Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 127


__ADS_3

"aku lagi sibuk,aku pergi dulu"


ucap Myung Soo pergi meninggalkan Bryan dengan tatapan datar.


Bryan memandang Myung Soo aneh lalu ia mengalihkan ke Mila yang sibuk masak,'aku harus pergi ke agensi' tanpa pamit Bryan pergi begitu saja.


"apa yang dia pikirkan? hmm tidak mungkin kan dia mencari...tidak..dia pergi ke agensi,bryan!"


Mila termenung lalu dia berteriak ketika berpikir satu kata 'agensi' ia berlari mengejar Bryan namun mobil sudah melaju kencang meninggalkan rumah.


"tunggu tunggu aku cari tahu dia ada dimana"


Mila yang gelagapan mencoba mengubungi seokjin namun tidak dijawab lalu dia mengirim pesan.


📨me


jin oppa kau sekarang dimana?


jika Bryan mencarimu jangan temui dia.


^^^^^^📩Kim seokjin ^^^^^^


^^^memang kenapa?^^^


^^^apa terjadi sesuatu?.^^^


📨me


turuti saja perintahku!


kalau kau tidak mau member BTS tahu seorang Kim seokjin sudah menikah.

__ADS_1


"kuharap dia menuruti perintahku,aah nadd aku harap kau cepat bangun"


gumam Mila berdoa semoga nadda cepat bangun jangan sampai ada masalah baru.


**


oemma dan appa baru pulang dikejutkan bahwa nadda tidak sadarkan diri sudah dua hari,seok Jung dan ahran meminta maaf karena tidak memberitahu mereka.


appa menanyakan kenapa nadda bisa koma,seok Jung menjelaskan bahwa nadda dikasih obat bius oleh seseorang. kemungkinan orang yang sama ketika dirumah sakit itu sebabnya kita membawa pulang nadda.


satu pertanyaan oemma membuat suami istri itu menghela nafas,'dia belum tahu soalnya dia sedang mengadakan tour konser takutnya dia tidak fokus kerja' ucap seok Jung mewakili sang istri menjawab pertanyaan oemma.


**


seokjin termenung melihat kembali pesan yang dikirim Mila,apa ia melakukan perintah Mila atau -.


tak.


tak.


tak.


manager tiba-tiba menarik paksa seokjin yang sedang melamun,ia tersentak menatap manager yang menarinya dengpaksa.


"ada apa Hyung,kenapa kau menarikku"


tanya seokjin mengelus pergelangan tangannya.


"ada Bryan dilobi dia ingin bertemu denganmu bahkan.. hampir saja..dia menanyakan alamat rumahmu-"


sebelum manager melanjutkan perkataannya seokjin bertanya lebih dulu 'apa kau memberitahu alamatku'.

__ADS_1


gelengan kepala diberikan oleh manager "dia sekarang berada di ruangan kalau-" seokjin tidak mendengar ucapan manager ia langsung menemui Bryan,manager menganga melihat perilaku seokjin yang tidak menghormati orang yang sedang berbicara.


ia pun menyusul dengan makian disepanjang jalan bahkan semua orang melihatnya dengan aneh.


brak.


"dimana nadda noena?"


Bryan yang tidak sabar langsung bertanya ke seokjin.


"dia dirumahku memangnya ada apa?"


tanya balik seokjin menatap Bryan,bukannya dia tidak ingin memberikan alamat tapi pesan dari Mila menjanggal dibenaknya.


Bryan memberikan kotak ke seokjin,ia bilang itu dari iza.bryan tidak tahu apa isinya lalu ia mengacuhkan tangan ke seokjin.


"kau minta apa?"


tanya seokjin memandang tangan Bryan yang mengulur ke arahnya,'kau kan sekarang kakak ipar ku jadi aku minta uang,soalnya uangku tertinggal di Indonesia'.


dengan percaya diri Bryan mengatakan kalau ia adik iparnya kemarin dia memukulku hah sakit kepalaku' ucap seokjin ingin tertawa tapi ia tahan,ia menyuruh Bryan untuk menunggu.


seokjin berselisih dengan manager dan bertanya 'apa dia sudah pergi?' seokjin menggelengkan kepala lalu ia kembali ke ruang latihan,ia mengambil kartu dari dompetnya lalu pergi tanpa menghiraukan tatapan member BTS yang lain.


"Hyung buat apa kartu itu? apa dia mau membeli sesuatu"


tanya Jungkook yang penasaran namun semua orang hanya diam.


seokjin mengulurkan kartu ke Bryan 'kau yakin memberikan kartu ini untukku' seokjin mengangguk kepala dengan tersenyum.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2