JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS 3. Bagian 134.


__ADS_3

Hari ini aku hanya menghabiskan waktuku di rumah, bersih - bersih rumah, dan lain sebagainya. Hingga tak terasa waktu sore pun menjelang.


"Ting ... tong ... ting ... tong," bunyi bel.


Aku pun segera melangkahkan kakiku kearah pintu dan segera membuka pintu.


"Assalamualaikum ya zawjati alhabiba," ucap Antony ketika pintu sudah di buka.


"Waalaikumsalam hubby," ucapku seraya meraih punggung tangannya.


Sambil berjalan masuk ke ruang tengah, "Hari ini apa saja aktivitas mu di rumah?" tanya Antony seraya menautkan tangannya di lenganku. Aku pun menatap wajah nya seraya tersenyum, "Aku hanya di rumah tidak melakukan apa - apa?"


"Bagaimana kalau kamu sekarang mandi dan siap - siap, bukan kah nanti malam kita akan datang menghadiri launching perdana toko roti Kevin."


Sambil tetap menautkan tangan di lengan istri, "Kamu tidak usah menyiapkan makan malam. Kita makan malam di luar saja. Ok ya zawjati alhabiba."


"Tapi, setelah kita pulang dari acara pembukaan kan, baru kita pergi dinner?"


"Iya zawjati alhabiba."


"Ya sudah kalau begitu buruan sana mandi, baru kita siap - siap untuk pergi keacara Kevin."


"Tapi, aku ya yang menentukan tempat di mana kita akan makan malam?"

__ADS_1


"Ya ... ya ... aku ikut saja dengan ya hubby."


"Baiklah aku mandi terlebih dulu, atau mau kalau kita mandi berdua?" tanya Antony seraya menyunggingkan senyum jahilnya.


Aku pun melepaskan tautan tangan nya dan menaikkan satu jariku, "No ... no ... no ... ujung - ujung nya kita tidak akan mandi kalau begitu."


Antony pun menarikku masuk kedalam pelukannya hingga wajah kami sama - sama bertemu, "Ada apa dengan wajahmu ya zawjati alhabiba? Kenapa tiba - tiba wajah mu merah seperti kepiting rebus?" tanya Antony yang masih setia memeluk pinggang ku.


Secara refleks aku pun segera melepaskan tangan nya dan berbalik memunggunginya seraya memegangi kedua pipiku dengan tangan ku. Antony pun kembali memelukku dari belakang dan meletakkan kepalanya di atas bahuku. "Ya zawjati alhabiba, rindu ini kadang kadang tak bersahabat. Ada saja hal - hal yang membuat rindu ini jadi berat," ucap Antony seraya menciumi leherku dari balik jilbab ku dan kembali keposisi semula.


Deru nafasnya terdengar sangat seksi dan menggelitik hatiku serasa aku ingin berlari sejauh mungkin tatkala mendengar rayuan maut dari mulutnya yang sangat citra membahana.


"Aku hanya ingin bersamamu dalam dua waktu saja. Sekarang dan selamanya."


"Ya Allah ada apa dengan suamiku? Jangan bilang kalau dia sedang di rasuki hantu yang mati penasaran karena belum menemukan cinta sejatinya." ucap ku dalam hati.


" Maaf Hubby saya harus bicara apa?"


"Apa saja boleh, kita bebas bersuara."


"Sudah deh Hubby, sekarang lepaskan tangan mu, zawjatuk jamilatan warashiqa!"


ujarku mulai kesal dengan kelakuan Antony yang menurutku lebay......

__ADS_1


"Baiklah akan aku lepaskan tapi ada satu syarat!"


"Apa itu?"


"Datanglah malam ini kepadaku dan kiss me right now!"


Hening sejenak....


"Hmmm.... Zawjati alhabiba kenapa diam?"


"Hmmm... bagaimana kira - kira cara ku agar aku bisa menciummu? Sementara tangan mu masi melingkar di perutku?" ucapku protes.


Antony pun melepasnya, "Maaf ... maaf...."


Sekarang kami sudah saling memandang satu sama lain, "Ayo mana ciuman mu untukku?" tanya Antony yang rupanya sudah tidak sabar.


Aku pun mendekatkan wajah ku pada wajah nya dan menjinjit sedikit kakiku untuk mensejajarkan tinggiku dengannya, lalu di detik - detik terahir aku pun membenturkan jidatku dengan jidatnya lalu kemudian ambil langkah seribu. "Kabur...." 😂😂😂.


...❤❤❤...


...Terima kasih untuk yang sudah mampor memberikan like dan komentar, maaf tidak bisa membalas satu persatu komentar kalian. Bagi yang ingin promo silahkan di like dulu karya author baru tulis di kolom komentar nanti author balik berkunjung....


...Semangat mari saling mendukung dan terima kasih."...

__ADS_1


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


...❤❤❤...


__ADS_2