Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 146


__ADS_3

dengan tatapan j**** taehyung menghampiri nadda 'cih sok manis ngapain j***** ini kesini dan kenapa pula bisa masuk' pikir taehyung menatap tajam dan tersenyum sinis.


"ngapain kamu kesini? dan bagaimana bisa kamu masuk ke wilayahku? apa kau menyuap penjaga diluar dengan...tubuhmu?"


ucap taehyung mengelilingi nadda lalu membisikkan kata-kata tajam,nadda tersentak mendengar ucapan taehyung 'apa cinta itu sudah berubah? ahh aku lupa hati seseorang bisa berubah sesuai kehendaknya' ucap nadda tersenyum mencoba menahan amarahnya.


"annyeong taehyung-si apa semua member sedang sibuk?"


tanya nadda tersenyum tanpa memperdulikan omongan taehyung.


dengan angkuh taehyung mengangkat sedikit bibirnya ke atas.


"memangnya kamu mau bertemu siapa? Rm Hyung,suga Hyung atau..jin Hyung,aku sebenarnya masih penasaran dengan alasanmu menolakku.kamu bilang kamu sudah menikah"


terhenti sejenak taehyung tersenyum sinis memandang nadda "saat aku bertanya siapa suamimu dan seorang laki-laki menghampirimu aku kira dia lah suamimu,tapi hal tidak terduga mengejutkan ku ketika kau sedang bercumbu dengan Kim seokjin"


"apa maksud semuanya semurahan itu kah dirimu"


plak..


"jaga ucapanmu kau tidak tahu apa-apa tentangku,aku mengira seorang Kim taehyung yang memiliki banyak fans dan digilai wanita memiliki Tutur kata yang baik tapi nyatanya tidak"

__ADS_1


nadda yang sudah tidak bisa menahan air matanya pun mengalir di pipi,hatinya sakit saat mendengar kata-kata taehyung ia tidak percaya akan mendengar kata-kata itu dari seorang Kim taehyung 'cinta memang bisa merubah seseorang.


"hah.. air matamu tidak berguna bagiku,aku memang tidak tahu siapa kekasih jin Hyung tapi aku pastikan itu bukan dirimu"


seru taehyung menatap tajam nadda dan melempar kotak kue nadda.


dengan marah taehyung tanpa sadar mendorong nadda hingga perutnya terbentur kursi didekatnya,rasa sakit menjalar hingga tanpa sadar darah mengalir di kaki nadda.


bruk..


tiga orang mengatur napas ketika mendengar suara benturan saat mereka keluar tatapan tertuju ke seorang wanita terbaring lemah dengan darah mengalir diantara kedua kakinya.


"nadda!"


namjoong menatap tajam taehyung yang terdiam menatap kawatir ke nadda,mereka membawa nadda ke rumah sakit.nadda yang tiba-tiba menutup mata membuat tiga orang berteriak histeris memanggil namanya.


"yak!! nadda bangun!! buka matamu!! namjoong lebih cepat!"


teriak hoseok menepuk pipi nadda untuk membangunkannya sedangkan Suga membuka jaketnya untuk menutupi kaki nadda.


dirumah sakit mereka berteriak memanggil perawat untung mereka sudah sigap menggunakan masker jadi mereka tidak kawatir ada yang mengenali mereka.

__ADS_1


namjoong,suga dan hoseok bolak-balik dengan tatapan kawatir,suga tersadar lalu memanggil namjoong untuk menghubungi seokjin.namun gerakannya terhenti saat matanya melihat dua sosok berjalan ke arahnya.


"ngapain kalian kesini? kalian balik ke drom"


dengan nada tegas namjoong menyuruh Jungkook dan taehyung untuk pulang,dua orang didepan pintu UGD terdiam menunduk.


"Hyung-"


ucapan taehyung terpotong saat pintu UGD terbuka,dokter memanggil siapa keluarga pasien.


"dokter bagaimana keadaan nadda?"


tanya hoseok yang mendekat lebih dulu,jantungnya berdetak kencang saat ia mengingat darah yang mengalir diantara kedua kaki nadda 'jangan sampai itu terjadi Tuhan' doa hoseok berharap.


"siapa suami pasien saya ingin mengucapkan sesuatu"


ucap dokter setelah mendengar pertanyaan hoseok,mereka terdiam bingung mau bilang apa.


"saya oppanya suaminya sedang berada diluar kota jadi dokter bisa berbicara dengan saya"


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2