Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 30


__ADS_3

"dimana dia dirawat?"


tanya Sam.


"hmm di RS xxx,memangnya lo mau ngapain?"


ucap Arman memandang sahabatnya.


"kita temuin dia dan keluarganya,lo harus jelasin apa yang terjadi.lo juga minta maaf sama mereka,kita berdoa dia baik-baik aja"


ucap Sam memberi pengertian ke sahabatnya.


"tapi kalau melapor ke polisi bagaimana?"


ucap Arman yang takut jika ia ditangkap polisi.


"tenang gue selalu bersama lo,mending kita keluar kasian Mama lo kawatir"


ucap Sam.


Arman pun keluar untuk menemui mamanya,mama Arman bersyukur karena anaknya tidak kenapa-kenapa.


Mama Arman mencoba untuk bertanya sebenarnya apa yang terjadi,meski awalnya Arman diam.arman mencoba untuk menceritakannya.


Mama Arman menangis ketika tahu apa yang terjadi,ia menyuruh Arman untuk meminta maaf apa pun yang terjadi ia harus menemui korban dan keluarganya.


disisi lain keluarga nadda menunggu nadda untuk siuman,doa mereka mereka panjatkan agar nadda cepat siuman.


keesokan harinya Arman,mamanya dan Sam menjenguk nadda,arman ingin meminta maaf ke nadda dan keluarganya.


dirumah sakit.

__ADS_1


"permisi,saya mau tanya pasien korban kecelakaan kemarin dirawat di kamar berapa?"


tanya Sam mewakili.


"pasien kecelakaan tunggu sebentar.dia ada di kamar mawar no 21"


ucap suster setelah mencari data pasien.


"terima kasih"


ucap Sam berjalan ke kamar yang dituju tak lupa Arman dan Mama Arman mengikuti.


cklek.


"permisi,maaf menganggu apa ini kamar korban kecelakaan kemarin?"


tanya Sam.


"iya,maaf kalian siapa?"


"perkenalkan saya Sam,ini Arman dan ini mamanya Armand kami kesini ingin mengatakan sesuatu"


ucap Sam menyenggol Arman untuk berbicara.


"saya kemari mau minta maaf karena,tidak sengaja menabrak anak kalian.saya hiks hiks minta maaf saya benar-benar tidak sengaja hiks hiks waktu itu ada mobil yang tiba-tiba nyalip membuat mobil saya oleng dan akhirnya menabrak anak kalian hiks hiks sekali lagi saya minta maaf"


ucap Arman menunduk lalu berlutut didepan keluarga Nadda yang terdiam mendengar ucapan Arman.


"saya sudah memaafkan kamu,terima kasih kamu sudah mengakui.polisi sedang menyelidiki kasusnya kami sebagai keluarga melimpahkan semuanya ke polisi"


ucap bijak papah nadda atas keberanian Arman untuk mengakui kesalahannya.

__ADS_1


"maaf lalu bagaimana keadaan anak kalian?"


tanya Mama Arman menghapus air matanya dan membantu anaknya untuk berdiri.


"nadda Masi belum sadarkan diri,dia dinyatakan koma saya minta doanya agar anak saya cepat siuman hiks hiks"


ucap Mama nadda menangis di pelukan papah.


"saya minta maaf telah membuat anak Om dan Tante menjadi seperti ini saya siap untuk bertanggung jawab"


ucap serius Arman menghapus air matanya.


"semua masih diselidiki polisi kita tunggu saja hasilnya"


ucap kak Adit yang sedari tadi diam dan hanya mendengar.


"kalau pamit,semoga nadda cepat siuman.maaf sudah menganggu kalian"


ucap Sam mewakili untuk pamit pulang.


"terima kasih atas doanya"


ucap kak Adit.


mereka pun pergi dari rumah sakit,tapi mereka tidak pulang.mereka pergi ke kantor polisi untuk memberi keterangan,lebih tepatnya hanya Arman yang memberi keterangan selaku orang yang sudah menabrak nadda.


di dunia lain seorang perempuan sedang duduk memandang pemandangan yang begitu menakjubkan.


dia masih bingung dimana ia berada sekarang,ia selalu berteriak memanggil nama yang ia kenal namun tak ada jawaban.


sampai akhirnya ia hanya bisa terdiam pasrah,karena ia tidak tahu harus berbuat apa.

__ADS_1


terima kasih sudah membaca.


jangan lupa like and koment.


__ADS_2