Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 72


__ADS_3

seorang wanita yang masih disibukkan dengan pekerjaannya dikagetkan dengan suara pintu terbuka.


brukk.


"Myung Soo apa kau sudah gila hah! bagaimana kalau pintunya rusak kamu mau mengganti"


teriak Mila mengelus dada karena kaget,ini anak kalau nggak kenal sudah aku lempar' pikir Mila.


"ada berita"


ucap Myung Soo.


"berita apa?"


ucap acuh Mila melanjutkan perjalanannya tanpa memperdulikan Myung Soo.


"ini tentang nadda"


ucap Myung Soo membuat Mila terdiam dan melihat Myung Soo dengan serius.


"kata temanku dia melihat nadda nonton konser BTS tapi,dia menggunakan kursi roda dan dia sepertinya hilang ingatan"


ucap Myung Soo memberitahu Mila informasi yang ia dapat dari temannya.


Mila hanya terdiam mendengar informasi dari Myung Soo,ia juga menyuruh Myung Soo untuk keluar.


Ani dan keluarganya tidak dapat menemukan dia dan sekarang tiba-tiba muncul,apa benar ada seseorang yang menyembunyikan dia? tapi,apa motifnya ' pikir Mila.

__ADS_1


dengan segera ia menghubungi Ani atau iza tapi tidak ada yang bisa,ia pun menghubungi Adel namun sama opsi terakhir ia mengirim lewat email untuk Ani.


**


nadda yang baru terbangun menyengitkan dahi ketika melihat ruangan yang berbeda,apa dia pindah kamar' pikirnya.


pintu terbuka menampakkan sosok yang selama ini selalu ada untuknya atau orang yang menyembunyikannya,dia berjalan membawa makanan untuknya.


ketika ia bertanya kenapa kamarnya berbeda bagus tidak menjawab dia malah menyuap makanan,setelah habis dia langsung pergi tanpa memberitahu nadda.


ingin sekali nadda pergi namun sekuat ia berusaha kakinya masih kaku tidak bisa berjalan,ia berpikir kalau ia bukan dikorea lagi dan ia harus bersabar untuk mendapatkan informasi itu.


satu minggu ia disini disuatu negara yang ia tidak tahu,dokter yang biasa menanganinya bukanlah dokter yang biasa menanganinya.kakinya perlahan mulai membaik meski belum bisa berdiri.


setiap hari ia menunggu Ipul atau Fandi namun seminggu ia disini,mereka tidak menemuinya padahal ia ingin tahu dimana ia berada dan hanya mereka yang bisa membantu ia untuk pergi dari sini.


"kamu belum tidur"


tanya bagus masuk ke kamarnya ia duyk dipinggir kasur.


"aku belum ngantuk lalu kenapa kamu kesini ada apa?"


ucap nadda memandang bagus yang sedang tersenyum sungguh ia tidak tahu apa arti dari senyuman itu,justru ia merasa firasat yang tidak baik.


"nggak kenapa-kenapa besok kamu bangun pagi,ada kejutan untuk kamu lebih kamu tidur sekarang"


ucap bagus mengelus rambut nadda,ia pergi keluar dengan senyuman.

__ADS_1


keesokan harinya nadda sudah dibangunkan pagi-pagi ia dimandikan dan didandani layaknya pengantin namun dengan gaun yang lebih simpel,ia bertanya ke pelayan ada acara apa namun tidak ada yang menjawab.


lalu ia didorong keluar ruangan yang dihiasi dengan bunga dimana-mana layaknya dekorasi acara ulang tahun atau tunangan.


deg.


deg.


deg.


hati nadda berdetak kencang hari ini bukanlah hari jadinya jadi ada acara apa hari ini,diruangan banyak makanan menggiurkan namun tidak dengan nadda.justru ia takut akan terjadi sesuatu yang tidak ia inginkan.


puk.


tepukan dipundak menyadarinya dari lambannya,seseorang yang selama ini ia cari ada didepannya dengan senyuman manis.


"hei kau ini sudah cantik jadi tersenyumlah malu sama gaunmu yang indah itu"


ucap Ipul menggoda nadda yang sedang banyak pikiran,ia berusaha untuk mencairkan suasana.


"kita ada dimana?"


tanya balik nadda memandang datar ke Ipul menuntut jawaban,ipul yang kaget dengan ekspresi nadda pun terdiam ia tidak tahu harus bilang apa ke wanita didepannya.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2