JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS. Bagian 33. Bocah kembar


__ADS_3

"Iya, kembar kalian tidak tau itu." tanya dokter itu meyakinkan.


"Ya, dok saya tidak tau. Lalu Bagaimana korban kecelakaan itu maksudnya apa kah mereka selamat atau tidak?" jawab Ara dengan masih diliputi rasa penasarn.


Hening sejenak kemudian dokter itu pun menghembuskan nafas nya mengingat kejadian dua tahun lalu. Kemudian dokter itu berkata,


"Satu korban meninggal di perkirakan saat menuju rumah sakit sementara korban satunya koma dan melakukan perawatan selama dua tahun di Amerika. Itu lah informasi yang saya dapatkan dari sesama rekan dokter yang menanganinya di sana dan baru - baru ini keluarga itu kembali ke indonesia tapi pasien dalam keadaan amnesia. Tapi kamu tidak perlu khawatir pasien hanya mengalami amnesia sementara itu efek dari cidera kepala yang dialami pasien pada saat kecelakaan itu terjadi." kata dokter itu menjelaskan panjang lebar.


"Kalau boleh tau siapa nama pasien itu?"


"Jonathan Antony wijaya dan Rayyan Adhy wijaya." ujar dokter itu lagi.


"Jadi apa yang harus di lakukan dok, agar ingatannya pasien bisa kembali normal." kini Fhani yang menimpali.


"Baiklah akan saya jelaskan. Gejala amnesia itu ada 2:


Amnesia anterograde, Gangguan ini biasa nya bersifat sementara tetapi dapat juga permanen.


Amnesia retrograde. Pasien masuk dalam kategori pertama.


Untuk upaya penyembuhan bisa di tempuh dengan cara:


Terapi psikologi


Terapi kognitif


Terapi Hipnotis

__ADS_1


Nah, untuk kasus ini pasien lebih cocok pakai metode terapi kognitif. Selain terapi kognitif bisa juga dengan terapi okupasi, pemberian vitamin dan suplement dan perubahan gaya hidup, misalkan menghindari minuman - minuman alkohol." ujar dokter itu menjelaskan.


Ara dan Fhani hanya bisa ber Oh ria dan mangguk - mangguk kepala entah mangguk mengerti atau tidak.


"Lakukan saja dengan pelan - pelan." ujar dokter itu lagi.


"Oke dok, terimakasih atas waktu dan kesempatannya." ujar Ara kemudian.


"Iya sama - sama." jawab dokter itu ramah.


"Oh iya dok sampai lupa. Boleh tanya tidak dimana alamat pasien itu?" tanya Ara sebelum beranjak dari tempat duduknya.


"Privasi pasien harus tetap di jaga dan tidak boleh di bocorkan." kata dokter itu menekankan kata privasi.


"Ya sudah deh dok, kalau begitu. Terimakasih atas waktu nya. Selamat pagi." ujar Ara seraya berdiri dan menjabat tangan dokter itu. Disusul Fhani menjabat tangan dokter itu.


"Ara, apakah kamu baik - baik saja?" tanya Fhani seraya memegang pundakku.


"Hmmm."


"Walaupun aku tidak tau apa masalah mu dan masa lalumu, aku harap semua cepat berlalu seperti dalam lagu Biarlah semua berlalu pergi dan takkan kembali kini aku relakan.


Kini mereka sudah diparkiran.


"Sekarang kita mau kemana?" tanya Fhani.


"Kita pergi kekampus Biola." ujar Ara singkat.

__ADS_1


"Ngapain kita kesana?" tanya Fhani tak mengerti.


"Bukankan orang - orang yang kita temui kemarin memakai almamater Kampus Biola." jawab Ara.


"Ya terus? aku mah ogah apa lagi harus bertemu laki - laki songong seperti temannya itu." ujar Fhani seraya memonyongkan bibirnya.


"Maksud kamu si Kevin." tanya Ara tak mengerti.


"Yup, siapa lagi kalau bukan si kevin." seraya mendengus kesal.


"Awas jatuh cinta lo! cinta berawal dari benci - bencian loh ya." ujar Ara seraya menunjuk muka Fhani yang kini sudah merona merah.


"Apaan sih ya nggaklah bagaimana mungkin aku bisa suka sama manusia macam kevin." kilah Fhani.


"Ayo ngaku." ujar Ara seraya menunjuk wajah Fhani.


"Ngaku apaan sih." ujar Fhani kini dengan wajah memerah akibat menahan malu.


"Ayo ngaku."


"Sudah ayo pulang kamu mau disini jadi tukang parkir." seraya berlalu pergi.


💖💖💖


Silahkan tinggalkan jejak like, vote, komen dan beri bintang lima pada karya aku dan jangan lupa follow profil aku. Terima kasih.


( **Maaf kata - kata nya bertele - tele )

__ADS_1


💖💖💖💖


__ADS_2