Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 81


__ADS_3

bruk.


nadda membanting pintu setelah mendapat banyak pertanyaan dari orang tuanya,ia berpikir baru tadi sore bertemu dengan mereka bertiga kenapa ketika pulang semua orang sudah tahu! siapa yang yang memberitahu mereka?' ucap gerutu dalam hati.


ia sungguh kesal bahkan ia memaki-maki Fadil dengan ribuan perkataan tidak cuma itu,nadda juga memukul boneka kesayangannya.ia kesal kenapa harus seperti ini? apa ini jawaban dari semua do'a do'anya selama ini.nadda hanya bisa berharap bukan berarti ia menerima begitu saja perkataan Fadil.


ia dan Fadil baru bertemu kemarin,ahh semuanya gara-gara orang g*** itu awas kau kalau ketemu lagi' gerutu nadda.


**


"ekhem yang tadi ketemu dimana? bukan pasien kakak kan?"


tanya perempuan yang hampir mirip dengannya namun bedanya dia perempuan.


"sudah sana! kakak capek mau istirahat"


ucap laki-laki yang mirip dengannya tanpa memperdulikan pertanyaannya,membuat perempuan tadi berteriak memanggil namanya.


"FADIL EDWARD DARREN"


teriak perempuan tadi membuat Fadil berhenti,ia menatap tajam ke perempuan yang berteriak.

__ADS_1


"FENITA EDWARD DARREN! jangan teriak karena bukan hutan dan Kakak capek,kalau kamu mau tanya mending besok aja"


bentak Fadil ke adiknya,ia sedang banyak pikiran belum lagi pasien dirumah sakit lagi banyak.ia pun berjalan ke kamarnya untuk istirahat.


"kalau dia bukan siapa-siapa kakak, jangan bawa dia masuk ke hidupanmu.b bagaimana kalau sudah punya pacar? lalu dia dalam masalah"


ucap lirih Fenita yang kasian dengan sosok yang diakui kakaknya sebagai pacar.


ia tahu sang kakak belum punya pacar dia hanya mengakui perempuan itu agar dia tidak di kejar-kejar j***** dan terjebak perjodohan,tapi bagaimana kalau orang tua mereka tahu pasti mereka kecewa.


didalam kamar Fadil mengembuskan napas panjang,ia tahu apa yang dikatakan adiknya.ia tahu jelas ini salah membawa nadda dikehidupannya akan membawa perempuan itu dalam masalah.


ting.


aku tahu perempuan tadi bukan siapa-siapa kamu,bagaimana kalau Mama papah tahu? pasti mereka akan kecewa dan aku tidak akan mundur,jadi.sayang tunggu aku.


fadil melempar hpnya ke tembok dengan tatapan tajam ia berusaha mengatur emosinya,ia tidak mau semua orang tahu apa yang sedang terjadi.


perempuan j***** itu! kenapa harus dia! ucap lirih Fadil menjambak rambutnya,ia harus lepas dari perempuan g*** itu.hanya satu cara untuk saat ini aku harap dia bisa membantu 'pikir Fadil tersenyum mengingat sosok yang baru ia temui.


keesokan harinya.

__ADS_1


tanpa sepengetahuan nadda ada seseorang yang sudah menunggu diruang tamu,dia sedang berbincang dengan orang tuanya dan sang kakak.


nadda yang baru turun dikagetkan dengan sosok astral ditengah keluarganya,kenapa s**** ini pagi-pagi sudah keluar! dan ngapain itu s**** kesini? 'gerutu nadda dalam hati dengan wajah memerah karena marah.


"sayang kamu sudah bangun,ini nak Fadil sudah menunggumu"


ucap sang Mama memanggil nadda dengan langkah lambat dan tatapan tajam ia berjalan ke ruang tengah.


"ngapain lo kesini? pasien lo nggak nyariin?"


ucap nadda menyindir Fadil dengan senyum kecut,ia benar-benar gerah melihat sosok astral dirumahnya.


"cie yang cemburu haha sabar ya dil maklum jomblo kelamaan"


ucap Adit menggoda adiknya yang sudah memerah.


"ma pah aku langsung pergi aja nanti sarapan di restoran males ketemu sama makhluk astral"


ucap nadda berpamitan tanpa menghiraukan ucapan sang kakak yang membuat ia kesal pagi-pagi,ia juga menatap tajam ke Fadil 'bagaimana bisa s**** ini dirumahku' ucap nadda dalam hati.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2