
Kini Ara dan Fhani sudah kembali kemobil dan siap melajukan mobil nya dijalan raya.
"Ra, kita cari makan yuk! Aku haus dan lapar nih tadi pagi belum sarapan dari rumah." ujar Fhani seraya memegangi perutnya yang sudah keroncongan minta segera diisi.
"Kali ini kita makan di pedagang kaki lima, Saya mau makan sate sudah lama tidak makan sate." lanjutnya seraya membayangkan sate hangat dengan sambal di tambah es teh yang memang cuaca lagi panas di kala siang itu.
"Ya sudah kita cari yang dekat - dekat aja." ujar Fhani kemudian sesekali menatap keluar jendela berharap segera menemukan pedagang kaki lima.
"Kamu yakin mau makan di kaki lima." ujar Ara seraya menatap wajah sahabatnya itu.
"Yakin." jawab Fhani mantap seraya memainkan handphone nya sesekali melihat keluar jendela.
****
Kini Ray sudah menyelesaikan kuliahnya sekarang dia sudah berkemas - berkemas ingin segera pulang kerumah.
"Ray, setelah ini kamu mau kemana?" tanya Kirana yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Ray dari kursi belakang meja Ray.
Ray pun menoleh kebelakang, "Aku rencana mau langsung pulang, memang kenapa kamu tanya begitu?" tanya Ray seraya mengerutkan kening nya tanda tidak mengerti.
"Teman - teman kita cari makan dulu yuk sebelum pulang kerumah." tanya Kirana mengalihkan pertanyaan Ray seraya menatap sahabat - sahabat nya satu persatu.
"Kamu gimana Vin?" tanya Kirana ke kevin, yang di tanya pun menoleh kebelakang.
__ADS_1
"Ok."
Kamu Laras gimana tanya Kirana serya menoleh kesamping kirinya, "Aku juga Ok."
"Karena semua setuju mari kita pergi." ajak Kirana seraya berdiri dan menyambar tas nya yang sudah di letakkan di atas meja.
Mereka pun berjalan berdampingan dengan posisi Kirana berjalan di samping Ray dan kadang - kadang Kirana memegang tangan Ray tapi Ray selalu menepisnya. Sementara Laras dan Kevin berjalan berdampingan sesekali bersenda gurau.
"Walaupun aku tidak bisa memenangkan hati mu Ray, Tapi aku tetap bahagia masih bisa melihat mu tersenyum dan bernafas setelah insiden yang hampir merenggut nyawamu itu. Aku akan selalu menjaga mu diam - diam jika ada yang mencoba menyakitimu sekali itupun Kirana." ujar Laras membatin dalam hati seraya menatap punggung Ray dari kejauhan.
Kevin pun menoleh kesamping kanan nya tapi Laras tidak ada, Kemudian Kevin menoleh kebelakang, "Laras kamu ngapain di sana?" teriak Kevin ketika sadar jika Laras tidak ada disamping nya.
Kirana dan Ray pun ikut - ikutan berhenti dan menoleh kebelakang. yang di panggilpun segera melangkahkan kaki nya ke arah mereka bertiga.
"Mobil aku aja." ujar Ray setelah tiba di parkiran.
"Kevin, Kamu yang bawa mobil." titah Ray pada sahabat nya itu. Kevin hanya bisa menganggukan kepala nya tanda setuju.
Kini mereka sudah berada di dalam mobil. Dengan posisi Kirana duduk dibelakang bersama Ray, Sementara Laras duduk di depan, Kevin di balik kemudi. Sesaat kemudian mobil mereka pun melaju di jalan raya.
* * *
Kini mereka sudah menemukan penjual pedagang kaki lima. Mereka segera menepikan mobilnya. Lalu kemudian turun dan berjalan kearah ibu dan bapak pedagang kaki lima.
__ADS_1
"Permisi ibu. Apa sate nya masih ada?" tanya ku sopan seraya menyunggingkan senyum kepada ibu dan bapak itu.
"Masih ada neng mau pesan berapa." tanya ibu itu seraya berdiri dan menyunggingkan senyum pula.
"Pesan dua porsi bu." jawabku.
"Minum nya apa neng." tanya si bapak seraya berdiri dari duduk nya.
"Es teh dua gelas pak." jawabku.
Bapak itu pun kemudian berjalan ke arah belakang. Beberapa menit kemudian.
"Mau duduk di mana neng? Nih minumnya sudah jadi?" tanya bapak itu yang sudah selesai membuat minuman pesanan Ara.
Aku pun langsung masuk dan menuju salah satu meja yang ada disana, "Kita duduk di sini aja ya, Fhan."
"Iya terserah kamu, yang penting bisa makan." aku hanya nyengir mendengar penuturan dari Fhani.
💖💖💖
Silahkan tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote, comment dan follow profil aku. Makasih..... ( Maaf bertele - tele )
💖💖💖
__ADS_1