
Aku pun kaget dan sontak menoleh kebelakang.
"Kata nya tadi mau pesan makanan kenapa jadi bengong disini." tanya Fhani yang sudah berdiri dihadapan Ara.
Tiga detik berlalu.
"Hei Ara, apa kamu mendengar aku bicara." kata Fhani seraya menggoyang - goyang kan kelima jarinya.
"Ya, Fhani kamu ngomong apa barusan." kanya ku tergagap dan kembali kedunia nyata.
"Ara, kamu kenapa berdiri di sini. Katanya tadi mau pesan makanan dan minuman." tanya Fhani yang sudah melipat kedua tangan di dada.
Aku bingung mau bicara apa. Apakah Fhani akan percaya dengan apa yang akan aku katakan.
"Ya bengong lagi."
"Fhan, kita pulang aja yuk." ajak ku pada Fhani.
"Tapi kan Ra, kita belum makan dan minum." protes Fhani.
"Lain kali aja deh yuk kita pulang saja." ajak ku memaksa.
"Ya sudah tunggu, aku kemeja dulu buat ambil tas." kemudian Fhani berlalu pergi.
"Aku tunggu di mobil." kataku sebelum Fhani benar - benar jauh melangkah.
__ADS_1
Kini kami sudah di mobil, "Kamu kenapa sih Ra, kok jadi aneh begini." tanya Fhani tak mengerti.
"Tidak apa - apa." jawab Ku singkat.
Tidak ada percakapan di antara kami hingga tiba di tujuan. Sesaat kemudian kini aku sudah memasuki halaman rumah Fhani akupun segera menepikan mobilku.
"Ra, kamu tidak mau singgah dulu." ujar Fhani sesaat kemudian sebelum turun dari mobil Ara.
"Tidak usah deh mungkin lain kali aja. Aku capek dan gerah ingin segera mandi dan istirahat." ujarku seraya menatap wajah Fhani.
"Ya sudah kalau begitu, kamu hati - hati di jalan ngebut." pesan Fhani sebelum turun dari dalam mobil.
Kini Ara sudah melajukan mobilnya kejalan raya.
💖💖💖
Memang akan sulit bagiku untuk melupakanmu, namun biarkan waktu yang nanti akan mengurusnya.
💖💖💖
Tidak butuh waktu lama kini aku sudah tiba di rumahku.
"Assalamualaikum." salam ku seraya masuk kedalam dan langsung menuju lantai dua.
Aku pun segera masuk kedalam kamarku dan mendudukan tubuhku di sofa yang ada di dalam kamarku. Kejadian beberapa jam yang lalu kembali aku ingat, "Siapa dia." ucapku lirih sambil memijat keningku yang pusing tujuh keliling akibat mengingat pertemuan yang tak disengaja di cafe itu.
__ADS_1
************
"Ray kita mau kemana lagi ini." tanya Kevin memecah kebisuan yang ada di antara mereka berdua.
"Antar aku pulang." jawab Ray singkat.
Tidak butuh waktu lama kini mereka sudah tiba di halaman rumah Ray.
"Terima kasih, Vin sudah mau natar aku pulang." kata Ray seraya membuka pintu.
"Kamu tidak mampir dulu." tawar Ray ketika berada di luar dan menundukan badan nya.
"Tidak usah makasih Aku langsung pulang saja." jawab Kevin singkat.
Mobil Kevin pun perlahan - lahan meninggalkan halaman rumah Ray kemudian melaju di jalan Raya.
Gunakan waktu sebaik mungkin, jangan lewatkan kesempatan yang ada. Aku sedang menulis kisah hidupku melalui setiap momen yang aku lalui.
Waktu yang berlalu tak mungkin untuk kita lalui kembali. Kita cuma hanya bisa mengingat setiap kenangan yang tercipta di masa lalu. Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah untuk masa depan berikan yang terbaik untuk hari ini.
💖💖💖
Silahkan tinggalkan jejak like, vote, comment . Jangan lupa follow profil ku . Terima kasih.
💖💖💖
__ADS_1