
seorang wanita yang sedang memandang langit cerah tapi tidak secerah hatinya.
brak.
"sial kenapa dia masih hidup! kenapa nggak mati aja aaaarg"
ucap seorang wanita memukul meja setelah mendengar kabar kalau masih hidup meski koma.
"sial gue harus pergi,polisi s***** gue harus pergi secepatnya"
ucap wanita tadi yang mengemasi barang-barangnya,ia harus kabur karena polisi sudah tahu tempat persembunyiannya.
polisi sedang berada diluar untuk melakukan penyergapan,dengan hati-hati polisi mengepung rumah wanita tersebut.
tok.
tok.
tok.
"sepertinya tidak ada orang pak"
ucap salah satu polisi.
"kita dobrak saja"
ucap komandan polisi.
brak.
polisi masuk menyusu ruangan,banyak barang-barang berserakan botol minuman,bungkus makanan dan lain-lain.
setelah polisi menyusuri semua tempat ternyata tidak ada orang,orang tersebut sudah kabur polisi mengambil barang-barang yang bisa menjadi barang bukti.
"lapor! tersangka sudah tidak ada di tempat kemungkinan dia tahu kalau polisi akan datang"
ucap salah satu polisi.
"rencana b kirim pasukan untuk turun ke jalan,kemungkinan besar ia masih dijalan.laksanakan"
ucap komandan polisi.
"siap laksanakan"
__ADS_1
ucap salah satu polisi.
disisi lain seorang wanita mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi,ia berusaha kabur dari kejaran polisi.
polisi yang melihat mobil dengan kecepatan tinggi pun mengejar mobil tersebut.
dua mobil kejar-kejaran dijalan bebas hambatan,tidak ada mobil lain kecuali mobil polisi yang berusaha mengejarnya.
suara tembakan menggema disepanjang jalan,polisi tersebut mendapat informasi kalau no plat mobil adalah seorang buronan.
dirumah sakit.
keesokan harinya trio sahabat yang belum tahu nadda sudah siuman pun kaget ketika melihat nadda tersenyum.
"kalian kenapa diam saja.adel,ani,iza "
ucap gemas nadda ke sahabatnya yang sedari tadi diam seperti patung.
"Lo sudah siuman?"
tanya ambigu Ani yang tersadar,ia menghampiri nadda lalu memeluknya begitu pun dengan yang lain.
"iya,gue sudah bangun.kalian nginep?"
ucap nadda menatap satu persatu sahabatnya.
ucap Ani meminta maaf ke nadda,ia merasa bersalah ketika nadda kecelakaan.
"iya,sudah gue maafin.jangan nangis jelek tahu hehehe"
ucap nadda mencoba mencairkan suasana.
**
"hallo"
"..."
"iya saya sendiri ada apa?"
"..."
"APA! ah baik,saya segera kesana terima kasih"
__ADS_1
ucap kak Adit mengakhiri panggilan.
"ma pah aku nggak bisa ikut kalian ke rumah sakit,karena aku harus ke kantor polisi.assalamualaikum"
pamit kak Adit.
"wa'alaikumsalam hati-hati nak,belum juga ngomong sudah kabur aja"
ucap Mama nadda.
"sudah nanti juga cerita,mending kita ke rumah sakit"
ajak papah menggandeng Mama tanpa menunggu omelannya.
**
nadda yang mulai membaik membuat sahabatnya tenang,mereka melepas rindu dengan tenang karena mereka sadar mereka sedang dirumah sakit.
tidak lama Mama dan papah nadda datang mereka mendapat kabar dari Axel (suami Adelia) kalau nadda sudah sadar,bahkan dia tidak memberi tahu sang istri kalau sahabatnya sudah sadar.
flasback on.
"xel kenapa lo nggak bilang kalau nadda sudah sadar?"
tanya suami izza.
"nggak kenapa-kenapa hehe"
ucap Axel santai.
'aku jadi pengen tahu bagaimana ekspresinya'ucap bathin Axel.
"dasar kebiasaan"
ucap suami izza menggelengkan kepala ketika mendengar jawaban Axel.
flasback off.
ketika adelia pulang ia mencari sang suami,ia bertanya apa nadda sudah sadar ketika ia masih tidur dan dijawab dengan senyuman.
Adelia pun gemas dengan tingkah sang suami.
terima kasih sudah baca.
__ADS_1
maaf kalau ceritanya ngawur.
jangan lupa like and koment.