
"selesai sudah tugasku tak terasa waktu begitu cepat besok setelah acara pernikahan Ani aku akan pergi menyusul dia,apa dia akan marah kalau aku kesana tanpa sepengetahuan dia"
ucap nadda tersenyum memandang langit lalu melihat dekorasi indah dan elegan,ia tidak menyangka bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik apalagi yang membantunya adalah orang ahli hehehe.
teruntuk sahabatku sebentar lagi
engkau akan menyandang status istri
aku tidak menyangka sudah hidup bertahun-tahun denganmu
dari kita masih ingusan sampai kita
memiliki pasangan
meski sifatmu terkadang membuatku kesal tapi itulah kamu
sahabat disaat aku suka dan duka
ku tak bisa memberimu barang berharga
namun aku memberimu doa yang tulus untukmu
semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah
__ADS_1
selalu diberi kesehatan dan dimurahkan rezekinya dan mendapat anak yang Sholeh dan Sholehah.
acara penuh hikmat kala lantunan ayat suci Al-Quran berkumandang air mata mengalir mengiringi proses ijab Qabul bukan air mata kesedihan tapi air mata kebahagiaan.
"selamat akhirnya semua sahabatku menikah hiks gue terharu huhu"
ucap Mello bumil mendramatisir keadaan membuat semua orang melihat hanya menghembuskan napas.
"iya terima kasih do'anya sahabatku tercinta silahkan turun dan makanlah sesuatu lo pasti laper kan"
ucap Ani sedikit menggoda Adel yang cemberut memasukkan bibirnya lalu turun menarik suaminya.
"selamat semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan bahagia selalu"
ucap tulus iza memeluk ani menitihkan air mata.
ucap nadda tersenyum haru memeluk ani tak kuasa ia menitikkan air mata seperti mengucap salam perpisahan,bukan hanya Ani tapi kedua sahabatnya pun ikut memeluk mereka.
sebelum acara selesai ia bertemu teman masa SMP,celetukkan salah satu dari mereka membuat nadda diam tanpa kata.nadd katanya lo sudah nikah? terus suami lo mana? kenapa nggak kelihatan' celetuk salah satu temannya.
dengan tersenyum ia bilang 'itu dia lagi sibuk kerja jadi nggak bisa kesini',masa nikahan sahabat istrinya nggak datang emang dia kerja dimana? terus kerja apa' tanya salah satu dari mereka.
nadda hanya tersenyum lalu pamit karena dia adalah panitia,sesak dihati terasa air mata seakan tak tertahankan namun ia berusaha menahannya.
__ADS_1
tepukan pundak menyadarkan kalau dia sedang di acara Ani,senyum mengembang diwajahnya kata-kata yang justru terdengar nyeleneh keluar dari mulutnya.
pelukan hangat mengakhiri percakapan pertemuan mereka setelah sekian lama,vini sosok yang hampir nadda lupakan sosok yang dulu pernah dekat dengannya dan bagus.
"Lo sudah ketemu bagus atau jangan-jangan lo nikah sama bagus,dia kan sekarang di Jepang atau dikorea bareng dou curut yang selalu buntutin dia kemana pun"
ujar Vini menebak siapa suami nadda,sesuai prediksi satu nama terlintas di benaknya karena dia tahu kalau bagus mempunyai rasa untuk nadda.
"hampir"
ucap singkat nadda menjawab pertanyaan Vini dengan senyuman.
"maksudnya lo hampir nikah sama bagus,apa! ups hehe sorry gue keceplosan"
ujar Vini berpose berpikir kau ia menyetikkan jari dan berteriak kala nadda mengangukki pertanyaan vini.
"terus kenapa nggak jadi"
tanya Vini penasaran 'kenapa mereka nggak jadi nikah? apa bagus selingkuh ah kayanya nggak mungkin' pikir vini.
"karena kita nggak jodoh,jangan mikir macam-macam dia baik cuman ya karena Tuhan tidak merestui kita untuk bersama.sorry nih gue kayaknya harus pergi lo lanjutin makan bye"
ucap nadda pamit untuk pergi ia lupa kalau nanti sore berangkat ke bandara.
__ADS_1
terima kasih sudah baca
jangan lupa like and koment.