Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 75


__ADS_3

"Fandi gue nggak merencanakan apapun!"


seru Ipul yang kesal karena dituduh yang tidak-tidak.


"Lo tidak berencana untuk membantu nadda untuk pergi dari bagus?"


ucap Fandi menatap tajam ke Ipul yang terdiam mendengar ucapan Fandi.


"kalau kau diam berarti iya,gue tahu nadda belum mencintai bagus dan dia mencintai orang lain.."


ucap Fandi yang dipotong dengan teriakan Ipul membuat semua orang menatap ke arah mereka,fandi yang malu pun membungkukkan badan untuk meminta maaf.


"jangan bilang"


teriak Ipul tertahan dan dipaksa untuk meminta maaf.


"diam nggak usah teriak,maksud lo apa? apa lo tahu siapa orangnya?"


tanya fandi menatap Ipul curiga namun hanya gelengan yang ia dapat.

__ADS_1


Fandi yang masih curiga terus mengawasi gerak-gerik ipul,ia tahu kalau sebenarnya Ipul menyembunyikan sesuatu darinya namun ia tidak bisa memaksanya.


seorang wanita duduk dengan air mata mengalir ia menyalahkan dirinya sendiri,orang yang ia cintai tidak pernah mencintainya bahkan ia tega memasukkannya ke pesakitan.


orang yang ia kira akan melindungi justru acuh,sakit dan sesak didalam dada ketika mendengar ucapannya 'harusnya gue nggak pernah mengenal lo,kalau sampai ada apa-apa dengannya hidup lo nggak akan mudah'.


aku tidak menyadari kalau sedari awal dia hanya menganggaku sebagai s***** bukan bunga yang selalu ia inginkan,tapi aku selalu meninggikan diriku hingga terjatuh keegoisan dan kehancuran.


**


jari-jari tangannya bergerak kelopak matanya berusaha untuk membuka melihat sekeliling,ia terpaku dengan sosok yang ia lihat 'apa ini mimpi' ucap bathinnya.


tanya seorang parubaya yang menyebutnya Mama.


dengan lirih ia meminta minum dan membantunya minum,seorang laki-laki parubaya disampingnya tersenyum lalu keluar untuk memanggil dokter.


dokter berkata ia tidak apa-apa hanya saja benturan di kepalanya berakibat ia mengalami gagar otak apalagi ia pernah mendapatkan benturan sebelum ini,kemungkinan ia akan sering mengalami sakit kepala dan ia harus sering mengecek keadaannya.


mendengar penuturan dokter semua orang yang berada disana,menatap ia sedih namun ia tersenyum berusaha untuk menenangkan mereka kalau ia baik-baik saja.

__ADS_1


sebenarnya ia masih bingung kenapa ia tiba-tiba sudah bersama mereka,kemana bagus dan yang lain 'apa bagus yang menyerahkan ia ke keluarganya?' pikir nadda.


"apa yang lo pikirkan? jangan terlalu berpikir,nanti juga lo akan tahu"


ucap Ani mengelus rambut nadda yang melamun,ia tahu nadda pasti bertanya kenapa tiba-tiba ia bisa berada disini? tapi biarlah nanti dia juga akan tahu.


" coba lihat gue bawa buah-buahan,ayo makan biar lo sehat kasian penggemar lo nungguin tulisan lo"


ucap iza dengan ceria menyuapi nadda,ia bahagia bisa bertemu lagi dengan sahabatnya meski butuh perjuangan panjang tapi semuanya tidak sia-sia.


nadda bahagia bisa berkumpul lagi dengan orang-orang yang ia sayang,tapi.masih ada kejanggalan yang ia rasa dan ia akan mencaritahu sendiri.


karena ia tahu kalau ia bertanya ke semua orang pasti mereka akan mengalihkan topik,seperti ketika aku bertanya ke Adelia namun ia malah menjawab kalau Mila dan Myung Soo merindukanku.


dan ketika aku bertanya ke Aris yang datang dengan kekasihnya pun malah membahas masalah kantor,sepertinya mereka benar-benar ingin menutupinya dariku.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2