JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS 2. Bagian 81. Will you marry me


__ADS_3

Dipijakan pertama ada bungan dan cincin, dan bertuliskan marry me. Akupun mengambilnya.



Kulangkahkan kaki ku ke arah meja yang sudah di hias dengan sedemikian rupa, kemudian duduk disana. Di atas meja ada gelas yang bertuliskan Merry me!



"Apa maksudnya ini? Apa benar ini meja yang dipesan, Bunda?" tanyaku dalam hati.


"Tapi mana, Bunda?" tanya ku pada sendiri seraya mengedarkan pandanganku kesegala penjuru, tapi sosok wanita yang sudah melahirkan aku tetap tak terlihat dimana-dimana.


Di atas meja selain gelas juga ada puzzle yang berserakan, lalu aku pun menyusunnya, dan membentuk sebuah kata, merry me!



Tidak lama kemudian terdengar lagu diiringi dengan musik piaono, aku pun berdiri dan melihat seorang laki - laki yang kukenal sedang memainkan piano serta menyanyi sebuah lagu, dan dilatar belakangnya ada tulisan merry me!



*Melihatmu bicara


Membuatmu tertawa indah


Mengajakmu berlomba


Membawamu berkelana bahagia


Apakah yang terjadi

__ADS_1


Ini yang di sebut takdir


Dari sekian banyaknya hati yang terpaut


Aku memilih dirimu*


*Seisi dunia akan akan menjadi saksi


Betapa aku kan menjagamu


Selama - lamanya


Surgapun bisa merasakan


Kekuatan cinta yang kuberi, hanya


Jadilah teman dalam hidupku


Will you marry me?


Menua bersama


Menghabiskan sisa usia


hanya kepadamu ku percayakan cinta


Tulusku


Will you marry me*?

__ADS_1


( Donnie Sibarani : Will you marry me ? )


Setelah menyanyikan lagu itu, Dhaffin pun berjalan ke arah ku. Setelah berdiri tepat beberapa jengakal di hadapanku, Dhaffin pun berucap, "Aku bukanlah kontraktor perumahan. Aku bukanlah arsitek gedung - gedung tinggi. Aku juga bukan seseorang develover properti yang punya banyak rumah dan kios sewaan. Aku hanya lah seorang pembuat rumah kecil, sebuah rumah sederhana yang ada di dalamnya ada cinta kebahagiaan. Namun tanpa kehadiranmu, rasanya rumah kecil itu tak bermakna. Maukah kamu menjadi bagian dari rumah tangga kecil kita?"


Aku tak dapat berkata apa - apa selain rasa haru dengan kejutan yang diberikan oleh Dhaffin yang baru aku kenal dan dekat hampir setahun ini. Aku tak dapat menyembunyikan rasa bahagiaku seumur - umur belum ada laki - laki yang memperlakukan aku dengan spesial dan memberikan aku kejutan seperti ini.


Lama aku termenung dan mencerna kata demi kata yang keluar dari mulut Dhaffin. Lama kami terdiam dan hanya mata yang saling berpandangan satu sama lain, kemudian dia kembali melanjutkan kata - katanya, "Kesempurnaan dan keindahan cinta tidak terletak dari romantisnya, tetapi terletak saat kamu menerima lamaranku untuk menikah denganku!"


Lagi - lagi aku bungkam seribu bahasa mendengar kata - kata romantisnya. "Entah kenapa bibirku beku tak mampu berucap gombal tatkala aku ingin mengajakmu bersama mendayung biduk rumah tangga. Hanya sebuah kata sederhana yang bisa ku sampaikan, please marriage with me...."


Dia pun maju selangkah kedepan kemudian berlutut seraya mengeluarkan sesuatu dari dalam kantongnya kemudian berucap, "Cincin yang kutunjukkan ini dibuat dari sejuta peluh dan kerja kerasku. Kilau keindahannya tak akan bermakna tanpa ada jemari manis yang memakainya. Maukah engkau menjadi jemari manis itu?"


Tiba - tiba terdengar suara, "Terima ... terima ... terima...." spontan aku pun menoleh keasal datangnya suara disana sudah berdiri Bunda ku, Fhani sahabatku, Laras, Kevin, Ray dan satu wanita paruh baya, dengan balon warna warni di tangan mereka dengan tulisan merry me! Kemudian balon - balon itu diterbangkan keudara.



💖💖💖


Maaf lebay....silahkan tinggalkan jejak dengan cara :


✔ Like


✔ komen


✔ Vote


Terima kasih dan mampir di karya aku yang lain ya !


__ADS_1


__ADS_2