
seorang perempuan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi untung saja jalan masih senggang jadi tidak ada hambatan,dibelakang ada mobil yang mengejarnya dengan kecepatan penuh.
sang perempuan sampai terlebih dahulu di sebuah restoran,ia tidak menyangka kalau ada seorang perempuan dengan baju kurang bahan menghadangnya.
plak.
"j***** nggak tahu diri pergi dari kehidupan tunanganku! jangan ganggu dia!"
teriak perempuan kurang bahan itu menampar perempuan yang batu datang.
"akhh maaf saya tidak mengenal Anda lebih baik Anda pergi"
ucap dingin perempuan yang baru masuk restoran,ia pergi meninggalkan perempuan kurang bahan tadi.
"b****** hey gue lagi ngomong sama lo"
teriak perempuan kurang bahan yang tidak terima diacuhkan.ia pun pergi namun sebelum pergi ia melihat mobil yang ia kenal.
Fadil yang melihat sosok perempuan kurang bahan terus berjalan tanpa menghiraukannya,peremouan itu pun terus berteriak dan mengejar Fadil.
"Niki berhenti! jangan ikuti gue"
ucap dingin Fadil mengusir perempuan kurang bahan bernama Niki.
Niki yang kesal dengan Fadil pun pergi dengan berbagai macam umpatan yang dituju ke nadda,sosok perempuan biasa yang membuat ia tidak bisa bersama Fadil 'awas kau nadda gue nggak akan melepaskan fadil' pikir Niki.
__ADS_1
Fadil yang membuka pintu membuat nadda kaget,ia pun berteriak ke Fadil dan mengomel namun Fadil hanya diam duduk didepan nadda.
**
tiga orang sedang berdiskusi tentang sahabat mereka,pagi-pagi Ani yang masih ngantuk disiram oleh Adelia karena Ani susah dibangunkan.
Ani yang masih ngedumel membuat iza tertawa melihat kelakuan sahabatnya tidak lupa ia memakan cemilan,adel meminta maaf ke Ani karena membangunkannya dengan menyiramnya.
mereka sedang membicarakan nadda dan Fadil,ani bahkan mencari tahu tentang Fadil ia dan yang lain sudah melihat berkas yang dibawa Aris.
"menurut kalian apa Fadil suka sama nadda"
tanya iza ke sahabatnya.
asumsi Adel menebak tapi ia tidak yakin dengan apa yang dipikirnya.
"kita lihat saja kelanjutannya bagaimana"
ucap santai Ani sambil makan,namun setelah Ani berpikir lagi ia teringat seseorang yang suatu saat akan datang kembali.kenapa aku melupakan dia' ucap bathin Ani.
sedangkan kedua sahabatnya mungkin melupakan sosok itu,sosok yang suatu saat hadir di kehidupan nadda.
**
"hey lo nggak ke rumah sakit apa? kasian pasien lo terlantar nanti kenapa-kenapa lagi"
__ADS_1
ucap nadda mencoba mengusir Fadil namun s**** ini tidak bergerak sedikit pun.
"masih banyak dokter dan pasien saya tidak mungkin terlantar,apa makanan kesukaanmu"
ucap Fadil dengan santai menjawab,ia mencoba mendekati nadda meski sulit tapi ia belum menyerah.
"gue makan segala kecuali yang nggak boleh dimakan"
ucap nadda tanpa berpikir macam-macam.
setelah mendengar ucapan nadda Fadil keluar dari ruangan nadda,nadda yang melihat pun merasa aneh dan tidak memperdulikannya malah ia lanjut bekerja.
cklek.
Fadil masuk membawa makanan banyak ia menyingkirkan buku-buku dimeja nadda,ia meletakkan satu piring dan satu gelas minuman untuk nadda.ia menyuruh nadda untuk makan dan kalau nadda tidak mau maka ia akan menyuapinya.
nadda yang mendengar itu pun langsung melahap makanannya seolah ia tidak makan berhari-hari bahkan sampai belepotan,usapan di bibirnya membuat nadda menegang ia melihat tangan Fadil membersihkan bibir nadda.
"kalau makan itu hati-hati lagian tidak ada yang minta"
ucap Fadil tersenyum dengan kelakuan nadda yang menurutnya menggemaskan.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1