
"kamu sudah bangun,masih ada yang sakit?"
tanya nadda dengan lembut memandang sang suami.
"ck dia baik-baik saja kak,dia bukan anak kecil"
sindir Bryan memandang sinis kakak iparnya cih males banget gue ngakuin dia kakak ipar' gerutu Bryan.
"BRYAN! mending kamu beli makanan sama minuman di kantin"
ucap nadda mengusir Bryan secara halus,bryan mendengus kesal memandang seokjin ia pun pergi meninggalkan sepasang suami istri tersebut.
"oppa apa ada yang sakit"
tanya nadda kembali karena seokjin tidak menjawab dia hanya memandangnya dengan tatapan bersalah.
bukannya menjawab sekjin justru menghampiri nadda ia memeluk erat sambil berucap maaf,nadda mengelus suaminya yang menangis meminta maaf.bukan sekarang nadd inget masih ada waktu yakinlah Allah tidak akan memberi hambanya cobaan melebihi kemampuannya' doa nadda dalam hati.
"maaf aku selalu menyakitimu dan tidak ada disaat kamu membutuhkan,soal berita itu tidak benar park jisso adalah sepupuku dia anak dari bibirku jika tidak percaya kamu bisa bertanya ke oemma dan appa.apa kamu terlalu stres hingga kamu kelihatan kurus"
ucap seokjin memegang kedua pipi nadda mendekatkan wajahnya lalu mengecup kening dan bibirnya,maaf aku akan membuatmu bahagia setelah semuanya selesai.
**
"namjoong,jin Hyung kenapa pulang-pulang wajahnya ditekuk begitu"
tanya Suga dengan datar memandang seokjin yang pergi begitu saja tanpa melihat mereka.
"mana aku tahu,aku kan baru ketemu sama kalian"
__ADS_1
jawab namjoong mengendikan pundak meneruskan membaca buku,ia kaget mendengar celetukan sang maknae 'mungkin lagi berantem sama jisso noena.
semua mata tertuju pada sang pelaku yang sedang makan dengan santai tanpa memperdulikan orang sekitar.
"aku nggak yakin kalau jin Hyung pacaran sama jisso"
ujar Jimin memberi pendapat tentang apa yang ia pikirkan tentang seokjin,kedekatan mereka tidak seperti pasangan apalagi.. ketika aku tanpa sengaja bertemu dengan jisso' pikir Jimin mencurigai sesuatu.
πΆπ²
my Queen.
taehyung menyengitkan dahi melihat nama tertera di ponsel seokjin 'queen?'
siapa Queen? apa aku angkat aja,tanpa berpikir panjang taehyung menggeser tombol hijau.
sapa taehyung menunggu suara diseberang tapi.. tangan seseorang mengambil ponsel dari tangannya,ia tersentak kaget menengok kebelakang ada seokjin menjauh untuk berbicara.
"ya ampun Hyung bikin kaget aja untung nggak jantungan selamat selamat"
ucap taehyung mengelus dada sambil menghembuskan napas,ia menengok ke arah seokjin.baru kali ini seokjin Hyung tersenyum manis apa Queen itu....jisso' pikir taehyung.
seokjin melihat taehyung pergi bernapas lega 'aku harus hati-hati sorry belum saatnya kalian tahu' bathin seokjin.
**
hoamm kenapa belum ada sarapan? biasanya jin Hyung sudah masak,apa dia belum bangun tapi...ekor matanya melirik ke jam dinding 08.00.jungkook melangkah ke kamar seokjin ia mengetuk pintu sambil berteriak namun bukan seokjin yang keluar melainkan Suga Hyung.
"Jungkook! kenapa pagi-pagi kau menggedor pintu! apa tidak bisa pelan-pelan"
__ADS_1
teriak marah Suga melotot ke Jungkook yang meringis menggaruk kepala sambil membungkuk meminta maaf.
Jungkook memilih kabur daripada bertemu singa kelaparan,jungkook mencoba menghubungi seokjin berkali-kali namun tidak dijawab.
"yak jin Hyung kemana pagi-pagi! bukannya membuat sarapan dulu ini malah ngilang pagi-pagi"
ujar Jungkook mencak-mencak seperti anak kehilangan induknya.
puk.
"YAK"
teriak Jungkook reflek mendapat serangan dari belakang,ia menengok kebelakang melihat seseorang menyengitkan dahi mendengar teriakan Jungkook.
"kau sehat kan?"
tanya seseorang memegang dahi Jungkook "tidak panas? aku tahu kamu pasti kehabisan obat ya? ayo Hyung ke toko baju" ucap lagi seseorang tadi menggandeng Jungkook.
"yak J-Hope seharusnya ke rumah sakit bukan ke toko baju"
teriak Jungkook memberontak melepaskan diri,ia lupa dengan siapa ia berbicara.
"yak Jungkook! aku lebih tua darimu"
ujar J-Hope menjewer telinga Jungkook dengan teriakan meminta maaf.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1