JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS 2 . Bagian 63 . Awal yang baru .


__ADS_3

Setelah pertemuan hajatan di malam itu baik dari keluarga Bunda Amira, Mami Yoelitta, dan Mama Inggit serta mama Kevin, mama Fhani, dan mama Laras, Kini keluarga itu menjadi lebih dekat.


*********


Selang beberapa hari kemudian. Mami Yoelitta dan Antony kini resmi berpindah keyakinan menjadi seorang mualaf di saksikan para kerabat, dan tetangga dan tak lupa mengundang keluarga Bunda Amira, Mama Inggit serta Mama Kelvin, Mama Fhani dan Mama Laras.


💖💖💖


"Sayang...maafkan bunda yang tidak pernah jujur sama kamu tentang semua ini, bunda tidak jujur karena bunda takut, bunda takut kamu bakal tinggalin bunda dan pergi mencari mama kandung kamu." ujar bunda Amira kini dengan terisak.


"Sudahlah bund, Ara tidak menyalahkan bunda, juga tidak menyalahkan siapa - siapa, Justru Ara senang karena bunda, sudah mau menjadi bunda Ara, merawat, menjaga, dan membesarkan Ara, hingga bisa seperti saat ini. Dan kita di pertemukan dalam satu ikatan yang unik." ujar Ara menenangkan sang bunda.


Bunda dengan mengerutkan keningnya, "Unik maksudnya?" tanya bunda tak mengerti.


"Iya bun, unik mana ada sih seorang ibu yang rela nitip anaknya mulai bayi hingga dewasa tidak di jemput - jemput kan orang tua begitu pasti orang tua yang unik." kini dengan tersenyum. Kemudian Ara berkara lagi, "Bagaimana pun caranya kita bertemu bunda tetaplah bunda Ara, bunda yang sudah membesarkan Ara dan Ara tidak akan pernah membenci mama Ajeng karena walau bagaimana pun juga mama Ajeng, adalah orang yang sudah melahirkan Ara, Ara tetap sayang sama bunda dan mama Ajeng." ujar Ara.


Mereka pun berpelukan. Kemudian Bunda Amira berucap, "Terima kasih sayang, kamu memang putri bunda yang paling baik, paling cantik dan paling segala - galanya." seraya mencubit kedua belah pipi putrinya itu.

__ADS_1


********


Di ruang keluarga


"Mami tidak pernah menyangka kalau ceritanya akan jadi seperti ini. Coba kamu jelaskan ke mami apa sebenarnya yang terjadi." ujar sang mami seraya menatap Antony yang sedang duduk di sofa di hadapannya.


"Antony tidak tahu mi, yang Antony tahu kalau saat itu Antony sedang Amnesia, Antony tidak ingat siapa diri Antony, siapa teman - teman Antony, yang Antony tahu, Antony tinggal bersama Mama Inggit dan mama Inggit sangat menyayangi Antony. " kenang Antony.


"Pasti pihak rumah sakit ini yang sudah melakukan kesalahan, ini tidak boleh di biarkan, ini harus di protes agar kejadian ini tidak terulang untuk yang kedua kalinya." ujar mami Yoelitta menyalahkan.


"Sudah lah mi, toh Antony tidak apa - apa, dan Antony kan sudah kembali jadi apa lagi yang harus mami proteskan." ujar Antony yang kini sudah pindah posisi manjadi duduk disamping mami nya. Mami Yoelitta tidak akan bisa berkutik jika sudah anaknya yang bicara.


"Nah begitu dong baru mami kesayangan Antony." ujar Antony seraya memeluk maminya.


Keluarga yang baik dimulai dengan cinta, di bangun dengan kasih sayang dan di pelihara dengan kesetiaan.


...................

__ADS_1


"Pagi, ma." sapa Ray ketika sudah berada di lantai bawah.


Sejenak acara bersih - bersih rumah yang di laukan mama Inggitpun berhenti dan menoleh keasal datangnya suara.


"Pagi sayang, wah sudah rapi aja nih anak mama, kalau boleh tau anak mama yang cakep ini mau pergi kemana sih?" sapa mama Inggit.


"Memangnya kalau di rumah tidak boleh cakep gitu mah?" ujar Ray.


"Ya nggak sih." ujar mama Inggit seraya melanjutkan aktifitasnya.


.............


"Bagaimanapun keadaan kita mau sedih, bahagian, waktu tidak pernah menunggu. Waktu tetap berjalan."


💖💖💖


Maaf bertele - tele .....

__ADS_1


Silahkan tinggalkan jejak dengan cara like, vote, koment dan jangan lupa rate lima jika suka dengan jalan ceritanya. Terima kasih.


💖💖💖


__ADS_2