
tiga hari nadda tertidur ahran setiap hari setia merawatnya dengan baik,sampai min Jun menangis melihat imonya tidak bangun-bangun,ia terus memegang lengan nadda untuk membangunkan.
ahran memberitahu min Jun kalau imonya sedang sakit 'jadi doakan nadda imo agar cepat sembuh',bukan hanya mereka yang sedih dua orang wanita berdiri didekat pintu menitikkan air mata.
Mila dan Myung Soo mendapat alamat dari pesan yang dikirim seokjin ke ponsel Bryan dan mila yang melihat itu pun langsung menghapus setelah mengirim pesan ke nomernya.
disini lah mereka bergantian dengan ahran merawat nadda,mila sangat gelisah ketika melihat nama panggilan di ponsel nadda.
🎶📲 Ani.
dengan keraguan ia menjawab panggilan dari ani (sahabat nadda) berusaha tenang mencari kebohongan bukan mereka ingin menutupi tapi mereka tidak ingin ada masalah.
'maafkan aku Tuhan'
ucap dalam hati Mila.
**
Bryan melamun di kelas memikirkan nadda semalam ia bermimpi bertemu nadda di taman yang indah bahkan dirinya tidak ingin pulang.
terdapat banyak bunga bermekaran yang menjadi perhatian Bryan adalah bunga ditangan nadda,bunga itu bercahaya ia tidak dapat melihat bunga apa.saat dia meminta tapi nadda mengatakan bahwa bunga itu adalah miliknya.
sebelum Bryan bangun nadda berkata jika dia ingin bunga edelweis,dalam hati ia bertanya sejak kapan sang kakak menyukai bunga apalagi bunga edelweis.
puk.
"Bryan,hari kau tidak fokus ada apa?"
tanya Jared teman kuliah Bryan yang berasal dari Amerika.
"aku kepikiran kakakku semalam aku bermimpi dia meminta ku membawakan bunga edelweis"
__ADS_1
ucap lemah Bryan tidak bertenaga firasatnya tidak enak 'ya Allah kuharap kak nadda tidak apa-apa'.
"memang dia sedang sakit minta bunga? bukannya kamu satu rumah sama dia"
Jared memandang Bryan aneh,setahu dia Bryan serumah dengan sang kakak lalu kenapa seperti lama tidak bertemu.
Bryan menggelengkan kepala saat Jared berkata ia serumah dengannya.
"dia dirumah kakak ipar,sebenenya dia sudah menikah namun karena suatu hal dia tinggal bersamaku"
"ya sudah kau kesana jangan lupa bawa bunga edelweis,aku pulang dulu hati-hati dijalan kalau ada apa-apa kau bisa hubungi aku atau yang lain"
Jared menepuk pundak Bryan memberikan semangat untuk sahabatnya.
Bryan menghubungi seokjin untuk meminta alamat rumahnya.
"sepertinya dia sedang sibuk lebih baik aku kirim pesan saja"
📨me
Hyung kirim alamat rumahmu.
^^^📩seokjin.^^^
^^^bukannya aku sudah mengirimnya kemarin?^^^
^^^kau tidak menerimanya?^^^
^^^tapi di ponsel ku sudah terkirim kemarin malam.^^^
📨me
__ADS_1
tapi di ponsel ku tidak ada Hyung.
^^^📩seokjin^^^
^^^baiklah,besok sore kamu ke kantor agensiku kita kesana bersama.^^^
📨me
baiklah Hyung.
Bryan tak sengaja bertemu dua wanita dihidupnya siapa lagi kalau bukan Mila dan Myung Soo,mereka ngapain disini bukannya direstoran.
"noena kalian ngapain disini?"
tanya Bryan didepan mereka berdua,dengan mata saling melirik mereka mencari kata-kata untuk dijawab.
"ekhem ini kan tempat umum jadi siapapun bisa kesini lalu kamu sendiri kenapa disini?"
setelah menyusun kata Myung Soo mewakili Mila untuk berbicara.
sial kenapa jadi gue yang kepojok kan seharusnya mereka.
"aku mau beli bunga maksudku aku nganterin teman beli bunga,terus restoran bagaimana?"
dengan gelagapan Mila menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"itu..hmm ada pegawai lagian kita cuman sebentar,sampai ketemu dirumah"
Mila dan Myung Soo menghela napas lega karena Bryan tidak melihat apa yang mereka bawa.
terima kasih sudah baca.
__ADS_1
jangan lupa like and koment.