
suara sendok dan garpu menggema mengiringi kesunyian seorang wanita melamun tanpa minat memakan makanannya,disisinya seorang wanita dengan anak dipangkuan memandang aneh 'nih anak kenapa lagi? bukannya makan malah menghancurkan piring' pikir wanita disampingnya.
ia bertanya kepada anaknya 'sayang,apa terjadi sesuatu di taman?' tanya seorang ibu ke anaknya yang berumur lima tahun,'aku tidak tahu oemma tapi..imo terburu-buru ketika pulang,ia juga menengok kebelakang.aku tidak tahu apa yang imo lihat' ucap polos anak laki-laki sambil memakan jelly didepannya.
'apa yang dilihat nadda? aku harus mencaritahunya' benak wanita tadi,ia mencoba menyadarkan wanita disampingnya dengan menepuk pelan pundaknya.
puk.
"kenapa oenni?"
tanya nadda menyengitkan dahi mendapat tepukan dari kakak iparnya.
"kamu kenapa? dari tadi oenni perhatikan kamu melamun kasian mienya nanti kalau nggak dimakan"
ujar ahran tersenyum berkata konyol namun nadda hanya diam tanpa ekspresi 'apa aku salah ngomong?' benak ahran memandang aneh sang adik ipar.
nadda tidak menjawab pertanyaan ahran dia masih berpikir 'apa ia akan menceritakannya atau tidak',sekian detik ia berpikir dan ia mengumpulkan keberanian untuk menjawab pertanyaan oenninya.
__ADS_1
"jadi..aku tidak sengaja bertemu sosok wanita mirip dengan sosok yang ingin memb****ku,entah itu hanya mirip atau memang itu dia"
nadda mengutarakan kegelisahan dihatinya meski sedikit kebimbangan.
mencoba mencerna apa yang ia dengar ahran tidak berkata apapun dalam pikirnya terlintas satu kata 'fans' kalau begitu mereka sudah tahu keberadaan nadda disekitar seokjin.
**
matanya terpejam mengepal erat kedua tangannya setelah mendapat telpon dari sang kakak tentang istrinya,helaan napas keluar dari mulutnya mencoba menenangkan diri.ia tidak mungkin keluar kamar dengan wajah gelap ia harus tenang.
keributan memecahkan lamunan seokjin untuk menghampiri mereka,ada yang kejar-kejaran saling menipuk dengan bantal seperti anak TK.
"Hyung akhirnya kau keluar juga aku kira kau akan menjadi Suga Hyung-"
perkataan taehyung terhenti ketika merasakan hawa dingin dipunggung,ia menengok lalu tersenyum konyol dan memanggil salah satu Hyungnya 'suga Hyung'.
seketika semua tertawa melihat tingkah taehyung yang membuat Suga menatap tajam,tawa yang tercipta tak membuat seokjin tersenyum raganya memang didekat mereka tapi hati dan pikirannya dirumah.
__ADS_1
dibenaknya bagaimana keadaan istri,dia pasti sedang ketakutan dan dirinya tidak ada disampingnya 'apa aku pulang saja? tapi apa alasan ku pulang' pikir keras seokjin untuk bisa keluar.
namjoong melihat seokjin gelisah pun menghampiri dan bertanya 'hyung kamu kenapa?' orang yang ditanya memandang lekat namjoong 'apa aku bilang saja tapi...apa alasannya,aku harus pulang dan nginap ya menginap semalam dan paginya aku balik ke drom' pikir seokjin.
"Joong sepertinya aku harus pulang.. tidak..aku mau tidur dirumah besok pagi aku balik ke drom"
setelah bergulat dengan pikiran seokjin akhirnya kata-kata itu keluar dari bibirnya,dengan senyuman manis seokjin menunggu jawaban namjoong.
"hm memang kenapa Hyung harus pulang?"
tanya namjoong penasaran kenapa seokjin ingin pulang tidak seperti biasanya 'apa yang kau sembunyikan'.
sial ahh kenapa sesulit ini! aku kan hanya ingin pulang! kenapa ribet banget' gerutu seokjin mengutuk namjoong dalam hati.
terima kasih sudah baca .
jangan lupa like and koment .
__ADS_1