
"mil apa kita akan memberitahu Bryan"
tanya Myung Soo tentang nadda,satu orang yang sudah seperti adik bagi nadda akan datang setelah ia pulang ke Indonesia.
kemarin dia ngamuk gara-gara nadda sakit lalu sekarang nadda masuk rumah sakit lagi,meski bukan salah seokjin tapi.secara tidak langsung gara-gara dia.
"jangan bicarakan itu dimana pun dan jangan sampai dia tahu"
ucap Mila menutup mata memikirkan alasan ketika anak ayam itu mencari nadda.
seorang laki-laki menyengitkan dahi mendengar pembicaraan dua wanita,'kak nadda! apa yang mereka bicarakan,aku lupa aku belum menghubungi kak nadda ada titipan dari dari kak iza' ucap Bryan mencoba menghubungi nadda namun tidak tersambung.
ia melihat jam di tangan 22.00 malam,kak nadda pasti sudah tidur lebih baik besok pagi aku menghubunginya lagi.bryan memasuki kamar tanpa memberi salam ke Mila dan Myung Soo.
~•
matahari terbit menyinari bumi membangunkan penghuni rumah,suara brisik terdengar nyaring membangunkan laki-laki muda yang asik meringkuk di dalam selimut.
"kyaaaaa"
teriak seorang wanita melempar panci ke laki-laki muda didepannya,berdecak pelan menaruh panci pada meja.
"noena ini masih pagi nggak perlu teriak kasian tetangga jendela kacanya pecah"
__ADS_1
laki-laki muda itu mengomel sambil menggosok kedua kupingnya.
"BRYAN! kau yang membuatku teriak tiba-tiba muncul,kau pikir tidak membuatku jantungan.kapan kau pulang"
Mila berteriak menunjuk Bryan yang masih ngantuk,sambil mengelus dada ia mengomel tak jelas apalagi Bryan tidak menanggapi pertanyaannya.
meninggalkan Mila dengan omelannya Bryan masuk kamar untuk mandi,setelah itu ia mencoba menghubungi kembali nadda namun lagi-lagi tidak dijawab.
ia menengok kanan-kiri mencari seseorang yang tadi di dapur,'noena aku minta alamat rumah seokjin' Bryan bertanya pada Mila yang ada dibelakang rumah.
'aku tidak tahu rumahnya dimana' jawab singkat Mila melanjutkan pekerjaannya,bryan menghembuskan napas panjang 'berarti ia harus ke agensinya' pikir Bryan melangkah ke meja makan lalu ia hendak pergi ke kampus dan pulangnya ia pergi ke agensi seokjin.
tak ada yang aneh dari perilaku Mila saat menjawab pertanyaan Bryan,dalam hati ia kawatir Bryan ke agensi untuk meminta langsung alamat seokjin.ia bergegas mencari Bryan namun nihil sang pelaku sudah tidak ada dirumah.
"aku lagi cari anak ayam"
ucap ambigu Mila membuka lemari,melihat ke bawah meja makan dan membuka kulkas.
apa yang sedang dipikirkan mila,myungsoo menggelengkan kepala lalu pergi meninggalkan Mila sendiri.
~•
cit.
__ADS_1
laki-laki muda turun dari mobil melangkah ke resepsionis,ia bertanya apa ia bisa bertemu seokjin?',resepsionis menjawab kalau sang kakak ipar tidak ada ditempat karena ia sedang mengadakan tour konser.
Bryan kembali dengan tangan kosong,kotak titipan sang kakak ia bawa kembali.
buk.
bak.
buk.
"aw aw noena! apa kau sudah g*** memukulku pagi-pagi begini sungguh malang hidupku pagi-pagi sudah mendapatkan dua hadiah dari noenanya.
"kamu yang g*** tiba-tiba muncul didepan wajahku tanpa salam tanpa apa kau pikir aku ini makhluk tak kasat mata apa"
Myung Soo memegang sapu ketika melihat Bryan membawa kotak.
"ya sorry aku semalam lupa nggak sapa kalian,noena tahu tidak dimana nadda noena berada dari kemarin aku menghubunginya tapi tidak dijawab"
tanya Bryan membuat Myung Soo membeku ditempat.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1