
"Hyung pinjam kartu ATM buat beli cemilan,laper dompetku ketinggalan di drom"
Jungkook berpura-pura meminjam kartu ATM seokjin,ia penasaran kemana kartu yang dibawa seokjin.
'duh aku kan cuma bawa satu yang lain ada di drom' ketika sedang bingung seokjin melirik ke namjoong lampu pun menyala di kepala seokjin,ia melangkah duduk disamping namjoong lalu ia meminta ATM milik namjoong karena ia hanya bawa satu itu pun ia berikan ke Bryan.
"Joong,jungkook mau beli cemilan atm punya ku,aku berikan ke seseorang dan yang lain ada di drom jadi punya mu dulu"
seokjin tersenyum mengulurkan tangan meminta ATM namjoong dengan mimik bingung dia memberikan ATMnya ke seokjin.
'diberikan ke seseorang? siapa? aku lupa dia kan sudah menikah' pikir namjoong mengingat sesuatu yang baru ia ketahui.
Jungkook yang menerima ATM malah bertanya 'kenapa bukan punya Hyung saja',dengan sabar seokjin menjawab pertanyaan sang maknea 'hyung lupa membawa jadi kamu pakai saja punya namjoong' sambil menepuk pundak seokjin berjalan tempat semula.
merasa tidak puas Jungkook ingin bertanya kembali tapi Jimin menarik Jungkook keluar.
"yak! jimin kenapa menarik ku keluar aku-"
jimin memotong ucapan Jungkook dengan tatapan datar.
"sudahlah buat apa kau mencari lagi paling dibawa jisso,aku sudah lapar keburu malam"
__ADS_1
ucap Jimin mendahului dan diikuti Jungkook yang cemberut mendengar ucapan Jimin,'hah aku nggak suka jisso pacaran sama jin Hyung,bukan apa-apa tapi.aku merasa jisso hanya memanfaatkan jin Hyung saja'.
sampai mereka di salah satu supermarket,tanpa sengaja Jimin mendengar nama 'nadda' karena penasaran ia melangkah ke asal suara.
dua orang wanita yang memunggunginya bercakap tentang seseorang yang bernama 'nadda',ketika ia ingin menepuk salah satu wanita Jungkook memanggilnya untung sepi jadi mereka tidak jadi pusat perhatian.
"sudah selesai"
tanya Jimin mengalihkan pandangannya ke dua wanita didepannya,saat mereka berbalik ia terkejut melihat dua wanita itu adalah Mila dan Myung Soo sahabat nadda.
satu hal yang sedang dipikirkan Jimin jika memang yang ia dengar benar jadi..nadda masih dikorea,ia menarik Jungkook setelah membayar cemilan yang mereka beli.
dengan tidak sabaran ia menjalankan mobil melaju kencang,jungkook berteriak histeris 'hyung aku masih muda! aku belum ingin mat!' teriaknya sambil berkomat-kamit.
saat dua wanita tadi pergi Jungkook menghampiri Jimin yang terdiam seperti patung.
puk.
"kau kenapa diam disini! seperti patung saja"
ucap Jungkook menepuk pundak Jimin,jimin seketika tersadar tapi ia kebingungan 'apa yang terjadi' pikirnya mengikuti Jungkook.
__ADS_1
**
tiga orang wanita bercakap-cakap serius salah satu dari mereka menggunakan jas putih yang menandakan bahwa dia seorang dokter.
"Untung kita ketemu kamu jadi Jimin tidak bercerita ke seokjin"
ucap Mila tersenyum puas ke wanita berjas putih.
"memang kenapa kalau seokjin tahu? apa kalian menyembunyikan sesuatu"
tanya wanita berjas putih menyipitkan mata ke Mila dan Myung Soo.
"yak! min Jung ah tugasmu sudah selesai jadi terima kasih,kalau kau lapar silahkan datang ke restoran kami dadah"
ucap Mila menggandeng Myung Soo pergi meninggalkan Jung ah sendirian yang menggelengkan kepala melihat kelakuan duo sahabat g***nya.
"Haha aku baru sadar kalau aku dimanfaatin sama dua curut"
gumam Jung ah melangkah ke mobilnya untuk pulang karena jam prakteknya sudah selesai.
terima kasih sudah baca.
__ADS_1
jangan lupa like and koment.