekali melirik Ray dari kaca spion.


Tapi yang di tanya bukan menjawab, malah diam saja sambil menyandarkan kepala nya kejok mobil, dan pandangan merarah keluar.


"Ray kamu dengar atau tidak aku bicara." tanya Kirana kesal. Lima menit berlalu.


"Ray kamu budek ya." tanya Kirana dengan nada tinggi. Lima menit berlalu.


Karena kesal dia pun rem mendadak, mobil sontak Ray kaget dan menoleh kearah Kirana.


"Kamu kalau tidak bisa bawa mobil tidak usah sok - sok an mau bawa mobil. Trus kalau kamu bosan hidup dan mau bunuh diri. Bunuh diri aja sendiri tidak usah ngajak - ngajak." kata Ray dengan wajah geram kemudian keluar dari mobil lalu menutup nya secara kasar.


"Ray, kamu mau kemana." teriak Kirana di balik pintu mobil tapi yang di tanya bukan nya menoleh malah terus saja tetap berjalan.


Sekarang dia bingung mau di bawa kemana kaki ini melangkah. karena kelelahan dia pun berhenti dan duduk di kursi sebuah taman.


Dia juga tidak tahu mau menelpon dan mau meminta tolong dengan siapa tempat yang dia tempati sekarang begitu sangat asing baginya.

__ADS_1


Di Kampus


"Tu muka kenapa non kusut amat kayak pakaian yang belum di setrika." kata Laras di saat melihat muka sohibnya, itu cemberut seperti menahan kesal melangkah masuk menuju tempat duduk nya.


"Bagaimana tidak kusut sudah bela - belain bangun pagi - pagi, mandi pagi - pagi, dandan secantik mungkin ujung - ujung nya aku dicampakkan oleh nya." ujar Kirana menumpahkan segala kekesalannya.


"Maksud nya?" tanya Laras tak mengerti searaya mengerut kan kening.


"Siapa lagi kalau bukan Ray?"


"Ha..., ha...., ha...., jadi muka kusut karena itu. Pagi - pagi di cueki pangeran."kata Laras kemudian sambi memukul - mukul meja.


*****************


Di Kampus


Ara kini berada di kantin menikmati hidangan siang. Sesekali bersendagurau.


"Setelah pulang dari kampus kalian mau kemana lagi." tanya Fhani seraya menatap wajah sahabat nya itu.

__ADS_1


"Aku belum ada rencana." kata ku seraya mengaduk aduk minuman ku.


"Kalau kamu mau kemana?" tanya Ara ke Fhani.


Fhani hanya geleng - geleng kepala tanda tak tau mereka akan kemana setelah ini.


"Bagaimana kalau kita jalan - jalan atau ngapain gitu." usul ku pada Fhani.


Dia hanya mengangguk anggukan kepala tanda setuju. Jam kuliah kini sudah berakhir. Kami pun segera keparkiran untuk mengambil mobilku. Kali ini Fhani yang mengemudi. Aku duduk di kursi depan.


Hari menjelang siang tentu jalan raya lumayan padat. Karena jam - jam begini para karyawan akan pergi makan siang atau hanya sekedar pergi jalan - jalan sebentar untuk melepas penat setengah hari bekerja.


Aku duduk dengan kepala menyandar mata merarah keluar jendela memperhatikan mobil dan motor yang kian silih berganti.


...........................💖💖💖💖💖................


Silahkan tinggalkan jejak bagi yang sudah mampir membaca karya aku dengan cara like, vote, comment dan jangan lupa beri bintang lima pada karya aku. dan jangan lupa juga follow profil aku ya. Terima kaksih.


............................💖💖💖💖💖.............

__ADS_1


__ADS_2