
Kini Ray sudah berada di kampus dan sedang menongkrong di kantin bersama sahabatnya kevin. Sambil menikmati cemilan di sana.
"Pagi - pagi muka sudah murung aja?" tanya Kevin membuka pembicaraan di pagi ini sambil menikmati kopi yang dipesan di bu kantin barusan.
Diapun menoleh kekevin yang duduk disampingnya kemudian berkata, "Tadi malam aku dapat sms, sms nya aneh banget." ujar Ray seraya mengambil handphone nya yang ada di atas meja kemudian menyodorkan ke kevin untuk di baca. Kevin pun menerima kemudian membacanya lalu berucap.
"Wah..., lo harus hati - hati ini siapa tau ini sungguhan bukan boongan dan bisa jadi orang itu ada di sekitarmu." ujar kevin
mengingatkan sahabatnya itu dan menyodorkan kembali handphon Ray.
"Ngomong - ngomong Kirana dan Laras kemana ya, tumben nggak nongol - nongol kekantin?" tanya Kevin seraya mengedarkan pandangannya kesetiap penjuru ruangan kantin.
"Mungkin mereka ada dikelas." jawab Ray singkat.
💖💖💖
Waktu begitu cepat berlalu tak terasa jam kuliah Ray sudah berakhir dan siap untuk pulang.
"Setelah ini kamu mau kemana?" tanya Kevin setelah merapikan peralatannya dan memasukan kedalam tas.
__ADS_1
"Aku mau kesesuatu tempat." ujar Ray singkat.
"Mau di temani tidak?" ujar kevin tawar diri.
"Tidak usah, kamu pulang saja." tolak Ray halus.
Mereka pun berpisah di parkiran mobil.
Kini Kevin sudah masuk kedalam mobil dan siap melajukan mobilnya kejalan raya. Disusul Ray meninggalkan area kampus. Pelan - pelan mobilnya menuju jalan raya. Di sebrang jalan nampak sebuah mobil sedang memperhatikan Ray hingga mengikutinya diam - diam.
Mobil itu pun melaju dijalanan dengan kecepatan sedang. Ketika di pertigaan jalan raya Ray tiba - tiba ingin merem mobilnya tapi tidak bisa.
"Jangan - jangan rem blong lagi." Karena tidak ada pilihan, Ray pun bating stir dan menabrak tiang listrik yang ada di pembatas jalan raya.
Seketika itu orang - orang pun berdatangan untuk melihat dan menolong orang yang ada di dalam mobil. Seketika itu Ray kehilangan kesadaran akibat benturan keras dengan jidat memar dan mengeluarkan darah segar dari jidatnya.
"Astagfirullah, cepat panggil ambulance." kini warga sudah menelp ambulance.
__ADS_1
Sebagian warga ada yang bersimpati atas kecelakaan itu sebagian warga lainnya ada yang memanfaatkan moment ini untuk foto - foto lantas di upload ke media sosial.
Dari kejauhan tampak seseorang sedang tersenyum puas dan memuji hasil kerjanya sendiri hari ini. Kemudian berlalu pergi dari lokasi kejadian.
Laras yang kebetulan melintas dan melihat ada keramaian yang ada di jalan raya dia pun berhenti, "Sepertinya ada kecelakaan lalu lintas." gumam Laras dalam hati.
karena penasaran dia pun segera turun dan memastikan ada apa disana. Sesampainya disana dia pun terkejut saat tau korban yang kecelakaan itu ternyata Ray yang sudah tak sadarkan diri dengan posisi masih duduk di jok mobilnya.
"Pak tolong angkat kemobil saya saja, dia ini teman saya pak!" ujar kirana dengan nada khawatir ketika tahu kalau yang kecelakaan itu Ray. Wargapun mengangkat tubuh Ray sesuai yang Laras perintahkan dan segera memasukan kedalam mobil Laras dan di baringkan di jok belakang.
"Terima kasih bapak, ibu atas bantuannya." ujar kirana kemudian masuk kedalam mobilnya dan melaju di jalan raya menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi.
Tidak lama kemudian kini Laras sudah tiba di rumah sakit terdekat dan sudah memarkirkan mobilnya.
"Dok, sus tolong teman saya." ujar Laras seraya berlari kesana kemari untuk mencari dokter dan suster.
💖💖💖
Maaf kata - katanya bertele - tele. Silahkan tinggalkan jejak dengan cara like, vote dan komen serta jangan lupa beri bintang lima pada karya aku ya jika kalian anggap bagus. terima kasih.
__ADS_1
💖💖💖