JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS . Bagian 44 . Siapakah wanita muda itu?


__ADS_3

"Mah, teman - teman Ray kekamar dulu ya Ray mau istirahat dulu." ujar Ray berpamitan kepada sang mama dan Kevin, Laras serta Kirana.


"Ya sudah kamu masuk gih kekamar, kamu kan baru sembuh harus banyak - banyak beristirahat biar cepat sembuh total." Laras menimpali.


"Ya sudah kalau begitu kami pulang dulu tante." ujar kevin seraya mendekat ke tante Inggit lalu meraih tangan tante Inggit dan mencium punggung tangan tante Inggit, di susul Kirana, dan Laras.


"Cepat sembuh ya Ray." ujar Kirana seraya berjalan ke arah Ray lalu menepuk - nepuk pundak Ray dengan senyum licik di wajahnya.


Mereka pun berlalu pergi. Ray kini sudah berada di kamarnya di lantai dua. Dia duduk di tepi tempat tidurnya, banyak pertanyaan - pertanyaan yang kini menari - nari di benaknya. Diapun meraih handphonnya yang ada di atas tempat tidur. Lalu mencari nomor handphon seseorang, setelah ketemu dia pun segera menghubungi nomor tersebut lewat pesan singkat.


"Tolong cari tau CCTV yang ada di parkiran kampus sekitar 7 hari yang lalu dan cari black box mobilku di kantor polisi, dalam jangka 2 hari aku sudah mau menerima kabar baik dari kamu. Mengerti?" ( 16.40 ). Begitulah kira - kira pesan singkatnya untuk seseorang.


💖💖💖


"Sial, kenapa sih dia harus selamat untuk yang kesekian kalinya." umpat Kirana dalam hati yang saat ini sudah berada di dalam kamarnya di lantai tiga.

__ADS_1


"Kayaknya aku perlu patner kerja nih biar usahaku tidak gagal melulu." gumam Kirana dalam hati. "Tapi siapa ya." seraya memegang dagunya dengan jari tangannya.


💖💖💖


Dua hari kemudian.


"Hallo, aku tunggu kamu di taman kota sekarang!" ujar orang disebrang sana. Selepas menerima telpon itu Ray pun bergeas ke taman kota. Tiga puluh menit kemudian kini Ray sudah berada di taman kota menemui orang yang menelpon di tiga puluh menit yang lalu. Di kursi taman kota nampak wanita muda seusia dengannya sedang melambai tangan ke arah Ray. Ray pun melangkahkan kakinya kearah wanita muda tersebut.


"Hallo bro apa kabar?" sapa wanita itu seraya menjabat tangan Ray.


"Jadi aku harus panggil kamu dengan nama apa? Apa kah aku harus panggil kamu Ray atau panggil kamu Antony?" tanya wanita itu lagi seraya menyunggingkan senyumnya manis di wajahnya.


Terus terang wanita muda itu sangat senang bisa berjumpa kembali dengan sahabatnya walau tidak terlalu mengenal siapa Antony atau Ray sebenarnya.


"Panggil aku Ray." ujar Ray.

__ADS_1


"Jadi informasi apa yang kamu dapatkan?" tanya Ray setelah mendudukan tubuhnya di kursi kayu yang masih kosong yang ada di hadapan wanita muda itu.


Wanita muda itu pun mengeluarkan laptop yang ada di dalam tasnya yang memang sengaja dibawanya dari rumah untuk memutar sebuah video memperlihatkan informasi apa yang sudah di dapatnya selama dua hari ini, lalu mengarahkan layarnya ke Ray untuk melihat sendiri siapa dalang dari kekacauan semua ini.


Diapun terkejut ketika tau siapa dalang dari semua ini dan mengepalkan tangannya dan memukulkannya kemeja.


"Sabar Ray, jangan kamu lampiaskan amarah mu sama meja yang tak tau apa - apa?" kata wanita muda itu.


"Dan satu lagi coba kamu telusuri apa sebenarnya yang terjadi dengan Ray dan dimana dia sekarang apakah dia masih hidup atau sudah meninggal?" perintah Ray kemudian.


💖💖💖


Silahkan tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote, komen dan jangan lupa rate 5 ya. follow profil aku ya. Terima kasih.


💖💖💖

__ADS_1


__ADS_2