Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 67


__ADS_3

meski mereka sudah tahu bahwa yang menyembunyikan nadda adalah bagus,namun sampai saat ini mereka belum tahu dimana bagus menyembunyikan nadda.


Axel yang baru tahu kalau orang yang membawa nadda pergi dari rumah sakit adalah bagus teman sekolahnya dulu pun masih ikut mencari,sepertinya bagus bukan orang biasa lalu siapa dia kenapa aku tidak pernah mendengar namanya atau dia memiliki nama lain' pikirnya.


"bagaimana apa kau sudah mendapatkan yang aku minta"


tanya Axel ke seseorang.


"maaf tuan sepertinya bagus ini bukan orang biasa,kami sudah mencari kemana-mana tapi tidak ada informasi satu pun tentangnya,sepertinya dia sengaja menutup semua informasi atau mungkin dia sudah tahu kalau banyak yang mencarinya"


ucap seseorang bertopi.


"maksudnya?"


tanya Axel yang tidak paham.


"maksud saya banyak yang mencari informasi tentang bagus,bahkan dari luar negeri ada yang mencarinya tapi saya tidak tahu siapa dia"


ucap orang bertopi memberitahukan informasi.


'apa yang dia juga mencari nadda? apa hubungan mereka?' ucap bathin Axel.


"kau boleh pergi,lanjutkan pencariannya"

__ADS_1


ucap Axel menyuruh dia pergi.


**


tidak terasa semua berlalu seorang laki-laki menatap langit membayangkan wajah yang ia rindukan,sudah lama mereka tidak bertemu sampai saat ini hatinya masih menunggu.meski wanita itu pernah bilang berhenti untuk mencintainya tapi ia belum mampu.


ia terus berdoa berharap suatu saat nanti ada keajaiban hingga mereka bisa bertemu kembali dengan hati yang sama namun tempat yang berbeda,iya yakin tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Tuhan sudah memutuskan maka semua bisa terjadi.


dengan keyakinan ia terus berharap,tersenyum menjalani kehidupan ini karena ia yakin Tuhan selalu bersamanya.


pergi bukan berarti meninggalkan tapi ia hanya berkelana sampai dia kembali ke tempatnya.


**


bahkan dulu pun ia tidak begitu mengenalnya,ia hanya mengenal seperti teman yang lainnya.kalau sekarang dia sudah berubah kemungkinan besar dia bukan orang yang mudah untuk aku taklukan.


"apa hobimu melamun? kau tidak ingin pergi kemana atau kau ingin jalan-jalan"


ucap seseorang disampingnya.


"memang lo mau bawa gue kemana? apa bagus mengijinkan gue pergi"


tanya nadda ke seseorang disampingnya.

__ADS_1


"boleh,kalau gue yang bawa lo pergi"


ucap seseorang dengan penuh keyakinan.


"pul apa gue boleh tanya sesuatu?"


ucap nadda hati-hati bertanya ke Ipul orang yang mengajaknya pergi.


"kalau gue bisa jawab maka akan gue jawab begitu pun sebaliknya"


ucap Ipul dengan tenang,meski didalam hatinya ia was-was karena ia tahu apa yang akan ditanyakan nadda.


"oke kalau begitu gue ingin pergi ke mall gue bosen makanannya itu melulu,gue pengin makan pizza atau apalah begitu"


ucap nadda seperti anak kecil yang terkurung didalam rumah.


"oke kita ke mall,tapi sepertinya lo harus ganti baju.gue panggil pelayan dulu"


ucap Ipul tersenyum mendengar ocehan nadda seperti anak kecil,ia kaget mendengar nadda berucap seperti itu.karena yang ia tahu nadda adalah sosok yang dewasa bahkan dulu ketika SMP dia kalem tidak seperti ini.hidup memang berubah.


setelah nadda mengganti baju ia pun pergi ke mall dengan Ipul,orang yang ia kira sedikit rada-rada ternyata setelah sekian lama tidak bertemu dia berubah.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2