
"kak kenapa lo ganti baju?"
tanya Aris yang mengendarai mobil.
"ada hujan lokal"
jawab nadda singkat.
Aris memandang nadda dengan tatapan bertanya sebenarnya apa yang terjadi?,
kenapa kak nadda diam seperti memikirkan sesuatu.
ini kak Ani kemana lagi,di telpon tidak diangkat di chat tidak dibalas.sungguh mengesalkan.
mereka pulang dengan hening tidak ada suara kecuali suara mobil,sampai suara handphone nadda berbunyi tanda panggil masuk.
📲 0812xxxxx
nadda menyengitkan dahi melihat nomer yang masuk,ia tidak mengenal nomer tersebut.nadda pun tidak mengangkatnya.
teng..
📩0812xxxxx
hai bagaimana kabar lo?
masih ingat sama gue?
nadda menyengitkan dahi kembali setelah mendapat chat dari nomer yang tidak diketahui,namun.lagi-lagi nadda tidak menanggapinya.
📩0812xxxxx
Lo pasti sudah lupa sama gue
oke tidak masalah,gue akan mengingatkanmu siapa gue
see you.
"kak..kak nadda kak KAK NADDA"
teriak Aris.
"aris berisik! tidak usah teriak juga,emang gue budeg apa?"
ucap nadda menggerutu.
__ADS_1
"hehehe maaf lagian dipanggil nggak dengerin,emang ada kak.kakak ada masalah? mungkin gue bisa bantu"
ucap Aris serius.
"nggak kenapa-kenapa cuman orang iseng aja,sudah turun"
ucap nadda.
diruang direktur.
cklek.
"permisi bu,ada yang ingin bertemu dengan ibu"
ucap yerin.
"siapa?"
ucap nadda.
"dia salah satu investor Pioneer Bu"
ucap yerin menjelaskan.
"investor? baik,suruh dia masuk dan kamu tolong telpon Aris suruh kesini.terima kasih"
"baik Bu"
ucap yerin.
cklek..
"siang..lo?"
ucap kaget nadda setelah melihat seseorang yang masuk yang mengaku sebagai investor.
"assalamualaikum"
ucap seseorang didepannya.
"wa'alaikumsalam,silakan duduk mau minum apa?"
ucap nadda ramah.
dalam pikiran nadda bertanya ini anak ngapain kesini?, nggak mungkin kan dia investornya?.sungguh lelucon yang tidak lucu.
__ADS_1
"nggak sekalian makanannya gue laper dari belum makan,tolong pesenin nasi ikan bakar,sate ayam,soto ayam dan minumnya air putih sama es mentimun"
ucap seseorang didepan nadda.
"akan saya pesan kan,mau ngapain lo kesini?"
tanya nadda yang bosen melihat sosok didepannya
"bukannya yerin sudah bilang siapa gue? kenapa nanya lagi?,ada masalah kalau gue kesini?"
ucap seseorang didepan nadda.
"nggak kenapa-kenapa,cuman.bukan lo lagi lo lagi liburan? kenapa sudah pulang"
ucap Nadda mengatur emosinya untuk bersabar.
"berhubung suami dan gue lagi banyak kerjaan jadi gue balik cepet hehe,lagian gue kangen sama lo"
ucap seseorang dengan gayanya.
"makanannya mana kenapa lama banget? gue sudah lapar"
ucap seseorang didepannya lagi dengan mengelus perutnya.
"sabar tuan putri,disini bukan direstoran yang langsung datang,kalau mau makan itu direstoran bukan disini.gue itu lagi banyak kerjaan jadi kalau urusan lo tidak penting-penting amat lebih baik lo diem atau pergi"
omel nadda yang sudah tidak tahan dengan salah satu sahabatnya,ya sahabat nadda siapa lagi kalau bukan iza.
nadda yang sedari pagi sudah senewen dengan kehadiran iza justru menjadi sasaran emosinya.
iza yang tidak tahu apa-apa hanya terdiam,ia bingung kenapa sahabatnya malah ngomel-ngomel tidak seperti biasanya.
sesetres itukah atau dia ada masalah lain? sebuah tanda tanya muncul di kepala iza,sebelum ia bertanya pintu terbuka menampakkan sosok yang ia kenal.
cklek.
"ada apa kak?"
tanya Aris yang baru masuk.
"tolong kamu urusi investor kita,saya masih banyak pekerjaan terima kasih"
ucap nadda meninggalkan ruangannya.
"iya kak"
__ADS_1
jawab Aris dengan tatapan bingung.
terima kasih sudah baca.