JATUH CINTA SENDIRIAN

JATUH CINTA SENDIRIAN
JCS. Bagian 37. Pelampiasan amarah


__ADS_3

Mamipun melangkah kan kakinya masuk kedalam ruang tunggu.


"Antony, Antony kamu dimana sayang?" sambil berjalan kesana kemari dan mengedarkan setiap pandangannya keseluruh isi ruangan itu.


"Mami hitung ya, satu, dua, tiga."


tiba - tiba ada yang memeluk betisnya. Mami pun menoleh kebawah.


"Anak pintar, ayo kita keluar kasihan kakakmu menunggu diluar sendirian."


Mereka pun keluar dari ruang tunggu dengan bergandengan tangan.


Selepas mami masuk kedalam seorang wanita muda datang menghampiri seorang anak yang duduk sendirian di kursi tunggu.


"Adek, mau ini?" tanya wanita muda seraya menyodorkan dua buah permen lolipop. Anak itu hanya menggangguk sebagai jawabannya.


Sambil mengedarkan pandangannya kesana kemari, "Kamu mau ikut dengan tante?" tanya tante muda itu kemudian. Ray hanya menjawab dengan anggukan kepala.


Wanita muda itu pun membawa Ray pergi dari sana dengan hanya bermodalkan pakaian yang ada di dalam tasnya yang sedari tadi menggantung di dalam tasnya yang ada di pundaknya.

__ADS_1


Sesampainya mami dan Antony diluar mereka pun langsung menuju kekursi panjang, kursi yang memang mereka duduki sedari tadi. Alangkah terkejutnya Dia ketika tiba disana tidak menemukan anak pertamanya itu.


"Lihat anak saya tidak yang duduk tadi sini kira - kira usia lima tahun?" tanya mami di setiap penumpang yang ada di sana.


Penumpang satu dan lainnya hanya bisa menjawab dengan gelengan sebagai jawaban mereka tidak tau. Mami pun terpuruk kelantai dan menangis sejadi - jadinya dengan memeluk Antony. Berita kehilangan anaknya sudah di sebar diberbagai media massa tapi tetap mengalami jalan buntu dan tidak mendapatkan titik terang akhirnya pencarian pun di hentikan. Sejak kejadian itu hidup sang mami hancur dan terpuruk tapi dia sadar kalau masih ada nyawa yang harus dia perjuangkan yaitu Antony.


💖💖💖💖


Tante Yoelitta dengan mata berkaca - kaca,


"Disitulah saat - saat terakhir tante melihat wajah anak tante dan sampai sekarang entah ada dimana. Apakah dia masih hidup atau tidak entahlah tante sendiri tidak tau. Karena ketika pencarian di hentikan tantepun tidak pernah lagi mencarinya." kini dengan air mata yang melaju turun dari kedua mata indahnya mengenang kejadian lima belas tahun yang lalu.


"Tidak apa - apa sayang." ujar tante Yoell sambil melepas pelukan.


"Permisi bu makan siang sudah tersedia di atas meja makan." panggilan art membawa mereka kedunia nyata.


"Mari kita makan dulu!" ujar tante Yoelitta mengajak para tamunya untuk makan siang, bersama seraya berdiri diiringi ketiga tamunya kemeja makan.


Sesampainya kemeja makan.

__ADS_1


"Ayo duduk!" ujar tanye Yoelitta mempersilahkan tamu - tamunya duduk.


Melihat kekhawatiran di wajah tamu- tamunya Tante Yoelitta pun berkata, "Jangan takut, semua makanan halal kan kamu tau sendiri kalau Art disini beragama muslim semua jadi tante yang mengalah." mereka pun masing - masing menarik kursi lalu kemudian duduk dan menikmati hidangan yang tersedia di atas meja dengan khidmat.


❤❤❤❤


Di menssion mewah dilantai tiga di dalam kamar seorang gadis muda sedang mengamuk sejadi - jadinya. Barang mewah dan mahal kini menjadi sasarannya. Bukan hanya itu bahkan kasur, seprei, selimut, dan bantal yang tidak tau apa - apa kini menjadi sasaran nya juga.


"Pang, pang, pang."( Bunyi barang berjatuhan dan sebagian pecah 😊😊😊 )


Sesekali suaranya terdengar seperti sedang memaki - maki seseorang dan menggerutuki dirinya sendiri. Disertai dengan suara tangisan dan berteriak layaknya orang yang sudah kehilangan akal sehat.


"Aku benci kamu sangat benci kamu." ujar Kirana seraya melemparkan pas bunga dan lain - lain ke tembok kamar. Setelah itu diapun jatuh dan terpuruk di lantai sambil sesekali menariki rambutnya.


Para pelayan hanya bisa bergidik ngeri mendengarnya dari luar kamar tanpa harus bisa menghentikan majikannya. Jika berani masuk kedalam kamar dalam keadaan mood majika seperti itu. sudah pasti dapat dijamin keluar dari kamar itu hanya akan meninggalkan nama. Mereka hanya bisa berpandangan dari pelayan satu kepelayan lainnya. Seperti kejadian - kejadian sebelum nya.


💖💖💖💖


Silhkan tinggalkan jejak dengan cara like, vote, comment dan beri bintang lima pada karya aku ya dan jangan lupa follow profilku. Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2