Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 151


__ADS_3

"nadd menurutku kamu bicara dulu sama seokjin oppa,jangan gegabah mengambil keputusan sendiri sekarang kamu sudah menikah hargai suami kamu"


Mila mengingatkan agar nadda tidak salah mengambil keputusan setelah bertemu seseorang.


egois itulah yang ada dipikiran Mila dan Myung soo mereka tidak bisa berbuat apapun kecuali satu hal itu.


nadda hanya diam mendengar ucapan Mila 'apa yang diucapkan Mila memang benar tapi sayangnya aku keras kepala,maaf' ucap nadda dalam hati.


***


setelah beberapa hari nadda sudah mantap mengambil keputusan,jika Mila dan Myung Soo tahu mereka pasti akan marah.


nadda sedang mengepak baju-baju yang akan ia bawa kedalam koper,ia juga sudah menghubungi Bryan untuk menemaninya.


ia merasa bersalah saat harus berbohong kepada oemma,appa dan oenni berhubung oppa Jung sedang ada tugas diluar negeri.


tok..


tok..


tok..


"masuk"


"non tuan bryan sudah ada diruang tamu"

__ADS_1


ucap bibi memberitahu nadda kalau bryan sudah datang.


"terima kasih bi,nanti saya keluar"


jawab nadda melanjutkan pekerjaannya sebelum keluar kamar.


'maafkan aku oppa karena aku harus melakukan ini dan oemma,appa,oenni dan Jung oppa maaf karena aku berbohong ke kalian semua'


ucap bathin nadda bergetar menangis.


cklek.


"oenni aku pergi dulu maaf kalau mendadak dan sampaikan pamitku ke oemma dan appa"


ucap nadda memeluk erat sambil berucap 'maaf' dalam lirih.


ucap ahran dengan tatapan dan perasaan aneh 'kuharap kamu akan kembali,jika pergi pasti ada alasannya meski kamu tidak berucap tapi matamu lah yang berucap.


mobil melaju dengan pelan meninggalkan rumah mewah,bryan menoleh ke nadda yang terdiam meneteskan air mata.


dalam hati Bryan ingin bertanya kenapa dia ingin pulang padahal tidak ada yang terjadi kecuali tentang tiga sahabatnya.


Bryan hanya mengantar nadda sampai bandara dan yang ia tahu bahwa nadda akan pulang ke Indonesia.


setelah Bryan pergi nadda merobek tiket pesawat Korea-Indonesia lalu ia mengambil tiket pesawat Korea-arab Saudi,nadda ingin menenangkan hati dan pikirannya dengan pergi ke Mekkah.

__ADS_1


tidak ada yang tahu ia akan pergi kemana kecuali jika mereka membaca novel yang tulis dan sengaja ia tinggalkan diatas meja rias.


****


satu minggu sudah Mila tidak bertemu nadda,ia mengajak Myung Soo ke rumah seokjin untuk melihat keadaan sahabatnya.


"mil kenapa kita ke rumah nadda? bukannya kamu telpon saja dia"


ucap Myung Soo yang bingung dengan jalan pikir sahabatnya yang terkadang membuatnya pusing.


"entahlah perasaanku tidak enak takutnya terjadi sesuatu"


Mila mencoba untuk berpikir positif tentang meski dihati berkata tidak.


Mila menghentikan mobilnya setelah sampai dirumah nadda atau lebih tepatnya seokjin,mila membunyikan bel lalu keluarlah ahran oenni yang kebetulan sedang dirumah.


ahran menyuruh mila dan Myung Soo masuk namun ditolak Mila secara halus dengan alasan sedang ada kerjaan,myung Soo yang mendengar perkataan Mila menyengitkan dahi 'kerjaan! orang mereka sedang istirahat,mila kenapa lagi'.


ahran yang mendengar hal itu pun bertanya ada apa mereka kesini',mila berucap kenapa nadda tidak pernah lagi ke restoran dan ahran bilang kalau nadda sedang pulang ke Indonesia.


Mila berpamitan ke ahran didalam mobil Mila mencoba mengubungi nadda namun tidak tersambung lalu ia mencoba mengubungi iza,adelia dan Ani.tapi,mereka bilang kalau nadda tidak ada di Indonesia.


"nadd kamu kemana?"


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2