Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 39


__ADS_3

dirumah nadda.


"ngapain kalian kesini?"


tanya nadda ke sahabatnya yang tiba-tiba sudah ada dirumahnya.


"emang kita nggak boleh kesini"


ucap iza yang kesal dengan sikap satu sahabatnya ini.


"boleh-boleh aja siapa yang ngelarang? kan gue cuma nanya,pada sensi amat jadi anak"


ucap nadda yang cuek dengan tatapan tiga sahabatnya bahkan dia mending makan cemilan.


"gue ada tiket"


ucap iza meletakkan satu tiket pesawat dimeja.


"tiket pesawat indo-korea ngapain gue ke Korea?"


teriak nadda ketika melihat tiket pesawat indo-korea.


"jadi begini lo kan masih jadi manajer di restoran gue,gue lagi buka cabang di Korea dan gue nunjuk lo kesana buat menghandle dulu sebelum adik gue lulus,sambil lo ngjarin dia nanti.ngerti"


ucap iza menjelaskan.


"berapa lama gue disana?"


tanya nadda yang agak ragu ke Korea.


"kurang lebih satu tahun,lo bisa balik ke Indonesia kapan pun jadi lo nggak usah kawatir and lo masih ingat bahasa Korea nggak?"


ucap iza.

__ADS_1


"itu dia gue agak lupa jadi lo cari orang yang bisa bahasa Korea buat temen gue bagaimana"


ucap nadda berkata jujur,dulu memang ia belajar bahasa Korea namun karena sudah lama jadi dia agak lupa.


"ya sudah,lagian disana ada pegawai orang indo jadi lo minta ajarin dia aja.nanti disana lo tinggal bareng dia yang sudah gue siapin semua"


ucap iza memberi tahu ke nadda.


"namanya siapa? kapan listi lulus"


tanya nadda yang sedang makan kripik pisang.


"bisa nggak jangan nanya Mulu,nanti dia juga lulus.kalau lo nanya siapa namanya lo tanya sendiri orangnya langsung disana,capek gue ngomong mulu"


ucap kesal iza ke nadda yang sedari tadi bertanya tanpa henti.


**


sebenarnya mama dan papah nadda sudah mengetahui kalau nadda akan pergi,kak Adit sudah bilang dan minta izin.


nadda sudah mendapatkan izin namun ada keraguan dalam dirinya yang seakan dia tidak mau meninggalkan Indonesia.


dua Minggu kemudian nadda bersama keluarga dan sahabat pergi ke bandara untuk mengantar nadda pergi.


meski ada air mata mereka berdoa agar nadda selamat sampai tujuan dan misi trio sahabat bisa dijalankan.


entah itu terjadi atau tidak mereka sudah berusaha,nadda menuju kepesawat sambil terus berdoa karena dia sendiri takut ketinggian.ia sempat terdiam sejenak lalu ia berjalan masuk ke dalam pesawat.


kurang lebih 7 jam perjalanan nadda tiba di bandara Seol Incheon internasional,ia berjalan menuju lobi sambil melihat papan nama.


nadda melihat ada seorang wanita yang memegang papan nama dengan nama dia,ia menghampiri wanita tersebut.


"hallo apa kamu yang menjemputku?"

__ADS_1


tanya nadda ke wanita didepannya.


"apakah kamu nadda? sepupu nona iza?"


tanya balik wanita tadi.


"iya bener,boleh tahu nama kamu siapa?"


ucap nadda mengajak berkenalan.


"oh sorry aku lupa,aku Kim Myung Soo panggil saja Mila"


ucap Mila berjabat tangan.


"eh.mila kenapa Mila?"


ucap nadda yang bingung ketika Mila menyebutkan nama.


"mila itu nama Indonesiaku biar lebih mudah saja,kamu bisa bahasa Korea?"


ucap Mila menjelaskan dan ia bertanya apa nadda bisa bahasa Korea.


"dulu aku pernah kursus cuman sekarang aku lupa hehe soalnya aku jarang berkomunikasi dengan bahasa Korea jadi ya begitu"


ucap malu-malu nadda.


"ya sudah,nanti aku ajarin pelan-pelan lagian kamu sudah pernah belajar.ayo kita kerumah besok baru ke restoran"


ucap Mila tersenyum melihat kelakuan sepupu bos tersebut.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2