Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 79


__ADS_3

geureon nal itjana


itu oepsi seulpeun nal


momeun mugeopgo


na ppaegon modu da


bappoeugo chilyeolhae boineun nal


balgeoreumi neun geot gateunde Mallya


on sesangi yalmimne


yeah gotgise deokeokgeorineun


gwasokbangjiteuk


namun gugyeojigo mareun jakku


eopseojyeo


dodaeche wae na yeolsimhi


ttwieonneunde


o naege wae


jibe wa


chimdaee nuwo


saenggakaebwa


nae jalmosieosseulkka


eojireoun bam


mundeuk sigyel bwa


got 12si


mwonga dallajilkka


geureon geon Anil geoya


geuraedo i haruga


kkeunnajana


chochimgwa


bunchimi gyeopchil ttae

__ADS_1


sesangeun aju jamkkan sumeul chama


zero o'clock


and you gonna be happy


and you gonna be happy


mak naeryeonjeun jeo nuncheoreom


sumeul swija cheoeumcheoreom


and you gonna be happy


and you gonna be happy


turn this all around


modeun ge saeroun


zero o'clock


du son moa


gidohane


naeireun jom


for me


jom natgireul


for me


i noraega


kkeuchirado namyeon


sae noraega


sidakdeori


jom deo haengbokagireul yeah


and you gonna be happy


and you gonna be happy


aju jamkkan sumeul chamgo


oneuldo nareul tadangyeo


and you gonna be happy

__ADS_1


and you gonna be happy


turn this all around


modeun ge saeroun


zero o'clock.


tak terasa air mata mengalir mendengar alunan lagu yang ia sukai,suara yang ia rindukan menambah kerinduan dihatinya.


tapi ia tahu mustahil untuk bertemu seperti dulu,ia bahagia bisa mengenal mereka secara pribadi walaupun tidak semua tapi itu sudah menjadi impian banyak orang dan dia adalah seorang yang beruntung.


seorang wanita memandang langit seakan sudah menjadi kebiasaan sebelum pulang kerja lalu ia beranjak pergi setelah berpamitan ke pegawai.


mobi melaju dengan kecepatan sedang menuju gedung,ia kebagian pendaftaran sebelum masuk melihat antrian ia pun memilih tempat duduk yang tidak jauh dari ruangan tadi.


seorang wanita yang menatap ke arahnya melangkah menghampiri wanita tadi.


"boleh saya duduk disini"


tanya seorang wanita dengan setelan jas putih yang melekat ditubuhnya,mendengar suara disampingnya ia menengok ke arah suara tadi.


"silakan tidak ada yang melarang"


ucap wanita yang sedang menunggu panggilan.


"nama saya Nisa kalau kamu?"


ucap Nisa mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan sambut oleh wanita disebelahnya.


"saya nadda senang bertemu dengan ibu dokter,kalau boleh tahu dokter bagian apa?"


ucap nadda bertanya ke Nisa,dia menjawab kalau dia dokter kandungan.


hampir satu jam mereka ngobrol banyak hal yang kita bicarakan hingga waktunya nadda untuk masuk ke ruangan dan melakukan pemeriksaan,setelah cek up selesai nadda langsung pulang karena ia tidak menemukan Nisa.


**


cklek.


"kenapa lo masih disini sedangkan kekasih lo melakukan cek up,dia sakit apa?"


tanya Nisa tanpa basa-basi ke seseorang didepannya namun dia hanya diam mematung seperti tidak tahu apa-apa,kenapa dia malah diam? masa dia tidak tahu kekasihnya sakit,pacar macam apa dia? dia kan seorang dokter ck ck' gerutu nisa didalam bathin.


orang yang ditanya hanya diam karena ia tidak tahu kalau nadda sakit,lalu dia sakit apa?' pikir Fadil yang terlalu fokus sehingga ia kaget ketika Nisa berteriak.


"Fadil Edward,apa rohmu sedang pergi? sehingga kau diam saja ketika gue bertanya atau..apa itu benar?"


teriak Nisa membangunkan Fadil namun terlintas dibenaknya lalu menutup mulutnya dan bertanya tapi lagi-lagi patung itu hanya diam,ia pun keluar dengan membanting pintu dengan keras.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2