Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 59


__ADS_3

dua bulan sudah kejadian itu berlalu,sampai sekarang belum ada kejelasan tentang kehidupan seseorang.


meski dari pihak berwajib menggunakan dia dinyatakan tewas namun tidak dengan mereka yang masih berharap dia akan pulang.


"bro sudah dua bulan lo nggak ada niat buat ngasih tahu ke keluarganya"


tanya pemuda berkaca mata.


"entahlah,tapi.gue belum siap buat ngasih tahu ke mereka kita tunggu sampai nadda bangun,fan kemana Ipul tumben nggak kelihatan"


pemuda yang ditanya menjawab,ia melihat sahabatnya sendiri biasanya mereka berdua seperti sepasang kekasih.


"lagi ke toilet,lo yakin tapi gue kasian sama mereka apalagi sahabat-sahabatnya.mereka masih mencari nadda"


ucap pemuda dipanggil fan atau Fandi salah satu teman sekolah nadda.


"Gus,makan laper gue"


pemuda yang baru masuk dengan tidak sopan meminta makan kebosnya atau lebih tepatnya sahabatnya.


buk.


"Lo pikir gue pelayan! kalau mau makan ya masak,manja banget emang lo anak kecil"


gerutu bagus memberikan hadiah ke sang sahabat,sedangkan sang korban hanya meringis kesakitan.


"hahaha Ipul sudah berapa tahun kita hidup masih aja nggak cari masalah"


ucap Fandi menertawakan Ipul,ipul yang tidak terima melempar bantal lalu mereka pun perang bantal.


**


di gedung tinggi seorang laki-laki berwajah tampan memandang langit,ia sedang menunggu seseorang.dibalik senyum manis tersimpan kesedihan yang mendalam.


"bagaimana?"


tanya pemuda tampan.

__ADS_1


"dia selamat namun dia mengalami koma,sampai sekarang dia belum sadar.setahu saya dia diselamatkan oleh teman sekolahnya dan saya melihat seseorang itu memiliki rasa untuk nona"


lapor pemuda berpakaian serba hitam.


"apa keluarganya sudah tahu?"


tanya pemuda tampan lagi,dengan wajah datar dan tangan mengepal ketika ia mendengar laporan yang ia terima.


"belum,pemuda itu menyembunyikan nona dari orang-orang yang mencarinya.bahkan sahabat nona masih mencari sampai sekarang"


pemuda berpakaian hitam menjelaskan apa yang ia dapat.


"terus awasi,kalau ada apa-apa laporkan.bonus kamu sudah saya transfer,terima kasih sudah membantu"


pemuda tampan membungkukkan badan untuk berterima kasih,ia pergi menemui orang yang sudah menunggunya.


"bagaimana keadaannya?"


tanya pemuda berwajah datar ketika pemuda tampan didepannya.


"dia.. selamat namun dia koma sampai sekarang belum bangun,tapi disembunyikan oleh seseorang yang ia kenal"


"maksud Hyung dia di culik,siapa yang menculik?"


tanya pemuda disampingnya,ia menyengitkan dahi mendengar sosok itu tidak sadar dan di culik.


'siapa yang menculiknya tidak mungkin.." pikirnya.


"katanya teman sekolahnya yang mencintai dia"


jawab pemuda tampan dengan datar memegang gelas erat menahan emosinya.


"jadi keluarga dia belum tahu dia masih hidup,menarik apa yang akan terjadi"


ucap pemuda berwajah datar dengan senyum manis namun menakutkan untuk dilihat.


bruk.

__ADS_1


empat orang saling menindih ketika pintu terbuka,mereka saling menyalahkan dan berteriak tanpa menyadari ada mata tajam menusuk mereka.


"ekhem,sudah ngupingnya?"


ucap dingin pemuda berwajah datar,auranya membuat mereka sulit untuk bernafas.


"maaf Hyung kita hanya ingin tahu bagaimana keadaan nadda,meski kita tidak mengenal nadda secara pribadi namun kita tahu kalau dia orang baik"


salah satu pemuda mengucapkan dengan menunduk karena takut.


"dia.."


saat pemuda tampan ingin berbicara datang seseorang memotong ucapannya.


"kalian disini? seokjin,namjoong kalian keruang rapat dan kalian ke tempat latihan"


ucap manager kim memerintah mereka.


"baik Hyung"


ucap mereka serentak.


jika aku bisa memilih


ku memilih untuk tidak mengenalmu


cukup melihatmu dari jauh


melihat senyummu.


tapi takdir berkata lain


aku bertemu denganmu


dan mengenalmu dengan rasa sakit.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2