Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 139


__ADS_3

seorang laki-laki bermasker dan berpakaian serba hitam memasuki restoran,ia bertanya apa bisa bertemu dengan manager? pegawai yang bertugas sebagai kasir memicingkan mata curiga kalau laki-laki didepannya adalah penjahat.


taehyung merinding memandang pegawai yang curiga 'ekhem saya bukan orang jahat dan kenal sama nadda' ucap taehyung menjelaskan,pegawai tersebut pun pergi ke ruangan untuk memanggil nadda.


didalam nadda kebingungan siapa yang ingin bertemu dengannya 'bukannya seokjin oppa sudah tadi siang tidak mungkin kan dia jemput aku',dengan kebingungan nadda menyuruh pegawainya agar orang tersebut untuk masuk.


cklek.


"annyeong,nadd kamu sedang sibuk?"


ucap taehyung membuka maskernya lalu ia duduk didepan nadda yang kaget melihat kedatangannya.


"taehyung-si kenapa ke sini? bukannya kamu sedang sibuk"


ujar nadda tersentak melihat seorang taehyung ada didepannya 'ini anak ngapain kesini'.


"panggil tae atau v atau taehyung aja,kamu belum pulang bukannya sudah waktunya"


ucap taehyung berbasa-basi hatinya senang bisa melihat wanita pujaannya 'kapan lagi aku bisa deket'.


"itu..aku beres-beres dulu,kamu makan apa? nanti saya bilang ke pegawai"


tanya nadda membereskan buku-buku sebelum pulang 'oppa adikmu ini kenapa? bikin pusing' gerutu nadda dalam hati.

__ADS_1


"aku kesini bukan untuk makan tapi.. ingin mengantarmu pulang"


dengan percaya diri taehyung tersenyum manis bahwa ia ingin mengantar nadda pulang.


nadda terhenti ketika mendengar jawaban taehyung 'apa kepalanya terbentur sesuatu ketika latihan?' tanya nadda meringis dalam hati,dengan berat hati ia menuruti kemauan taehyung agar cepat dan tidak ada yang curiga bisa gawat kalau ada yang tahu.


dalam perjalanan taehyung tidak henti-hentinya bercerita,nadda menanggapi dengan senyum tipis bahkan dia sempat memberitahu ke seokjin kalau taehyung sedang mengantarnya pulang.


"oke,selamat malam semoga mimpi indah"


ucap taehyung ketika mobil sudah di depan rumah Mila,ialah rumah Mila masa rumah seokjin bisa gajah makan kawat gaswat.


"terima kasih,selamat malam hati-hati dijalan maaf saya tidak bisa menyuruhmu masuk"


ujar nadda tersenyum tipis berusaha mengusirnya karena ia harus pulang ke rumah,setelah taehyung pulang nadda menghentikan taksi untuk pulang.


seokjin benar-benar marah ketika nadda memberitahunya kalau taehyung ke restoran dan mengantarnya pulang,ia pun duduk di ruang tengah sambil menunggu taehyung pulang.


"Hyung bukannya kamu sudah tidur? kenapa keluar"


tanya hoseok menyengitkan dahi melihat seokjin keluar dengan tampang masam seperti sedang marah 'dia marah?'.


"nungguin alien g*** pulang"

__ADS_1


seokjin menjawab dengan kesal,tiga orang didekatnya memandang aneh kearahnya.


'apa yang membuat dia kesal?' pikir tiga orang.


cklek.


"hallo selamat semua"


teriak taehyung tersenyum lebar kearah empat orang didepannya 'kau dari mana?' seokjin yang sudah gatal rasanya ingin.. namun ia tahan karena belum saatnya.


hoseok,suga dan namjoong memandang aneh seokjin yang terlihat marah,sedangkan taehyung terdiam melihat kemarahan seorang seokjin.


"a..aku..dari.. depan cari angin segar,kan aku sudah ijin ke namjoong Hyung"


taehyung terbata-bata menjawab pertanyaan seokjin,ia merasa takut dengan tatapan Hyung tertuanya itu.


"baik,kalian tidak tidur?"


seokjin berusaha untuk tenang lalu mengalihkan pandangan ke tiga orang disampingnya,'kita belum ngantuk Hyung' jawab namjoong mewakili Suga dan hoseok.tak lama taehyung pamit untuk tidur.


"Hyung,istrimu nadda dan kau seorang-"


ketika Suga berbicara tentang istri seokjin langsung 'iya' dan pergi meninggalkan tiga orang yang terdiam mencerna kata-kata yang keluar dari mulut seokjin.

__ADS_1


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.


__ADS_2