
tiga orang bolak-balik tak karuan dengan cemas mereka menunggu pintu terbuka,kejadian tak terduga hampir membuat seseorang tewas di tempat.
"hah huh hah bagaimana keadaan nadda"
dengan napas tersengal-sengal seokjin menayai tiga orang didepannya tidak ada jawaban melainkan gelengan kepala yang ia dapat.
pagi-pagi ketika ia ingin masak bunyi ponsel mengganggu pendengaran,ia kaget mendengar seseorang yang ia sayang tiba-tiba mengalami kritis.tanpa membangunkan member BTS seokjin berlari menuju parkiran dengan kecepatan penuh ia mengendarai mobilnya.
ya Allah lindungilah istriku selamatkan dia aamin' doa seokjin dalam hati.
beberapa menit kemudian dokter keluar,ia memanggil keluarga pasien seokjin mendekat dan bilang kalau ia suami pasien.dokter menepuk pelan pundak seokjin seolah memberi semangat,hati seokjin dan tiga orang dibelakangnya was-was mudah-mudahan bukan kabar buruk' pikir mereka bertiga.
"kenapa wajah kalian tegang begitu? saya kan belum mengucapkan apa-apa,tenang saja dia tidak apa-apa cuman hampir saja dia..tapi untungnya kalian cepat memanggil saya dan saya sudah memberitahu pihak rumah sakit untuk melapor kejadian ini ke polisi dan saya akan memindahkan beliau ke ruangan lain kalau permisi"
ucap dokter menjelaskan keadaan nadda yang baik-baik saja meski hampir meninggal karena seseorang.
napas lega terdengar dan bersyukur kalau nadda baik-baik saja,seokjin yang masih menuntut penjelasan bertanya apa yang terjadi pada nadda.
"apa kalian tidak mau memberitahu ku sesuatu? apa aku harus bertanya kepada pihak rumah sakit"
seokjin menatap tajam ketiga orang yang masih terdiam saling memandang.
"aku akan menjelaskan tadi ketika Bryan pergi ke kantin ada seseorang masuk ke ruangan dan membekab wajah nadda menggunakan bantal untungnya kita berdua datang sebelum nadda kehabisan napas,aku mengejar pelaku dan mila memanggil dokter.
ketika aku mengejar pelaku dia keburu masuk mobil dan melarikan diri jadi aku tidak tahu siapa dia"
__ADS_1
Myung Soo mewakili menjelaskan apa yang terjadi sampai Mila memutuskan untuk menghubungi seokjin sebagai suami nadda.
"apa dia fans kamu"
celetuk Bryan memecahkan keheningan membuat tiga orang menatap ke arahnya,dengan takut ia berucap kenapa? kan aku cuman nebak,lagian nadda oenni tidak punya musuh lalu siapa lagi pacar jin Hyung!?'.
**
dilain tempat enam orang duduk menunggu seseorang datang dari pagi hingga siang tidak bisa dihubungi,mereka cemas Hyung mereka mendapat masalah apalagi kegiatan mereka akan padat setelah libur kemarin.
tak.
tak.
tak.
cklek.
"ngapain kalian disini?"
tanya seokjin menatap semua member dengan tatapan bertanya balik.
"Hyung pagi-pagi kamu kemana? aku tadi menghubungi oemma tapi kamu tidak dirumah lalu kamu kemana"
namjoong menatap datar seokjin,meski dia lebih tua tapi disini dia adalah leadernya.
__ADS_1
"maaf aku.."
ucap seokjin terhenti mendengar ponselnya berdering.
πΆπ²
oemma.
dia menjawab pertanyaan oemma setelah tersambung,ia menjauh dari member lain agar mereka tidak mendengar nama nadda.
ia bilang ke oemma kalau nadda sedang dirawat dirumah sakit dan memberitahu ruangan nadda.
"apa ada yang kamu sembunyikan dari kami"
dengan dingin Suga bertanya ke seokjin,ia tidak melihat yang lebih tua tapi.mereka sudah bertahun-tahun hidup bersama suka duka mereka lewati bersama.
"maaf suatu saat nanti aku akan menceritakan semuanya,apa kalian sudah sarapan?"
seokjin menghiraukan tatapan tajam Suga,ia memilih bertanya kembali ke member lain.
"belum lah kan kau yang bisa masak"
ucap kesal taehyung memutar bola matanya.
mendengar jawaban taehyung,seokjin memilih ke dapur untuk melanjutkan masak yang tertunda,dalam benaknya banyak pertanyaan siapa sosok itu apa masih sama atau ada orang lain yang mengetahui siapa nadda' pikir seokjin melamun hingga tidak menyadari semua member menatapnya.
__ADS_1
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.