
"Ya Allah jika dia memang jodoh yang telah engkau siap kan untuk ku, maka satukan lah kami serta memiliki keyakinan yang sama. Tapi jika dia bukan jodoh yang terbaik untuk ku, maka kuburlah rasa cinta ini dalam - dalam dan biarkan kami saling mencintai dan Menyayangi cukup di dalam do"a tanpa harus memiliki nya." Doa ku dalam hati kemudian berlalu pergi dan kembali kekelas.
Jam begitu cepat berlalu tak terasa kini bel pulang sekolah sudah berbunyi. Segera kurapikan peralatan sekolahku, kemudian satu persatu kumasukkan kedalam tasku lalu kemudian menutupnya dan segera kulangkahkan kaki ku menuju parkiran untuk segera mengambil mobilku. Tidak lama kemudian kini aku sudah berada di jalan raya dan memacu mobilku dengan kecepatan sedang. Kata - kata Syilla kembali terngiang - ngiang di ingatanku.
"Sekarang bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan?" ujarku bertanya pada diri sendiri sambil sesekali kuedarkan pandanganku keluar jendela mobil.
Di tempat lain di balkon kamar
Antony sedang memainkan biolanya.
Terimalah lagu ini dari orang biasa.
Tapi cinta ku padamu luar biasa.
Aku tak punya harta
Aku tak punya bunga
__ADS_1
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
tulus padamu .
"Anak mama kenapa sih seperti nya lagi galau. Kamu lagi berantem dengan Ara? Tanya mama tiba - tiba datang kebalkon kamar Antony. Seketika Antony menghentikan Aktivitas nya.
"Mama sejak kapan ada di kamar Antony?" tanya Antony seraya menatap mama nya yang kemudian duduk di kursi samping Antony.
"Bukan nya menjawab pertanyaan mama eh malah balik nanya." protes mama seraya mengerucutkan bibirnya.
"Mah....Antony mau bicara serius tapi mama jangan marah ya." kata Antony yang sudah menatap mama nya.
Antony pun berdiri dari duduk nya kemudian berdiri di pagar balkon kamarnya. Lalu menghembuskan nafas nya secara kasar.
"Mah...Sebelum nya Antony minta maaf." sambil menghadap ke arah mama nya.
Sang mama pun bingung dan mengerutkan kening nya lalu berdiri dan berjalan kearah anaknya.
__ADS_1
"Kamu mau bicara apa sih. Apa ini ada kaitan nya dengan Ara?"
"Iya mah... Antony sangat mencintai Ara sudah lama Antony memendam perasaan sama Ara. Antony yakin kalau Ara pun pasti memiliki rasa dengan Antoni hanya saja mungkin rasa kami harus di simpan dalam - dalam, lantaran perbedaan kayakinan mah?" kata Antony berapi - api dan mata berkaca - kaca.
"Lantas mama bisa bantu apa?"
"Mama tidak usah membantu apa - apa. Cukup mama menyetujui dan merestui hubungan ku dengan Ara dan." kata - kata Antony menggantung Kemudian memunggungi mama nya.
"Dan Apa Antony?" tanya mami Yoelitta dengan wajah tidak mengerti.
Hening sejenak
"Dan menyetujui jika Antony memiliki keyakinan seperti Ara." kata Antony ragu kemudian berkata walau pelan tapi masih jelas di telinga sang mami. Mama pun terkejut selama ini Ia belum pernah melihat sepatah ini anak nya. Mami Yoelitta pun berfikir, "Kamu yakin dengan keputusan mu? Ini bukan perkara main - main loh Antony. Kamu harus berfikir yang matang - matang sebelum bertindak. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari." nasehat mami nya.
💖💖💖
Silahkan tinggalkan jejak like, vote, comment dan jangan lupa beri bintang lima pada karya aku ya. And don"t forget follow my profil ..Makasih......
__ADS_1
💖💖💖