Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 35


__ADS_3

"kenapa tanya gue? emang gue mamanya apa"


ucap Ani acuh,ia hanya ingin menggoda sepupunya.


"kak,kakak kan tahu aku lagi sibuk.ayolah kak?"


ucap memelas Aris yang memohon.


"kalau mau tahu tinggal ke rumahnya begitu aja repot"


ucap Ani santai tanpa melihat muka memelas Aris yang menurutnya cocok dengan wajah dia.


"ya sudah mana alamatnya?"


ucap Aris mengulurkan tangan.


"hp lo rusak atau bagaimana"


ucap Ani yang bingung melihat uluran tangan Aris.


"ya sudah kirim alamatnya"


ucap Aris berusaha sabar karena tahu sikap sepupunya itu.


"alamat apa?"


ucap ani seolah tidak mengerti.


"astagfirullah kak Ani"


ucap Aris frustrasi karena dijahili Ani.


"iya sudah,sana pergi lagi banyak kerjaan juga.jangan lama-lama"


ucap Ani mengusir Aris.

__ADS_1


Aris pergi kerumah nadda namun sebelum pergi ia membeli buah-buahan,tidak disangka ia bertemu sosok yang ingin ia hindari.


"siang pak Aris,beli buah buah buat siapa kenapa banyak.kayak buat orang sakit"


ucap lembut Lisa dengan senyuman manis yang memikat namun tidak untuk Aris.


"iya buat orang sakit,kalau begitu saya pergi dulu.siang"


ucap Aris cuek yang pergi namun berhenti karena seseorang ingin bertemu dengannya.


**


"ada apa?"


tanya Aris ke seseorang didepannya.


"ada apa? omg lo masih muda kan? belum tua! atau lo sudah pikun ck ck ck umur masih 20,tapi sudah pikun sungguh terlalu"


ucap pemuda didepan Aris dengan gelengan kepala.


buk.


buk.


ucap Aris yang kesal karena dianggap orang tua apalagi pikun.'enak aja kalau ngomong sembarangan ini anak ayam ' ucap bathin Aris yang mengutuk pemuda didepannya.


"Lo kan pernah minta gue buat cari tahu no plat mobil,dan gue sudah tahu.sorry kalau lama soalnya gue juga lagi banyak pekerjaan"


ucap pemuda itu menjelaskan.


"tunggu tunggu,ouh pas kak nadda kecelakaan itu mana.lagian kenapa nggak lo kirim lewat WA aja"


ucap Aris melihat selembar kertas.


"males ngetiknya,lagian gue pengin ketemu sama lo.sudah lama kan kita nggak ketemu"

__ADS_1


ucap pemuda itu menjawab dengan senyuman.


"ini..masa iya dia terus motifnya apa?"


tanya Aris setelah membaca selembar kertas yang diberikan pemuda didepannya.


"cemburu"


jawab singkat pemuda tadi.


"Rizal Oktavian yang bener aja,masa dia cemburu lihat gue sama kak nadda hahaha"


ucap Aris tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"hahaha ya itulah kenyataannya Aris,dia itu suka sama lo dan dia cemburu ketika lo dekat dengan kak nadda meski gue tahu hubungan kalian cuman kakak adik.tapi,nggak buat dia.ngerti"


ucap pemuda yang dipanggil Rizal oleh aris.


"tapi,gue kan sudah punya pacar dodol"


ucap Aris frustrasi menerima kenyataan.


"dia kan nggak tahu lo punya pacar dan dia juga nggak perduli lo sudah punya pacar atau belum,saran gue lo harus hati-hati takutnya dia psyko"


ucap Rizal membertahukan siapa sosok itu.


setelah Aris bertemu dengan Rizal ia berhenti didepan warung mie ayam,ia membeli satu untuk nadda.tanpa sepengetahuan aris,lisa tidak sengaja melihat Aris dan mencoba menghampiri namun ia terhenti.ketika dia mendengar Aris menyebut nama nadda.


ia pun memberikan sesuatu ke mie ayam nadda tanpa sepengetahuan pemilik warung.


"itu anak bikin gue darah tinggi aja,kenapa nggak mati aja padahal sudah sekarat dasar j***** nikmatilah kejutan ku.mending lo lama-lama dirumah aja atau dipecat sekalian"


ucap Lisa yang tersenyum membayangkan apa yang akan terjadi.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2