
"tangkap dia pak"
ucap Aris menunjuk Lisa yang sedang bekerja.
"tunggu apa-apaan ini,pak Aris apa maksud anda melaporkan saya ke polisi?,saya tidak bersalah lepas.pak Aris jawab saya"
ucap Lisa yang sedang memberontak dari petugas yang mencoba menangkapnya.
"kamu sudah mencelakai nadda dan kamu juga merencanakan untuk melenyapkannya,bawa dia pak bukti sudah saya serahkan kepada Anda.terima kasih"
ucap Aris mengendalikan emosinya.
"sama-sama saya permisi"
ucap pak polisi.
"pak saya tidak bersalah hiks hiks pak jangan tangkap saya,pak hiks lepas pak Aris"
ucap lisa yang meronta-ronta melepaskan diri,ia hanya bisa menangis tanpa perlawanan.semua orang melihat ke arahnya dengan tatapan membenci,tidak seperti dulu ia mendapatkan tatapan memuja.
hancur sudah kehidupan Lisa,ia tidak pernah berpikir apa yang akan terjadi jika ia bermain dengan nyawa orang.
sekarang ia menyesali semua perbuatannya,ia terus menangis disepanjang jalan.ia ingin ketemu nadda untuk minta maaf karena dirinya nadda hampir kehilangan nyawa,mungkin ini yang terbaik untuknya dan tidak lupa ia meminta maaf untuk keluarganya.
ketika Ani baru tiba,ia merasa ada yang aneh,kenapa karyawan ada dilobi.ia pun membenarkan mereka dan menyuruh mereka untuk bekerja kembali.
ia naik menuju ruangannya dan ia melihat Aris sedang melamun.
"aris kenapa ada polisi? sebenarnya apa yang terjadi"
tanya Ani serius menatap Aris.
"jadi yang membuat kak nadda kecelakaan adalah Lisa"
ucap aris dengan tenang.
"Lisa! Lisa dari staf keuangan? apa motifnya dia mencelakai nadda? bukannya mereka baru ketemu"
__ADS_1
ucap gantung Ani yang bingung dengan Lisa.
"karena dia cemburu"
ucap singkat Aris tanpa minat untuk menjelaskan.
"cemburu sama siapa? nadda? perasaan dia nggak dekat sama siapa pun,kecuali lo.nggak mungkin kan dia suka sama lo?"
ucap Ani pose berfikir sambil menyimpulkan.
"iya,dia suka sama gue.gue balik ke ruangan kak"
pamit Aris agar tidak ditanya lagi oleh Ani.
"ris Aris ya elah nih anak gue masih penasaran juga malah kabur ck"
ucap Ani yang masih ingin tahu tentang cinta segitiga.
"cinta segitiga! tunggu dulu,aris kan sudah punya pacar hah pusing gue"
ucap Ani geleng-geleng kepala.
**
(anggap bunyi bel rumah).
"permisi ada paket buat nadda,silakan tanda tangan disini"
ucap petugas paket.
"ini dari siapa? kenapa nggak ada nama pengirimnya"
tanya bibi.
"saya juga kurang tahu,kalau begitu saya permisi"
pamit petugas tersebut.
__ADS_1
"non ini ada paket tapi tidak tahu siapa pengirimnya"
ucap bibi memberitahukan ke nadda.
"terima kasih bi"
ucap nadda menerima paket tersebut dan membukanya,ia kaget ketika melihat apa isi paket tersebut.
"ini...apa ya kenapa aku tiba-tiba lupa eh salah maksudnya aku tiba-tiba ingat,ini kan buku aku waktu SMP.tapi dulu siapa yang pinjem,ada notenya"
ucap nadda yang masih bingung dan penasaran siapa yang mengirim paket.
hai apa kabar?
ku harap kau baik-baik saja.
sorry,bukunya aku curi.
from.
orang yang duduk di sebelah kamu.
"orang yang duduk disebelah aku siapa?"
ucap nadda yang pusing karena tidak mengingat sosok tersebut.
ia pun menaruh buku itu dimeja,ia mencari buku kenangan ketika SMP,namun ia tidak menemukannya akhirnya ia malah ketiduran.
**
"aku tahu kamu tidak mengingat ku,tidak apa aku akan mengingatkanmu"
ucap sosok pemuda tampan yang tersenyum mengingat masa lalunya.
"kenapa lo nggak ketemu langsung aja,dari pada kucing-kucingan bikin ribet"
ucap sosok pemuda disebelahnya,n amun tidak dianggap oleh sahabatnya.
__ADS_1
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.