Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 40


__ADS_3

Mila membawa nadda kerumah yang sudah disewa oleh iza,ia dan nadda akan tinggal bersama berhubung nadda masih belum lancar bahasa korea.ia meminta nadda untuk menggunakan bahasa Inggris ketika tidak bersamanya.


sama seperti sekarang nadda pergi ke minimarket sendiri karena Mila harus ke restoran,ia berjalan menyusuri jalan udara sejuk membuat ia selalu menggosokkan kedua tangannya.


di ujung jalan ia melihat banyak orang berdagang di pinggir jalan,ia seakan mengingat Indonesia.ia pun berhenti disalah satu stan makanan,ia mencoba untuk membeli.


awalnya ia menggunakan bahasa Inggris namun ia tahu tidak semua orang bisa bahasa Inggris sama seperti di Indonesia.


nadda terus berpikir bagaimana ia bisa membeli makanan tersebut,aha ada lampu di atas kepalanya.ia pun mengambil hp ia mengunduh salah satu aplikasi penerjemah dan itu berhasil.


ia pun membeli beberapa makanan untuk ia dan Mila makan,ia melihat banyak orang berlalu-lalang ada yang sendiri dan ada juga yang berpasangan.


ia terdiam sejenak menatap langit,ia tidak menyangka bisa ke negeri ginseng.ia bukan orang yang tidak tahu tentang Korea,ia mengidolakan beridol dari pria dan wanita apalagi dramanya.


ia sangat senang bisa langsung kesini,ingin rasanya ia jalan-jalan lokasi drama kolosal atau kerajaan.i a bahkan ingin rasanya bertemu salah satu idol 'bagaimana rasanya ahh Daebak saranghae oppa'.


nadda yang lupa jalan pulang menghubungi Mila untuk menjemputnya.


"anyeong,bagaimana seru bukan?"


tanya Mila yang melihat nadda tersenyum sambil menggosokkan kedua tangannya.

__ADS_1


"seru banget,huft ajarin aku bahasa Korea soalnya nggak semua orang bisa bahasa Inggris,untung aja aku pakai aplikasi penerjemah jadi bisa beli makanan.ini tadi aku juga beli buat kamu"


ucap antusias nadda seperti anak kecil,untung mereka berada di keramaian jadi orang-orang disekitar tidak memperdulikan mereka.


"iya,terima kasih.kita ke toko itu dulu,makannya nanti aja ayo"


ucap Mila mengajak nadda membeli baju hangat karena cuaca di Korea akan memasuki musim dingin jadi udaranya agak dingin.


setelah membeli baju hangat mereka pulang,nadda yang ceria selalu membuat Mila tersenyum dan tertawa.


ia beruntung bertemu dengan nadda dan juga beruntung karena ia bisa berbahasa Indonesia,ia bahkan bersyukur bisa bekerja di restoran iza dan menjadikannya asisten nadda.


"Lo kenapa diem aja dari tadi"


tanya Ani yang melihat iza dan Adelia diam tidak bersuara,mereka yang selalu berisik tiba-tiba menjadi pendiam.


"gue kangen sama nadda"


ucap izza mengaduk-aduk minumannya.


"gue juga,dia lagi ngapain ya disana.apa dia bisa membeli makanan atau dia bisa pergi kemana pun tanpa tersesat ahh hiks nadda"

__ADS_1


ucap lebay Adelia yang sudah mode cengeng begitu juga izza,membuat kepala Ani pusing.


"dia baru sehari disana dodol kan kalian yang nyuruh dia pergi ke Korea,ngapain kalian yang cerewet aneh.lagian dia disana paling lama satu tahun,terus kita masih bisa kesana dodol.sudahlah malu-maluin banget sih"


ucap sewot Ani yang gemes melihat kelakuan kedua sahabatnya,ingin rasa ia lempar mereka pohon tauge.


"ia juga sih,dia bisa ketemu sama idolanya nggak ya.gue penasaran bagaimana kalau dia ketemu idolanya?"


ucap izza menerawang membayangkan bagaimana ekspresi nadda.


"hahaha pasti dia langsung teriak nggak karuan"


ucap Adelia yang sama dengan izza.


"ck kalian kayak nggak kenal nadda aja bagaimana palingan dia itu nangis kalau nggak diam aja"


ucap Ani yang ternyata mengikuti kedua sahabatnya.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2