Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 10


__ADS_3

ditempat lain.


"Bagun juga lo,gimana tidurnya nyenyak?"


ucap Citra sambil memainkan pisau.


"hm hm mm m"


gumam nadda.


"Lo mau ngomong"


ucap Citra membuka bekapan nadda.


"g*l* lo salah gue apa? lepasin gue"


ucap nadda mencoba melepaskan tali ditangannya.


"Lo mau pulang?"


ucap citra.


"iya gue mau pulang lepasin gue,lagian gue gak punya urusan sama lo kenapa lo malah nyekap gue"


tanya nadda.


"karena lo sudah deket sama bagus,bagus itu cuma milik gue paham lo"


ucap Citra.


"gue sama bagus cuma teman sekelas gak lebih,kalau yang kemarin gue juga gak tahu karena gue pingsan"


ucap nadda menjelaskan.


"oke gue kasih lo kesempatan,kalau gue lihat lo deket sama bagus lo tahu akibatnya.sya lepasin dan anterin dia pulang"


ucap Citra menyuruh temannya.


"what nganterin dia ta.."


ucap teman Citra tapi dipotong sama Citra.


"Lo mau bantah gue"


ucap marah Citra.


"oke ayo bangun"

__ADS_1


ucap teman Citra membawa nadda pergi untuk mengantarnya pulang.


"makasih"


ucap nadda.


"hmmm"


gumam teman Citra.


dirumah nadda sudah ada iza,ani dan Adelia yang menenangkan Mama nadda,mereka kaget melihat nadda pulang dalam keadaan baju kotor dan basah.


"sayang kamu gak papa? kamu kemana aja hiks hiks Mama kawatir"


ucap Mama nadda menangis memeluk nadda.


"syukurlah lo gak papa kita kawatir sudah malam tapi lo belum pulang"


ucap kawatir iza yang hampir menangis.


"Lo dari mana aja sih,baju lo kotor sama bau gini"


tanya Ani yang melihat keadaan nadda.


"gue akan cerita tapi gue bersih-bersih dulu oke"


skip..


"begitu ceritanya"


ucap nadda setelah menceritakan apa yang ia alami.


"g*l* tuh anak berani-beraninya,lagian lo sama bagus gak ada hubungan apa-apa kan?"


ucap Ani setelah mendengar cerita nadda.


"gue sama dia cuman temen sekelas gak lebih cuman Citranya aja yang lebay"


gerutu nadda.


"ya sudah,yang penting lo gak papa dan jangan deket-deket sama bagus kita pulang dulu pamitin samaTante assalamualaikum"


ucap iza mewakili Ani dan Adelia.


"wa'alaikumsalam"


ucap nadda.

__ADS_1


keesokan harinya.


"sayang kamu yakin mau berangkat?"


ucap Mama nadda yang masih kawatir dengan nadda.


"iya ma,soalnya aku gak mau ketinggalan pelajaran.jadi aku berangkat lagian kejadian kemarin gak akan terjadi lagi"


ucap nadda menenangkan mamanya.


dikelas.


"naddaaa"


teriak Sarah berlari mengejar nadda.


"Sarah berisik banget sih teriak-teriak emang ini hutan?"


gerutu nadda.


"sorry lo kemarin gak masuk kenapa?"


tanya Sarah yang kehilangan salah satu sahabatnya.


"gue kemarin masih gak enak badan jadi gue gak berangkat,emang kemarin ada kejadian apa?"


ucap nadda berjalan menuju kelas.


"gak ada yang menarik"


ucap Sarah tak berminat bercerita.


"maksud lo?"


tanya nadda yang penasaran apa yang terjadi kemarin.


"itu...si kakak kelas yang lebay bikin bagus ngamuk"


ucap lirih sarah sambil menengok kanan kiri.


"ouh kak Citra,ngapain lagi tuh anak?"


ucap nadda menurunkan emosinya.


"biasa bawa makanan terus gangguin bagus,ya alhasil bagus ngamuk dan pergi gitu aja.gue heran kenapa tuh anak gak ada kapoknya dari bagus kelas satu sampai kelas dua g*l* tuh anak cinta buta"


ucap Sarah menggelengkan kepala.

__ADS_1


__ADS_2