
dua orang menunggu dengan gelisah,mereka menghampiri pihak informasi kalau pesawat dengan penerbangan Singapura-seoul telah sampai dan di daftar penumpang memang ada atas nama nadda namun Batang hidungnya tidak terlihat,salah satu mereka mencoba mengubungi namun nomer telpon tidak tersambung.
"Myung Soo bagaimana? apa diangkat? kenapa kau diam saja!"
ucap Mila menggerutu dalam hati kemana tuh anak' pikirnya menggigit ujung kuku.
Myung Soo menghela napas panjang entah sudah berapa kali ia menghubungi nadda tapi hanya operator yang menjawab "maaf no ponsel yang anda tuju diluar jangkauan".
"nomernya nggak aktif kemungkinan baterainya habis,kita tunggu disini atau kita kembali ke rumah?"
tanya Myung Soo ke Mila yang sedang mondar-mandir tak karuan,mila menggeleng-gelengkan kepala lalu duduk di kursi tunggu penumpang.
**
"bar tunggu"
teriak nadda menghentikan bara,ia menengok ke belakang dan menunggu nadda.
"ada apa nadd? ada yang kurang nggak usah lari-lari juga nanti jatuh"
ucap bara memperingati nadda ia kawatir nadda jatuh.
__ADS_1
huh hah huh hah nadda mengatur napasnya sebelum berbicara ke bara tentang kartu identitas yang ikut menghilang,ia hanya mempunyai paspor jadi ia harus melapor ke kedutaan Indonesia.
bara menghubungi temannya kalau ia akan terlambat jadi ia menyuruh untuk mewakili sebelum bara datang,nadda yang tidak enak berkali-kali meminta maaf dan terimakasih.
"nggak capek terima kasih terus aku aja capek dengernya,kamu ngapain ke Korea kerja atau kuliah?"
ucap bara memulai obrolan ia penasaran apa tujuan nadda ke Korea,kalau dilihat dari umur dia kerja tapi saja dia kuliah S2.
"gue mau nyusul suami gue"
ucap singkat nadda membuat bara tersentak mendengar kata suami,aku pikir nadda masih single ternyata sudah punya suami' pikir bara hanyut dalam lamunan.
setelah selesai nadda memutuskan untuk pergi sendiri tanpa bara,ia merasa tidak enak dan bara pun menyetujuinya sebab ia sedang ditunggu temannya.
nadda mendengar pengumuman bahwa pesawat yang ia tumpangi akan segera terbang.berlari menerobos orang-orang dan meminta maaf akhirnya ia sampai di pengecekkan tiket.
ia berdoa agar bisa selamat sampai tujuan,bayang-bayang kecelakaan kemarin tak sepenuhnya menghilang meski sudah terapi terkadang rasa takut itu muncul.
**
langit sudah berganti warna dua orang perempuan dengan sabar meneliti setiap orang datang,berharap salah satu dari mereka ada orang yang mereka cari.
__ADS_1
hampir tujuh jam dua orang perempuan berkeliling bandara hingga teriakan menggema membuat dua sosok tadi menengok ke arah suara.
layaknya sepasang kekasih mereka menghamburkan pelukan dan air mata,jeritan salah satu dari mereka membuat semua orang menengok ke arah mereka.
tak.
"kemana aja kamu! kita sudah nungguin berjam-jam dari matahari di langit sampai berganti bintang bulan,kalau pesawat kamu terlambat seenggaknya kamu menghubungi kita! jangan bikin kita kawatir"
omel Myung Soo menjitak nadda lalu ia mengomeli nadda tanpa titik dan koma,mila yang malu karena perbuatan sahabatnya itupun menghela napas panjang membungkuk meminta maaf ke setiap orang yang lewat.
mila menyeret Myung Soo diikuti nadda,ia hanya tersenyum melihat kelakuan duo sahabatnya.
setelah sampai rumah nadda menceritakan kenapa ia bisa terlambat,kedua sahabatnya bersyukur nadda masih bisa kesini meski tidak mudah.
"nadd kamu nggak pulang kerumah seokjin?"
tanya Myung Soo spontan,mila yang mendengar itupun menjitak sahabatnya yang tidak tahu situasi.ia berharap nadda baik-baik saja disini' harap Mila dalam doa.
terimakasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1