Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 15


__ADS_3

"minggir lo semua!!"


teriak seseorang dibelakang nadda.


"pahlawan kesiangan hahaha mau apa lo mending lo pulang sana sudah ditunggu ibu lo haha"


ucap cowok berambut pirang.


"cih!! gue gak takut sama kalian sini maju"


ucap seseorang dibelakang nadda,nadda pun berbalik ia kaget ketika melihat siapa yang menolongnya 'bagus' ucap nadda dalam hati.


"ck! sok jagoan aja belagu paling besar omong doang"


ucap cowok berambut cokelat.


"maju gaes"


ucap bagus memanggil seseorang dibelakangnya.


'kirain sendirian '


ucap nadda dalam hati mengelus dada.


bruk..brakk..


buk..Bukk..


"pergi lo jangan sampai gue lihat muka lo semua disini"


teriak bagus.


nadda terpaku dengan apa yang ia lihat kakinya gemetar dan ia jatuh namun tak sakit karena ditangkap oleh bagus.


"Lo gak papa kan?"


ucap lembut bagus dengan muka penuh luka.


"harusnya gue yang nannya lo gak papa?"


tangan nadda terulur mencoba menyentuh wajah bagus yang terpaku melihat wajah sendu nadda.


"ekhm gue gak papa kok,lagian gue juga sudah biasa.lo kenapa belum pulang?"


ucap bagus mengangkat tubuh nadda dan mendudukkannya di bangku.


"tunggu sebentar"

__ADS_1


nadda mencoba membuka tas mengambil kotak p3k yang selalu ia bawa.


"gue baru tahu kalau lo bawa p3k"


ucap bagus mencoba untuk tidak gugup didepan nadda.


"gue kan ikut ekskul PMR jadi gue selalu bawa,temen-temen lo kemana kok sepi"


nadda ingin mengobati teman bagus namun ketika ia berbalik ia tidak menemukan siapa pun.


"mereka sudah pulang lagian lukanya juga gak parah"


ucap bagus tersenyum menenangkan nadda walau ia tidak yakin dengan perkataannya.


"gue mau ke toko dulu"


nadda berjalan ke toko untuk membeli roti dan air minum.


"nih buat lo sorry cuman roti soalnya gak ada lagi,makasih sudah nolong gue"


ucap nadda memberikan roti dan air minumnya.


"gak papa kok ini juga sudah cukup,lo mau pulang bareng gue atau gimana?"


tanya bagus sambil memakan rotinya.


ucap nadda yang cemas dengan keadaan bagus.


"gak papa gue entar gue minta jemput aja"


ucap bagus.


tin..


tin..


"itu ojeknya sudah dateng gue pulang dulu assalamualaikum"


pamit nadda.


"wa'alaikumsalam"


jawab bagus melihat kepergian nadda.


buk..


"ekhm gimana nih Gus badan gue sakit semua tanggung jawab lo"

__ADS_1


keluh Ipul yang memijit badannya.


"lah lo pul berantem sudah biasa masih aja ngeluh cih gak banget"


ucap santai fandi yang minum minuman bagus.


tak.


"k*mp**t lo kalau ngomong gue manusia bukan robot"


ucap sewot Ipul menjitak kepala Fandi.


"sudah yuk pulang yang lain sudah pulangkan?"


ucap bagus berjalan ke mobil yang terparkir.


"Lo lihat aja sendiri,pak jalan pergi ke klinik dulu"


ucap Ipul meringis menahan rasa sakit.


"manja banget lo,kata preman tapi loyo" ejek fandi yang membuat Ipul geram ia memiting leher Fandi yang duduk disebelahnya sedangkan bagus duduk didekat supir.


"berisik lo berdua"


ucap datar bagus melihat sahabat-sahabatnya.


dirumah nadda.


"assalamualaikum"


ucap nadda


"wa'alaikumsalam,dek kok baru pulang kalau gitu tadi kakak jemput aja"


ucap kak adit yang sedang duduk.


"emang kak baru pulang?"


tanya nadda.


"iya,kakak baru dateng.mending kamu langsung mandi terus makan lalu istirahat"


ucap kak adit sebelum nadda duduk disofa.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like dan koment.

__ADS_1


__ADS_2